5 Pelajaran dari Kemenangan Timnas Indonesia U-23 atas Australia: Disiplin dan Kolektif, Lolos Perempat Final Bukan Angan Lagi!
Serafin Unus Pasi | 18 April 2024 23:52
Bola.net - Timnas Indonesia U-23 sukses memetik kemenangan krusial atas Timnas Australia U-23 di pertandingan kedua grup A Piala Asia U-23 2024. Ada sejumlah catatan yang perlu diperhatikan dari laga ini.
Pertandingan melawan Australia ini merupakan laga hidup dan mati bagi Indonesia. Di pertandingan pertama Indonesia kalah dari Qatar, dan jika skuat Garuda kalah lagi di laga ini, maka Indonesia dipastikan gagal lolos ke perempat final.
Melawan Australia yang notabene salah satu unggulan juara, Timnas Indonesia U-23 berhasil tampil dengan apik. Malahan, Garuda Nusantara berhasil menang dengan skor tipis 1-0.
Dari kemenangan ini, ada beberapa catatan yang bisa jadi pelajaran bagi Timnas Indonesia. Apa saja itu?
Simak selengkapnya di bawah ini.
Bertahan Sebagai Satu Tim

Satu hal yang perlu diapresiasi dari performa Timnas Indonesia U-23 di laga ini adalah kolektivitas saat bertahan.
Di laga ini, Timnas Australia seperti dugaan mampu mendominasi jalannya pertandingan. Mereka membombardir pertahanan skuat Garuda dengan serangan-serangan mereka.
Namun di laga ini, Australia kesulitan menciptakan peluang bersih. Pasalnya Indonesia bertahan dengan seluruh tim, di mana para gelandang dan penyerang tidak sungkan turun ke belakang untuk memperkuat pertahanan.
Alhasil dari 21 tembakan yang dilepas Australia, hanya empat yang tepat sasaran dan tidak ada gol yang berhasil diciptakan Socceroos di laga ini.
Perbaiki Pengambilan Keputusan

Di laga ini taktik yang diterapkan Shin Tae-yong berjalan cukup baik. Karena selain bertahan dengan rapat, Indonesia mampu melancarkan serangan balik yang berbahaya.
Timnas Indonesia menunjukkan kualitas serangan baik yang apik. Mengandalkan kecepatan para pemain sayap Indonesia, Skuat Garuda mampu membuat Australia ketar-ketir.
Namun sayangnya, saat sudah sampai di kotak penalti, para penyerang Indonesia kerap bingung dalam mengambil keputusan. Ini mmebuat sejumlah peluang emas untuk mencetak gol terbuang percuma. Ini perlu diperbaiki oleh Shin Tae-yong agar di pertandingan terakhir Indonesia bisa lebih banyak mencetak gol.
Bayar Utang Ala Komang Teguh

Di laga ini, Komang Teguh nyaris jadi 'penjahat' bagi Timnas Indonesia. Namun sang bek berhasil menjadi pahlawan bagi skuat Garuda.
Di pertengahan babak pertama, Komang melakukan handsball di kotak penalti Indonesia, sehingga VAR memberikan penalti kepada Australia. Beruntung ada Ernando yang berhasil menepis penalti Mohamed Traore sehingga kedudukan tetap sama kuat 0-0.
Seakan ingin membayar kesalahan fatalnya itu, Komang berhasil membobol gawang Australia di akhir babak pertama, di mana gol ini memastikan skuat Garuda menjaga asa untuk lolos ke fase gugur.
Ernando Heroik

Masih menyambung poin sebelumnya, Timnas Indonesia U-23 berhutang budi besar pada Ernando Ari Sutaryadi di laga ini.
Kiper Persebaya Surabaya itu tampil heroik sepanjang laga. Ia menghentikan beberapa peluang berbahaya yang dimiliki Australia.
Puncak performanya adalah ia menggagalkan penalti Mohamed Traore di laga ini, di mana jika ia gagal menghentikan penalti itu, Indonesia kemungkinan besar akan kalah dari Australia.
Harapan itu Ada

Dengan kemenangan atas Australia ini, Timnas Indonesia U-23 saat ini menempati peringkat dua klasemen sementara Grup A Piala Asia U-23 2024.
Dengan hasil ini, Indonesia yang sebelumnya terancam tersingkir, kini memiliki asa untuk lolos ke perempat final. Penentuannya akan diadakan pada akhir pekan ini, di mana Garuda Nusantara akan berhadapan dengan Timnas Yordania U-23.
Timnas Yordania bukan lawan yang mudah untuk dikalahkan. Namun jika Timnas Indonesia mampu bermain secara kolektif lagi dan juga membenahi pengambilan keputusan, maka lolos ke perempat final adalah sebuah keniscayaan.
Klasemen Grup A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pelajaran Chelsea vs Fulham: Cole Palmer Bersinar dalam Debut Impian Xabi Alonso
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:04
-
Xabi Alonso Kirim Pujian untuk Chelsea Usai Menang di Markas Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 06:44
-
Rapor Pemain Chelsea vs Fulham: Trio Lini Depan Bersinar, Sanchez Jadi Titik Lemah
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 06:14
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 05:34
-
Hasil AS Roma vs Fiorentina: Malen Hat-trick, Dybala Borong Tiga Assist
Liga Italia 25 Agustus 2026, 04:57
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Masuk Perhitungan Atletico Madrid dalam Saga Julian Alvarez
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 23:34
-
AC Milan Bidik Jack Grealish: Solusi Kreatif Ruben Amorim di Sisi Kiri Lini Serang?
Liga Italia 25 Agustus 2026, 22:21
-
Barcelona Sudah Sepakati Transfer Dominik Livakovic, Tapi Ada Perubahan Rencana
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 21:23
-
Prediksi Real Madrid vs Sociedad 27 Agustus 2026
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 19:19
-
Daftar 16 Sponsor Persib Bandung di Musim 2026/2027
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 17:42
-
Detail Jersey Persib 2026/2027: Dari Biru Penuh Makna hingga Third yang Berani
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 16:46
-
Gustavo Almeida Berpeluang jadi Top Skor BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 25 Agustus 2026, 16:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00







