5 Pemain Naturalisasi Gaek yang Pengalamannya Dibutuhkan Timnas Indonesia
Gia Yuda Pradana | 27 Agustus 2019 15:10
Bola.net - Timnas Indonesia akan bertarung di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Untuk itu, pelatih Simon McMenemy telah memanggil 24 pemain. Termasuk di antaranya adalah pemain-pemain naturalisasi yang gaek dan kaya pengalaman.
Dalam daftar pemain yang dipanggil, terdapat nama-nama yang sudah memasuki usia senja. Ukuran usia yang tak lagi muda di sini adalah pemain dengan angka 32 tahun ke atas.
Meski begitu, dalam sepak bola pemain-pemain 'berpengalaman' seperti ini sangat dibutuhkan sebagai penyeimbang. Nama-nama pemain yang sudah tak muda itu mayoritas berasal dari pemain naturalisasi.
Keputusan yang cukup berani diambil pelatih Simon McMenemy. Padahal, Indonesia memiliki segudang pemain muda berbakat yang siap pakai karena sudah dipoles Timnas kelompok umur.
Namun, Simon McMenemy tentu memiliki alasan untuk memanggil pemain-pemain gaek tersebut. Selain memiliki beban berat untuk meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2022, pemain-pemain tersebut dianggap sudah punya mental yang tangguh.
Timnas Indonesia tergabung di Grup G pada Kualifikasi Piala Dunia 2022. Tim Merah Putih berada satu grup dengan Malaysia, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam. Pada laga perdana, mereka akan menjamu Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/9/2019).
Lantas, siapa sajakah pemain-pemain tersebut? Seperti dilansir Bola.com, berikut ulasannya.
Osas Saha (32 Tahun)

Osas Saha adalah pendatang baru di Timnas Indonesia. Jika dipercaya pelatih Simon McMenemy, maka Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Malaysia akan menjadi laga debutnya.
Pemanggilan Osas Saha dilakukan tak terlepas dari penampilan apiknya musim ini di Liga 1 2019. Bersama Tira Persikabo, pemain berusia 32 tahun itu sudah mencetak enam gol dalam 13 laga.
Meskipun sudah berusia di atas 30 tahun namun ternyata Osas masih mampu bersaing. Osas Saha bisa menjadi pilihan lain buat pelatih Simon McMenemy di lini depan Timnas Indonesia.
Greg Nwokolo (33 Tahun)

Greg Nwokolo merupakan opsi untuk membuat lini sayap Timnas Indonesia lebih bervariatif. Meskipun sudah berusia 33 tahun, namun Greg memiliki kecepatan dan mampu bersaing di lini tengah.
Tak hanya dalam urusan assist, Greg juga bisa diandalkan untuk mencetak gol. Musim ini bersama Madura United, Greg sudah mencetak dua gol dalam 10 laga yang dimainkannya.
Kehadiran Greg di lini tengah bisa menjadi warna di Timnas Indonesia. Terlebih sang pemain memiliki umpan-umpan akurat dan tembakan kencang.
Victor Igbonefo (33 Tahun)

Victor Igbonefo menjadi opsi bagus di lini belakang untuk Timnas Indonesia. Pemain berusia 32 tahun itu berani berduel untuk menjaga area pertahanan timnya.
Musim ini, Igbonefo menjadi pemain inti di klub Thailand, PTT Rayong. Hal itu menjadi bukti kemampuan Igbonefo sudah diperhitungkan secara internasional.
Memiliki postur tubuh 183 cm, Igbonefo juga berguna untuk menghalau bola-bola udara. Jadi, ini adalah keuntungan yang besar buat Timnas Indonesia.
Otavio Dutra (34 Tahun)

Penampilan apik Otavio Dutra di lini belakang menjadi pertimbangan Simon McMenemy memanggilnya ke Timnas Indonesia. Pemain berusia 34 tahun itu memiliki karakter kepemimpinan sehingga cocok untuk mengawal lini belakang.
Dutra juga memiliki postur tubuh yang jangkung yakni 190 cm. Kelebihan itu bisa digunakan Dutra untuk mengalau bola-bola udara.
Selain itu, Dutra juga bisa diandalkan untuk mencetak gol. Pemain Persebaya Surabaya itu dikenal dengan tandukan yang mematikan.
Alberto Goncalves (38 Tahun)

Alberto Goncalves menjadi pemain paling tua yang dipanggil Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy. Pemain naturalisasi Indonesia itu masih mendapatkan kepercayaan meski sudah berumur 38 tahun.
Sejak mendapatkan status WNI pada 2018, Alberto Goncalves tercatat sudah tampil sebanyak 10 pertandingan. Meski sudah berumur, nyatanya pemain yang akrab disapa Beto itu masih mampu bersaing dan mencetak 10 gol.
Alasan inilah yang diyakini memperkuat keputusan pelatih Simon McMenemy memanggil Beto. Apalagi sampai saat ini belum ada pemain muda yang mampu tampil produktif jika memperkuat Timnas Indonesia senior.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Zulfirdaus Harahap/Editor Wiwig Prayugi
Published: 27 Agustus 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Nasib Mees Hilgers di Heerenveen: Belum Pernah Dimainkan, Apa Alasan Sang Pelatih?
Tim Nasional 24 Oktober 2026, 18:04
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


