5 Pilar Kunci Timnas Indonesia yang Tergusur Pemain Naturalisasi: Dari Rachmat Irianto ke Saddil Ramdani
Asad Arifin | 18 September 2024 15:28
Bola.net - Kedatangan pemain naturalisasi membuat Timnas Indonesia racikan Shin Tae-yong makin kompetitif. Persaingan untuk masuk Timnas Indonesia makin ketat dan beberapa pemain andalan kini harus kehilangan tempatnya.
Pada masa-masa awal, Shin Tae-yong memang mengambil kebijakan ‘potong generasi’ untuk meremajakan skuad Timnas Indonesia. Nama-nama pemain yang pernah menjadi langganan pun akhirnya tersingkir dari Skuad Garuda.
Para pemain lain pun akhirnya harus merelakan tempatnya di tim nasional setelah program naturalisasi dikebut selama masa kepemimpinan Erick Thohir. Ada banyak pemain keturunan yang kini menjadi andalan baru di skuad Merah Putih.
Kebijakan ini berimbas pada beberapa pemain lokal yang sempat menjadi andalan, termasuk di masa-masa awal era kepemimpinan Shin Tae-yong. Mereka tak lagi mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia karena kalah bersaing.
Siapa saja pemain tersebut? Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Andritany Ardhiyasa

Salah satu penjaga gawang yang pernah menjadi pilihan Timnas Indonesia ialah Andritany Ardhiyasa. Kiper senior Persija Jakarta ini tercatat bisa menghasilkan 18 caps sejak debut pada medio 2014.
Posisi Andritany pun akhirnya tergusur semenjak Shin Tae-yong ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Posisi penjaga gawang langsung diberikan kepada sosok pemain yang lebih muda, Nadeo Argawinata.
Kiper berusia 32 tahun ini tampaknya sudah sulit untuk comeback bersama Timnas Indonesia. Apalagi, kini Shin Tae-yong punya penjaga gawang baru, yakni Maarten Paes, yang mulai merebut posisi utama di posisi nomor satu.
Fachruddin Aryanto

Salah satu bek yang bertahun-tahun menjadi pilar utama di pertahanan Timnas Indonesia ialah Fachruddin Aryanto. Dia bahkan menjadi salah satu pemain veteran yang pernah diandalkan Shin Tae-yong pada awal kepemimpinannya.
Bek asal Klaten, Jawa Tengah, itu menjadi pilihan utama STY pada ajang Piala AFF 2020, Kualifikasi Piala Asia 2024, hingga Piala AFF 2022. Terakhir kali Fachruddin bermain pada play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Brunei Darussalam.
Sejak saat itu, Fachruddin sudah menghilang dari daftar panggilan Timnas Indonesia. Dia harus merelakan posisinya dihuni deretan pemain keturunan seperti Jordi Amat, Elkan Baggott, Jay Idzes, hingga Justin Hubner.
Rachmat Irianto

Masa-masa awal kepemimpinan Shin Tae-yong sebetulnya sempat menjadi angin segar bagi gelandang Persib Bandung, Rachmat Irianto. Dia menjadi salah satu pemain muda yang mendapatkan kesempatan debut bersama Timnas Indonesia.
Di bawah asuhan STY, pemain yang akrab disapa Rian itu sukses mengukir 30 penampilan di berbagai ajang, mulai dari Kualifikasi Piala Asia 2022, Piala AFF 2020, Kualifikasi Piala Asia 2023, Piala AFF 2022, hingga Kualifikasi Piala Asia 2026.
Sayangnya, cedera membuat Rian harus tersingkir dari persaingan. Dia sempat dipanggil saat menghadapi Vietnam pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Namun, STY belum memberinya kesempatan bermain.
Evan Dimas

Selanjutnya, ada pula Evan Dimas Darmono yang harus kehilangan tempatnya di Timnas Indonesia. Penurunan performa menjadi alasan utama mengapa gelandang asal Surabaya ini terdepak dari skuad Garuda.
Sebelum maraknya gelombang naturalisasi, Evan Dimas pernah jadi langganan di lini tengah Timnas Indonesia. Dia bahkan bisa mengukir 11 gol dari 43 penampilannya di berbagai ajang internasional.
Kini, munculnya nama-nama pemain seperti Thom Haye dan Ivar Jenner membuat Evan Dimas harus tersingkir. Dia terakhir kali mendapatkan panggilan pada tahun 2022, tepatnya pada laga uji coba melawan Timor Leste.
Saddil Ramdani

Saddil Ramdani juga pernah menjadi salah satu pemain muda yang paling sering mendapatkan panggilan dari Timnas Indonesia. Debutnya di skuad Garuda bahkan diukir ketika Saddil masih berusia 18 tahun.
Di era kepemimpinan Shin Tae-yong, Saddil sempat menjadi pilihan utama, tepatnya pada medio 2022 hingga 2023. Dia tak pernah absen ketika Timnas Indonesia menghadapi Kualifikasi Piala Asia 2023 hingga Piala AFF 2022.
Bahkan, dia sempat bermain pada awal Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Kini, namanya sudah hilang dari radar Shin Tae-yong, tepatnya ketika memasuki ajang Piala Asia 2023.
Disadur dari Bola.com: Radifa Arsa/Benediktus Gerendo, 18 September 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Tak Gentar Manchester United Terancam Masuk Zona Degradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 15:15
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



