7 Penyumbang Gol Terbanyak untuk Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong: Evan Dimas Masuk Daftar
Richard Andreas | 8 Agustus 2024 05:31
Bola.net - Sukses Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2024 membawa kenangan terhadap skuad U-19 yang menjuarai ajang yang sama pada 2013 lalu. Waktu itu, Indonesia U-19 melahirkan sejumlah bintang yang sempat mewarnai sepak bola Indonesia.
Salah satu bintang yang paling moncer pada edisi 2013 lalu adalah Evan Dimas. Kapten Indonesia U-19 pada edisi 2013 ini kemudian naik kelas memperkuat Timnas Indonesia.
Evan sendiri menjadi salah satu pemain langganan di ruang mesin Indonesia. Meski nakhoda Timnas Indonesia berganti, ia terus menjadi salah satu pemain yang jadi andalan.
Ketika singgasana kepelatihan Timnas Indonesia diduduki Shin Tae-yong, Evan pun tetap menunjukkan tajinya. Ia bahkan sempat mencetak lima gol untuk Skuad Garuda, di bawah kepemimpinan pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Catatan ini menjadikan Evan sebagai salah seorang top skor Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong.
Evan tak sendirian. Ada sejumlah pemain lain yang juga rajin mencetak gol bagi Timnas Indonesia pada era Shin Tae-yong.
Siapa saja pencetak gol terbanyak Timnas Indonesia pada era Shin Tae-yong? Berikut tujuh orang di antara mereka.
Ricky Kambuaya (5 gol)

Di peringkat ketujuh dalam daftar tujuh pencetak gol terbanyak Indonesia era Shin Tae-yong ada nama Ricky Kambuaya. Selama era Shin Tae-yong, gelandang kelahiran 5 Mei 1996 ini mencetak lima gol.
Kambuaya, sejauh ini sudah 37 kali tampil memperkuat Skuad Garuda di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong. Dalam 37 laga ini, selain lima gol tersebut, Kambuaya juga mencatatkan enam assist.
Sebagai catatan, Kambuaya merupakan salah satu pemain yang melakoni debut bersama Skuad Garuda saat dilatih Shin Tae-yong. Debut ini dilakoni pada 7 Oktober 2021, kontra China Taipei. Dalam laga tersebut, ia bermain sebagai starter dan digantikan pada menit 71.
Evan Dimas (5 gol)

Evan Dimas menempati posisi enam dalam daftar tujuh pencetak gol terbanyak Indonesia era Shin Tae-yong. Gelandang kelahiran 13 Maret 1995 tersebut mencetak lima gol untuk Skuad Garuda selama masa kepelatihan Shin Tae-yong.
Evan sendiri tampil dalam 16 laga bersama Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong. Selain mencatatkan lima gol ini, ia juga mencetak dua assist.
Total, Evan Dimas sudah 41 kali berseragam Timnas Indonesia. Dalam 41 laga tersebut, pemain yang saat ini memperkuat Persik Kediri ini mencetak delapan gol dan tiga assist.
Ramadhan Sananta (5 gol)

Urutan kelima dalam daftar tujuh pencetak gol terbanyak Indonesia era Shin Tae-yong ditempati Ramadhan Sananta. Sejauh ini, lima gol dicetak penyerang kelahiran 27 November 2002 ini untuk Skuad Garuda selama era kepelatihan Shin Tae-yong.
Sananta tampil dalam sepuluh laga bersama Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong.
Pemain Persis Solo tersebut melakoni debutnya di Timnas Indonesia pada era kepemimpinan Shin Tae-yong. Debutnya bersama Skuad Garuda pada 24 September 2022. Waktu itu, ia bermain 15 menit, sebagai pengganti, pada laga persahabatan kontra Curacao.
Dendy Sulistyawan (5 gol)

Di peringkat keempat dalam daftar tujuh pencetak gol terbanyak Indonesia era Shin Tae-yong ada nama Dendy Sulistyawan. Selama era Shin Tae-yong, penyerang kelahiran 12 Oktober 1996 tersebut sudah mencetak lima gol untuk Skuad Garuda.
Dendy mencatatkan 16 penampilan di bawah arahan Shin Tae-yong. Selain lima gol tersebut, pemain asal Lamongan ini juga mencatatkan satu assist.
Pemain Bhayangkara FC tersebut melakoni debutnya di Timnas Indonesia pada era kepemimpinan Shin Tae-yong. Sama dengan Sananta, debut Dendy terjadi pada laga persahabatan kontra Curacao, 24 September 2022 lalu. Waktu itu, ia juga bermain 15 menit sebagai pengganti.
Dimas Drajad (6 gol)

Dimas Drajad menempati posisi tiga dalam daftar tujuh pencetak gol terbanyak Indonesia era Shin Tae-yong. Penyerang kelahiran 30 Maret 1007 tersebut telah mencetak enam gol untuk Skuad Garuda sepanjang era Shin Tae-yong sejauh ini.
Selama berada di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, Dimas Drajad bermain dalam 13 laga. Selain enam gol tersebut, pemain kelahiran Gresik ini juga mencetak satu assist.
Debut Dimas Drajad juga terjadi saat Timnas Indonesia ditangani Shin Tae-yong. Ia melakoni debut pada laga uji coba kontra Bangladesh, 1 Juni 2022. Pada laga tersebut, ia bermain selama 25 menit sebagai pengganti.
Egy Maulana Vikri (8 gol)
Urutan kedua dalam daftar tujuh pencetak gol terbanyak Indonesia era Shin Tae-yong ditempati Egy Maulana Vikri. Sejauh ini, delapan gol sudah dicetak winger kelahiran 7 Juli 2000 tersebut untuk Skuad Garuda sepanjang era Shin Tae-yong.
Sepanjang di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, Egy bermain dalam 24 laga. Selain mencetak delapan gol tersebut, pemain yang dijuluki Lionel Messi Indonesia ini juga mencetak dua assist.
Egy sendiri melakoni debut di bawah kepemimpinan Luis Milla. Ia tampil enam menit sebagai pemain pengganti pada laga uji coba kontra Islandia.
Witan Sulaeman (9 gol)

Witan Sulaeman berada di peringkat pertama dalam daftar tujuh pencetak gol terbanyak Indonesia era Shin Tae-yong. Selama era Shin Tae-yong, pemain depan kelahiran 08 Oktober 2001 ini sudah mencetak sembilan gol bagi Skuad Garuda.
Selama menjadi anak buah Shin Tae-yong, Witan sudah tampil dalam 41 laga bersama Skuad Garuda. Dalam 41 pertandingan ini, ia juga mencatatkan delapan assist.
Sama seperti sejumlah pemain lainnya dalam daftar ini, Witan juga melakoni debut bersama Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong. Ia bermain 22 menit, sebagai pengganti pada laga uji coba kontra Oman, 29 Mei 2021 lalu.
(Dendy Gandakusumah/Bola.net)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Mengapa Selebrasi Lepas Baju Dihukum Kartu Kuning? Ini Sejarah dan Alasannya
Liga Champions 4 November 2026, 19:27
-
Matheus Cunha Terancam Dapat Sanksi Tambahan Usai MU Kalahkan Roma
Liga Champions 4 November 2026, 19:23
-
Prediksi Sunderland vs Dinamo Zagreb 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:20
-
Prediksi Sparta Praha vs Bournemouth 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:00
-
Tertinggal Dua Gol, Ini Pesan Michael Carrick saat Jeda yang Bangkitkan MU
Liga Champions 4 November 2026, 18:43
-
Prediksi Crystal Palace vs Hoffenheim 6 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 18:40
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




