9 Kekurangan JIS Versi PSSI: Mulai dari Akses Tim, Penonton, Lahan Parkir plus Harga Sewa Mahal
Abdi Rafi Akmal | 9 September 2022 10:19
Bola.net - PSSI menganggap Jakarta International Stadium (JIS) belum layak menggelar partai Timnas Indonesia dengan standar FIFA karena masih banyak kekurangan. Setidaknya ada sembilan kekurangan yang disebutkan oleh PSSI.
Berdasarkan hasil inspeksi tim Infrastructure Safety and Security PSSI, JIS masih belum memenuhi kelayakan 100 persen infrastruktur.
Infrastruktur yang dimaksud meliputi area drop off tim, hingga sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter menumpuk di barat utara.
Selain itu, concourse timur juga belum dapat digunakan. PSSI merasa bahwa perimeter tribune perlu pengkajian ulang dan pagar perimeter di bawah concourse barat dinilai tidak kokoh.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Kantung Parkir, Transportasi Umum, Jalan Akses Belum Standar
Sarana dan prasarana pendukung seperti kantung parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion juga belum sesuai standar.
Daya tampung parkir JIS yang hanya bisa memuat 800 unit kendaraan roda empat tidak sebanding dengan kapasitas stadion yang mencapai 82 ribu penonton.
"Ini sangat riskan. Padahal, jika Timnas Indonesia bermain, animo masyarakat untuk berduyun-duyun ke stadion sangat tinggi," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, disadur dari laman PSSI, Jumat (9/9).
Akses Baru 1 Pintu
Akses menuju stadion juga baru melewati satu pintu, sehingga dikhawatirkan penonton akan memakan waktu lama ketika masuk dan keluar stadion.
PSSI juga melihat plafon JIS terlalu rendah yang berakibat bus tidak bisa masuk ke arena yang telah ditentukan, dan malah berhenti di area umum yang tercampur penonton.
"Nah, kalau kami paksakan, pasti akan menjadi catatan FIFA," kata Yunus Nusi.
Biaya Sewa Mahal
Selain beberapa kekurangan infrastruktur JIS itu, PSSI juga terkendala dengan harga sewa JIS yang mahal.
PSSI mengklaim bahwa akibat biaya pinjam yang tinggi itu, Persija Jakarta lebih memilih berkandang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi ketimbang JIS.
"Sehingga untuk menggelar suatu pertandingan FIFA Matchday yang mengundang animo sangat banyak, maka perlu dilakukan simulasi terkait jumlah penonton mulai dari 25 persen, 50 persen, 75 persen, hingga 100 persen dari perhitungan maksimal kapasitas keamanan," ucap Yunus Nusi.
JIS Batal Jadi Venue Timnas Indonesia
JIS pun batal menjadi venue untuk uji coba kedua Timnas Indonesia kontra Curacao pada 27 September 2022. PSSI masih mempertimbangkan Stadion Patriot dan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor sebagai pengganti.
Timnas Indonesia bakal dua kali berhadapan dengan Curacao dalam FIFA Matchday pada 19-27 September 2022. Uji tanding pertama digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada 24 September 2022.
Persija Paparkan 5 Catatan JIS
Sementara itu, Persija juga pernah memaparkan lima catatan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait verifikasi JIS dalam pemberitaan pada 12 Agustus 2022.
Pertama, JIS masih memerlukan perbaikan, pengkajian ulang, dan uji coba pelaksanaan sebuah pertandingan sepak bola terutama jika melibatkan penonton umum.
Kedua, perlu disiapkan perencanaan sirkulasi kendaraan penonton dan ketersediaan lahan parkir pendukung maksimal 1500 meter dari stadion.
Saat ini, ketersediaan area parkir untuk kapasitas 82.000 penonton di dalam stadion hanya 754 yang terdiri dari 21 difabel, outdoor 452 dan 7 difabel, dan bus 68.
Catatan-Catatan Lainnya
Rekomendasi dari FIFA Technical Recommendation Bab 3 point 3.3 halaman 58 tertera "Untuk stadion berkapasitas 60.000, harus disediakan tempat parkir untuk 10.000 mobil. Tempat parkir terpisah untuk bus harus disediakan. Untuk stadion berkapasitas 60.000 tempat duduk, parkir harus disediakan untuk sekitar 500 bus."
Ketiga, perlu ditetapkan area khusus tim drop off, tim official, dan perangkat pertandingan yang terpisah dan tertutup atau memiliki batas pagar pengaman, dengan ketinggian area yang cukup dilalui oleh kendaraan bus tim, berikut area parkir kendaraannya.
Keempat, penambahan pagar pembatas di beberapa titik atau area penonton untuk mengantisipasi kerawanan yang mungkin timbul antarsuporter tuan rumah dan suporter tamu.
Kelima, perlu dilakukan assesement mendalam terutama pengaturan akses penonton dan sirkulasi kendaraan dari perimeter luar menuju pintu turnstile setelah semua pekerjaan konstruksi selesai, guna memastikan keamanan sirkulasi.
9 Kekurangan JIS Dihimpun dari Pemberitaan PSSI
Berikut ini adalah sembilan kekurangan yang terdapat pada JIS:
1. Area drop off tim
2. Sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter menumpuk di barat utara
3. Concourse timur belum dapat digunakan
4. Perimeter tribune perlu pengkajian ulang
5. Pagar perimeter di bawah concourse barat tidak kokoh
6. Kantung parkir
7. Transportasi umum
8. Jalan akses menuju stadion belum sesuai standar
9. Plafon yang rendah karena bus tidak bisa masuk. Bisa jadi bus tim tamu dan tim tuan rumah berhentinya di area umum, tidak di area sebagaimana mestinya yang sudah diatur
(Bola.net/Fitri Apriyani)
Coba Baca yang Ini Juga!
Timnas Indonesia Vs Curacao Batal Main di JIS karena Masih Banyak Kekurangan
Timnas Indonesia Bakal Berkandang di Jakarta pada Piala AFF 2022 Nanti, di SUGBK atau JIS?
Shin Tae-yong Buta Kekuatan Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023
Belum Tentu di Pakansari, PSSI Tiba-Tiba Rahasiakan Venue Uji Coba Kedua Timnas Indonesia Vs Curacao
Iwan Bule: Shin Tae-yong Ajukan 7 Pemain Naturalisasi untuk Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

