Ada Kepentingan Bisnis di Balik Desakan Perpanjangan Kontrak Shin Tae-yong di Timnas Indonesia?
Serafin Unus Pasi | 30 Januari 2024 20:47
Bola.net - Pendiri Football Institute, Budi Setiawan, angkat bicara soal kuatnya desakan agar PSSI segera memperpanjang kontrak Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Ia menduga ada kepentingan bisnis di balik kuatnya tekanan publik ke federasi tersebut.
Menurut Budi, pada tahun 2022 juga, Shin Tae-yong menandatangani kontrak dengan perusahaan Korea, salah satu agensi artis ternama bernama ADG Company. Kontrak ini menjadikan Shin Tae-yong sebagai salah satu talent di bawah agensi tersebut.
"Shin Tae-yong dengan ADG Company ini memang perjanjiannya eksklusif, bukan sekadar bisnis biasa tapi juga sport entertainment. Shin Tae-yong sebagai Pelatih Timnas Indonesia, tentu pangsa pasarnya diperluas, yang tadinya pangsa pasarnya Korea Selatan, sekarang pangsa pasarnya Indonesia," papar Budi, dalam siniar Tiki-Taka di kanal youtube Nalar TV Indonesia.
Menurut Budi, agensi ini melihat Shin Tae-yong sebagai sebuah aset berharga. Mereka, sambungnya, tak mau investasi yang dilakukan tidak berlanjut karena pelatih berusia 53 tahun tersebut tak lagi menangani Timnas Indonesia.
"Agak masuk akal ketika kita melihat Shin Tae-yong mau perpanjangan kontrak enam bulan," tuturnya.
Saat ini, masa depan Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia sendiri masih abu-abu. PSSI masih belum memastikan apakah akan memperpanjang kontrak pelatih asal Korea Selatan tersebut atau tidak.
PSSI mengaku akan melihat dulu performa eks pelatih Timnas Korea Selatan tersebut pada dua ajang, Piala Asia 2023 dan Piala Asia U-23 2024.
Sejauh ini, Shin Tae-yong sudah melewati satu ujiannya dengan berhasil. Ia membawa Timnas Indonesia ke Babak 16 Besar Piala Asia. Prestasi mereka lolos dari fase grup ini merupakan pertama kalinya bagi Skuad Garuda sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Asia.
Sukses ini memunculkan sejumlah desakan agar PSSI memperpanjang kontrak Shin Tae-yong. Pelatih berusia 53 tahun tersebut dinilai berhasil membawa Timnas Indonesia berprestasi.
Belakangan muncul kabar bahwa Shin Tae-yong sudah mendapat tawaran untuk melatih tim nasional lain. Hal ini membuat desakan terhadap PSSI untuk segera memperpanjang kontrak Shin Tae-yong kian kuat.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Berubah Sejak 2022

Lebih lanjut, Budi menyebut bahwa Shin Tae-yong mulai berubah sejak masuk ke salah satu agensi di Korea Selatan, pada 2022 lalu. Padahal, sebelumnya, menurut eks Deputi Sekretaris Jenderal PSSI tersebut, tak ada keanehan dalam gaya komunikasi Shin Tae-yong.
"Pada 2022 di mana ia sudah menjadi selebritis. Sudah bukan fokus menjadi pelatih timnas, tapi juga sudah menjadi bintang iklan," papar Budi.
"Ketika sudah bergabung dengan agensi, gaya komunikasi Shin Tae-yong sudah berbeda, lebih berisik dan dinamis. Ia juga bisa memainkan emosi publik," ia menambahkan.
Menurut Budi, selain iklan, agensi ini tentu juga berusaha menjaga citra Shin Tae-yong, termasuk lewat pemberitaan. Ia menyebut ada agenda setting untuk menjaga citra pelatih berusia 53 tahun tersebut.
Target Perpanjangan Kontrak

Budi pun mengungkapkan bahwa target Shin Tae-yong adalah perpanjangan kontrak. Hal ini, sambung pria yang juga sempat berkecimpung di PT Liga Indonesia tersebut, tak lepas dari faktor bisnis yang sudah diungkapkannya.
"Yang penting, yang jadi targetnya adalah kontrak jangka panjang agar investasinya, perluasan pangsa pasarnya di Indonesia itu tercapai," kata Budi.
"Jadi, sekarang bicaranya bukan tunggal, tentang aspek sepak bola. Ini sudah melibatkan kebijakan negara, kepentingan negara. Mau nggak kepentingan negara kita diintervensi? Kalau Shin Tae-yong mau bisnis dan mengambil pangsa pasar di Indonesia, ya ada kalkulasi sendiri lagi," imbuhnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









