Ada Sentilan Erick Thohir di Balik Sukses Timnas Indonesia Kalahkan Vietnam
Gia Yuda Pradana | 20 Januari 2024 17:09
Bola.net - Kemenangan Timnas Indonesia pada laga lanjutan Piala Asia 2023, kontra Vietnam, dinilai tak cuma karena faktor teknis. Ada faktor non-teknis yang juga disebut berperan besar dalam sukses Skuad Garuda tersebut.
Pengamat sepak bola, Tommy Welly, mengatakan bahwa salah satu faktor non-teknis tersebut adalah sentilan dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, kepada para penggawa Skuad Garuda sebelum mereka bertarung menghadapi Vietnam.
"Karena ada perubahan. Karena ada sentilan Erick Thohir, 'pemain yang lemas-lemas, pulang saja.' Itu pengaruh," kata Towel, sapaan karibnya, dalam siniar di kanal youtube Sportify Indonesia.
"Karena kalah-kalah, rupanya kasih alarm kan," sambungnya.
Indonesia sukses menjaga asa mereka lolos ke Babak 16 Besar Piala Asia 2023. Hal ini tak lepas dari sukses mereka mengalahkan Vietnam pada laga lanjutan Grup D Piala Asia 2023.
Gol tunggal Indonesia pada laga di Stadion Abdullah bin Nasser bin Khalifa, Jumat (19/01) malam dicetak Asnawi Mangkualam dari titik penalti pada menit 42. Gol ini bermula dari pelanggaran pemain bertahan Vietnam kepada Rafael Struick.
Dengan kemenangan ini, posisi Indonesia naik ke peringkat ketiga klasemen sementara. Mereka mengoleksi tiga poin dari dua laga.
Pada laga terakhir di fase grup, Indonesia akan menghadapi Jepang. Pertandingan ini dijadwalkan dihelat di Stadion Ahmad bin Ali, Rabu (24/01).
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tak Lagi Main Negatif

Namun, menurut Towel -sapaan karib Tommy Welly- ada hal lain yang juga berperan terhadap kemenangan Timnas Indonesia saat menghadapi Vietnam. Pada laga tersebut, menurutnya, pola pikir dan taktik Indonesia juga sudah berubah.
"Secara taktikal, mainnya berubah. Mindset mainnya nggak negatif," kata Towel.
"Lebih berani main terbuka. Lebih berani main ofensif. Waktu lawan Irak, enam pemain sebetulnya berada dalam posisi bertahan. Jadi, itu cenderung negatif," imbuhnya.
Fleksibilitas Taktik Berjalan

Selain itu, menurut Towel, taktik yang diracik Shin Tae-yong mampu diterapkan dengan baik oleh para penggawa Skuad Garuda pada laga ini. Mereka mampu menyesuaikan skema main saat menyerang dan bertahan.
"Ketika menyerang, mereka main 3-4-3. Ketika bertahan, mereka 5-4-1. Itu artinya fleksibilitas dalam teori sepak bola modern. Jalan itu," puji Towel.
"Intensitas tinggi. Mereka juga berhasil memanfaatkan kegagalan taktikal Vietnam pada babak pertama," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Informasi Lengkap Piala Asia 2023: Kapan, di Mana, Tim Peserta, Pembagian Grup, Jadwal
- Timnas Indonesia Dianggap Layak Menang atas Vietnam di Piala Asia 2023
- Kalahkan Vietnam, Indonesia Disebut Punya Modal Bagus Hadapi Jepang
- Jelang Hadapi Jepang, Ini Harapan Suporter terhadap Timnas Indonesia
- Eks Penggawa Timnas Indonesia Puji Kualitas Pressing Skuad Garuda Saat Kalahkan Vietnam
- Cerita di Balik Kesuksesan Asnawi Mangkualam Mengeksekusi Penalti Lawan Vietnam di Piala Asia 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59














