Analisis Babak Pertama Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Lini Tengah Goyah, Serangan yang Monoton
Asad Arifin | 9 Oktober 2025 01:50
Bola.net - Timnas Indonesia harus puas tertinggal 1-2 dari Arab Saudi pada babak pertama laga Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (9/10) dini hari WIB. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sport City tersebut, Skuad Garuda tampak kesulitan menjaga keseimbangan di lini tengah.
Padahal, Indonesia memulai pertandingan dengan cukup menjanjikan. Pada menit ke-6, pasukan Patrick Kluivert mendapatkan hadiah penalti setelah Hassan Al-Tambakti melakukan handball di kotak terlarang.
Kevin Diks yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik pada menit ke-11 dan membawa Indonesia unggul 1-0. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Hanya tujuh menit berselang, Arab Saudi menyamakan kedudukan lewat tembakan jarak jauh Saleh Abu Al-Shamat.
Petaka bagi Indonesia datang pada menit ke-34, ketika Firas Al-Buraikan mencetak gol melalui titik putih. Arab Saudi pun menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1. Lalu, apa yang membuat Indonesia gagal mempertahankan keunggulan? Berikut ulasannya.
Lini Tengah Goyah dan Mudah Ditembus

Statistik menunjukkan Arab Saudi menguasai 56 persen penguasaan bola di babak pertama, unggul atas Indonesia yang mencatatkan 44 persen. Namun, dominasi bukan hanya soal angka, melainkan kendali permainan yang sepenuhnya dipegang tim tuan rumah.
Arab Saudi berkali-kali mendapat ruang tembak dari luar kotak penalti. Gol pertama Saleh Abu Al-Shamat menjadi bukti, bahkan sebelum itu, tembakan kerasnya sempat mengenai mistar gawang pada menit ke-30.
Lini tengah Indonesia terlihat rapuh. Marc Klok kesulitan keluar dari tekanan lawan, sementara Joey Pelupessy dan Ricky Kambuaya tidak mampu menemukan ruang untuk mengalirkan bola ke lini depan. Akibatnya, aliran serangan Indonesia terputus dan kontrol permainan berpindah ke tangan Arab Saudi.
Kesalahan Kecil yang Berakibat Fatal

Dua gol Arab Saudi pada babak pertama sejatinya berawal dari kesalahan kecil pemain Indonesia. Pada gol pertama, kelengahan Marc Klok dalam menyapu bola membuat Saleh Abu Al-Shamat mendapat ruang tembak bebas di depan kotak penalti.
Sementara itu, gol kedua terjadi setelah Yakob Sayuri menarik Firas Al-Buraikan di dalam kotak penalti. Tarikan tersebut memang ringan, namun cukup bagi wasit Ahmad Al Ali untuk menunjuk titik putih.
Selain dua momen itu, Indonesia juga kerap kehilangan bola di area sendiri. Kesalahan elementer seperti ini membuat lawan dengan mudah membangun tekanan dan menembus pertahanan Garuda. Arab Saudi memanfaatkan setiap celah dengan efektif—dan kesalahan kecil pun berubah menjadi bencana besar bagi Indonesia.
Serangan yang Monoton

Indonesia bisa menyerang, bahkan mendapat peluang. Total, ada empat shots yang mampu dilepas pasukan Patrick Kluivert pada babak pertama. Namun, hanya satu shots yang tepat sasaran.
Serangan Indonesia terkesan monoton pada babak pertama. Hanya Miliano Jonathans yang terlihat memberikan banyak tekanan pada lini belakang Arab Saudi.
Beckham Putra, Ricky Kambuaya, dan Ragnar Oratmangoen kesulitan mendapat ruang di area kotak penalti. Mereka terisolir, terutama Kambuaya yang hanya terlibat dalam 10 kali sentuhan bola.
Daftar Susunan Pemain

Indonesia (4-2-3-1): Maarten Paes; Yakob Sayuri, Kevin Diks, Jay Idzes, Dean James; Joey Pelupessy, Marc Klok; Miliano Jonathans, Ricky Kambuaya, Beckham Putra; Ragnar Oratmangoen.
Pelatih: Patrick Kluivert.
Arab Saudi (4-3-3): Nawaf Al Aqidi; Nawaf Boushal, Hassan Al-Tambakti, Jehad Thakri, Moteb Al-Harbi; Abdullah Al-Khaibari, Musab Al-Juwayr, Nasser Al-Dawsari; Naser Al-Dawsari, Firas Al-Buraikan, Saleh Abu Al-Shamat.
Pelatih: Herve Renard.
Baca Ini Juga:
- Hasil Babak Pertama Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Diwarnai Dua Gol Penalti, Skuad Garuda Kena Comeback!
- Penebusan Dosa Penalti Kevin Diks: Dulu Gagal Lawan Australia, Kini Bobol Gawang Arab Saudi
- Perbandingan Starting XI Timnas Indonesia vs Arab Saudi Era Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong: Formasi dan Komposisi Pemain
- Maarten Paes Ungkap Misi Utama Skuad Garuda Jelang Duel Indonesia vs Arab Saudi
- Analisis Starting XI Indonesia vs Arab Saudi: Patrick Kluivert Bikin 3 Kejutan, Marc Klok jadi Pemain Inti!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
LATEST UPDATE
-
Cristiano Ronaldo Resmi Beli 25 Persen Saham Klub Asal Spanyol Yakni Almeria
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 20:20
-
Live Streaming Bologna vs Brann - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Nottm Forest vs Fenerbahce - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Celta Vigo vs PAOK - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 26 Februari 2026, 20:00
-
Kemenangan yang Menyisakan Banyak Masalah, Real Madrid Tidak Begitu Meyakinkan!
Liga Champions 26 Februari 2026, 19:44
-
Nonton Live Streaming Persib vs Madura United di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 19:00
-
Liga Champions 26 Februari 2026, 18:39

-
Pelan tapi Pasti, Trent Alexander-Arnold Kian Matang di Real Madrid!
Liga Spanyol 26 Februari 2026, 18:19
-
Sudah Waktunya Viktor Gyokeres Disamakan dengan Thierry Henry!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 17:47
-
Kapan Drawing 16 Besar Liga Champions 2025/2026 Digelar? Ini Jadwal Lengkapnya
Liga Champions 26 Februari 2026, 17:31
-
Batang Hidung Jose Mourinho Tak Terlihat di Bernabeu, Ternyata Sembunyi di Sini!
Liga Champions 26 Februari 2026, 17:17
-
Real Madrid Mungkin Ketemu Man City Lagi? Arbeloa Hanya Bisa Lega!
Liga Champions 26 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






