Tidak Dibawa Belanda ke Piala Dunia 2026, Ian Maatsen dan Pascal Struijk Bisa Dilirik Timnas Indonesia?

Bola.net - Timnas Belanda dipastikan membawa banyak nama besar untuk menghadapi Piala Dunia 2026. Namun, di tengah ketatnya persaingan skuad Oranje, dua pemain keturunan Indonesia kembali jadi sorotan publik Tanah Air, yaitu Ian Maatsen dan Pascal Struijk.
Nama Maatsen mencuat setelah Ronald Koeman hanya menempatkannya dalam daftar siaga jelang turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Bek Aston Villa itu disiapkan sebagai opsi cadangan apabila Jurrien Timber belum pulih sepenuhnya dari cedera.
Reuters melaporkan Koeman memasukkan Maatsen dan Lutsharel Geertruida dalam standby list untuk mengantisipasi kondisi Timber yang masih belum stabil. Situasi itu memunculkan kembali spekulasi soal masa depan internasional Maatsen. Namun, apakah peluang Timnas Indonesia benar-benar terbuka?
Sementara itu, Pascal Struijk juga belum menjadi bagian penting skuad senior Belanda. Bek Leeds United tersebut justru masih terus berusaha mengejar mimpi tampil bersama Oranje di level tertinggi.
Ian Maatsen Sulit Direkrut Indonesia
Di atas kertas, Ian Maatsen memang punya garis keturunan Indonesia. Sejumlah laporan menyebut pemain berusia 24 tahun itu memiliki darah Jawa dari garis keluarganya.
Meski begitu, peluang Indonesia merekrut Maatsen tampaknya sudah nyaris tertutup.
Bek kiri Aston Villa itu kini sudah masuk radar utama tim nasional Belanda. Bahkan, Maatsen tercatat menjalani debut senior bersama Oranje pada Maret 2025 saat menghadapi Spanyol di UEFA Nations League.
Data internasional terbaru menunjukkan Maatsen kini sudah memiliki caps bersama tim senior Belanda. Situasi tersebut membuat peluang perpindahan federasi menjadi sangat rumit, terutama jika penampilannya masuk kategori laga kompetitif resmi FIFA.
Padahal sebelumnya, Maatsen sempat beberapa kali gagal menembus skuad utama Belanda. Pada Euro 2024, ia awalnya dicoret sebelum akhirnya dipanggil darurat menggantikan Frenkie de Jong yang cedera.
Kini persaingan di sektor kiri pertahanan Belanda juga semakin brutal. Oranje masih punya nama-nama seperti Nathan Ake, Micky van de Ven, Jorrel Hato, hingga Jurrien Timber yang bisa bermain di area tersebut.
Bahkan untuk Piala Dunia 2026, Koeman hanya menempatkan Maatsen sebagai opsi cadangan apabila Timber tidak fit sepenuhnya.
Pascal Struijk Masih Abu-Abu

Situasi berbeda justru terjadi pada Pascal Struijk. Bek Leeds United itu memang pernah dipanggil ke skuad provisional Belanda, termasuk menjelang Piala Dunia 2022. Namun, sampai sekarang, Struijk belum benar-benar menjadi langganan tim senior Oranje.
Struijk sendiri masih menyimpan ambisi besar membela Belanda di Piala Dunia 2026. Dalam laporan awal tahun ini, pemain berusia 26 tahun tersebut disebut berharap performanya di Premier League bisa membuka jalan menuju tim nasional Belanda.
Kondisi itu membuat status internasional Struijk masih berada di area abu-abu dibanding Maatsen. Apalagi, bek tengah Leeds United tersebut juga disebut memiliki garis keturunan Indonesia.
Sejumlah media menyebut ada darah Indonesia dari garis keluarganya, meski detail resminya belum pernah diumumkan secara lengkap ke publik.
Karena belum menjadi pemain reguler tim senior Belanda, peluang Struijk secara teori masih lebih terbuka dibanding Maatsen. Namun, semuanya tetap bergantung pada regulasi FIFA, status kewarganegaraan, serta keputusan pribadi sang pemain.
Timnas Indonesia Kini Memang Aktif Memburu Diaspora
Dalam beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia memang aktif mencari pemain diaspora untuk memperkuat skuad nasional.
PSSI mencari banyak pemain keturunan Belanda demi memperkuat kualitas timnas menuju target panjang tampil di Piala Dunia.
Strategi tersebut membuat publik Indonesia semakin sering mengaitkan nama-nama pemain keturunan dengan peluang naturalisasi.
Meski begitu, kasus Ian Maatsen dan Pascal Struijk jelas berbeda. Maatsen kini sudah semakin dekat dengan tim utama Belanda dan tampaknya sulit dilepas. Sementara Struijk masih berada di persimpangan karena belum benar-benar menembus level elite internasional Oranje.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juli 2026 01:01Prabowo Ajak Rakyat Bersatu: Jangan Ikut-ikut Budaya Caci Maki
-
Liputan6 12 Juli 2026 21:00Prabowo: BUMN Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, Akan Kami Tertibkan
-
Liputan6 12 Juli 2026 20:00
Indonesia Targetkan Produksi Bensin dari Singkong dalam 4 Tahun
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:36Prabowo Cerita Gagasan Pembentukan Koperasi Merah Putih
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:15Prabowo: Koperasi, UMKM, Swasta, dan BUMN Harus Bersatu Bangun Ekonomi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294688/original/098312700_1783851042-Screenshot_2026-07-12_170822.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294694/original/051215600_1783851058-Screenshot_2026-07-12_170902.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294695/original/042444800_1783851072-Screenshot_2026-07-12_170953.jpg)
