Andi Darussalam Kecam Bambang Pamungkas Dkk
Editor Bolanet | 2 Agustus 2012 11:00
- Andi Darussalam Tabusala menyoroti pembentukan Timnas dalam kondisi carut marut seperti ini. Mantan Manajer tim Merah Putih tersebut mengingatkan semua pihak tidak meremehkan dan berlaku sembarangan.
Situasi PSSI yang masih carut marut seperti sekarang ini disebutnya tak kondusif dalam pembentukan Timnas. Menurutnya Tim Nasional adalah hal yang sangat sakral.
Saya termasuk yang keberatan jika dalam situasi seperti ini kita mengedepankan kata Timnas untuk tim yang dipersiapkan oleh PSSI. Konotasi Timnas bagi saya sangat sakral dan tak bisa sembarang dipakai, ujar Andi kepada wartawan, Selasa (01/8).
Ditambahkannya, dalam situasi kisruh PSSI saat ini sangat sulit bagi untuk memperoleh Timnas dari seluruh pemain terbaik yang ada di kompetisi.
Andi pun mengingatkan kepada para pemain ISL yang telah bergabung dengan Timnas. Seperti Ponaryo Astaman, Bambang Pamungkas, Firman Utina, M Ridwan, Oktovianus Maniani, Patrich Wanggai dan beberapa pemain lain yang segera menyusul.
Saya sampaikan kepada mereka untuk memahami aturan main yang ada dan mengikuti kesepakatan yang seharusnya dijalankan. Ponaryo dan kawan-kawan harus lebih dulu meminta pertimbangan, saran atau izin dari klub masing-masing, tegasnya.
Menurut pria asal Makassar tersebut, para pemain memang memiliki hak untuk tampil bersama Timnas. Tetapi klub juga memiliki perjanjian-perjanjian dengan pemain yang harus dipegang dan dipatuhi.
Itulah profesionalisme, tetapi tidak harus mengabaikan etika yang harus dijunjung tinggi. Jika tidak, pemain itu sama saja tidak bersikap profesional dan tidak beretika, tandas Andi seraya mengatakan bahwa para pemain tersebut tak pantas diteladani.
Situasi PSSI yang masih carut marut seperti sekarang ini disebutnya tak kondusif dalam pembentukan Timnas. Menurutnya Tim Nasional adalah hal yang sangat sakral.
Saya termasuk yang keberatan jika dalam situasi seperti ini kita mengedepankan kata Timnas untuk tim yang dipersiapkan oleh PSSI. Konotasi Timnas bagi saya sangat sakral dan tak bisa sembarang dipakai, ujar Andi kepada wartawan, Selasa (01/8).
Ditambahkannya, dalam situasi kisruh PSSI saat ini sangat sulit bagi untuk memperoleh Timnas dari seluruh pemain terbaik yang ada di kompetisi.
Andi pun mengingatkan kepada para pemain ISL yang telah bergabung dengan Timnas. Seperti Ponaryo Astaman, Bambang Pamungkas, Firman Utina, M Ridwan, Oktovianus Maniani, Patrich Wanggai dan beberapa pemain lain yang segera menyusul.
Saya sampaikan kepada mereka untuk memahami aturan main yang ada dan mengikuti kesepakatan yang seharusnya dijalankan. Ponaryo dan kawan-kawan harus lebih dulu meminta pertimbangan, saran atau izin dari klub masing-masing, tegasnya.
Menurut pria asal Makassar tersebut, para pemain memang memiliki hak untuk tampil bersama Timnas. Tetapi klub juga memiliki perjanjian-perjanjian dengan pemain yang harus dipegang dan dipatuhi.
Itulah profesionalisme, tetapi tidak harus mengabaikan etika yang harus dijunjung tinggi. Jika tidak, pemain itu sama saja tidak bersikap profesional dan tidak beretika, tandas Andi seraya mengatakan bahwa para pemain tersebut tak pantas diteladani.
(ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
-
Ketika 'Godzilla' Mengancam Serang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 17:53
-
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 17:02
-
Prediksi Paraguay vs Nikaragua 6 Juni 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











