APPI Pertanyakan Komitmen BOPI
Editor Bolanet | 24 Januari 2013 07:30
- CEO Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), Valentino Simanjuntak bersama Wakil Presiden APPI, Bambang Pamungkas, kembali mempertanyakan komitmen Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dalam memberikan rekomendasi izin bergulirnya kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013.
Pasalnya, Valentino Simanjuntak menilai jika sebagian klub peserta ISL hingga kini belum menyelesaikan kasus tunggakan gaji pemain. Padahal, BOPI sempat memberikan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia (PT LI) untuk menjalankan ISL dengan dua syarat. Yaitu, menyelesaikan kasus tunggakan gaji pemain dan mengizinkan pemain ISL untuk memperkuat tim nasional Indonesia.
BOPI harus bersikap tegas dan komitmen. Sebab, APPI belum melihat adanya realisasi dari PT LI untuk menjalankan kedua syarat tersebut. Tunggakan gaji belum selesai dan pemain belum juga diserahkan ke Timnas. Padahal, pemusatan latihan sudah berjalan dua minggu, ujar Bambang Pamungkas.
Pihak APPI hingga kini sudah menerima laporan bahwa terdapat pemain yang gajinya dibayarkan oleh klubnya. Namun, pembayaran tersebut hanyalah bersifat terminasi dan belum lunas karena para pemain tidak dilibatkan dalam mencapai kesepakatan.
Memang sudah ada sedikit demi sedikit proses pembayaran. Namun kita belum dapat klarifikasi masalah pelunasan. Yang kami tanyakan adalah seperti apa bentuk terminologi komitmen PT LI untuk mengatasi tunggakan gaji apakah dibayar dengan cara dicicil atau dilunasi secara penuh. Kami tidak mengetahui sama sekali bagaimana proses sebenarnya karena tidak ada transparansi, tambah Valentino Simanjuntak.
Pemain yang dibayarkan, adalah yang bertahan di klub lamanya. Sedangkan yang hijrah, belum mendapatkan haknya, lanjutnya.
Sementara itu, Plt Ketua Umum BOPI, Haryo Yuniarto memberikan sanggahan. Haryo berjanji akan mengevaluasi jalannya ISL di musim ini. Haryo juga berjanji untuk mendesak PT LI agar segera menyelesaikan kasus tunggakan gaji di klub-klub ISL.
Kami akan mendesak PT LI untuk segera mengatasi kasus tunggakan gaji pemain hingga akhir Maret. Kalau untuk Timnas, saya tidak bisa bertindak lebih jauh, tambahnya. (esa/dzi)
Pasalnya, Valentino Simanjuntak menilai jika sebagian klub peserta ISL hingga kini belum menyelesaikan kasus tunggakan gaji pemain. Padahal, BOPI sempat memberikan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia (PT LI) untuk menjalankan ISL dengan dua syarat. Yaitu, menyelesaikan kasus tunggakan gaji pemain dan mengizinkan pemain ISL untuk memperkuat tim nasional Indonesia.
BOPI harus bersikap tegas dan komitmen. Sebab, APPI belum melihat adanya realisasi dari PT LI untuk menjalankan kedua syarat tersebut. Tunggakan gaji belum selesai dan pemain belum juga diserahkan ke Timnas. Padahal, pemusatan latihan sudah berjalan dua minggu, ujar Bambang Pamungkas.
Pihak APPI hingga kini sudah menerima laporan bahwa terdapat pemain yang gajinya dibayarkan oleh klubnya. Namun, pembayaran tersebut hanyalah bersifat terminasi dan belum lunas karena para pemain tidak dilibatkan dalam mencapai kesepakatan.
Memang sudah ada sedikit demi sedikit proses pembayaran. Namun kita belum dapat klarifikasi masalah pelunasan. Yang kami tanyakan adalah seperti apa bentuk terminologi komitmen PT LI untuk mengatasi tunggakan gaji apakah dibayar dengan cara dicicil atau dilunasi secara penuh. Kami tidak mengetahui sama sekali bagaimana proses sebenarnya karena tidak ada transparansi, tambah Valentino Simanjuntak.
Pemain yang dibayarkan, adalah yang bertahan di klub lamanya. Sedangkan yang hijrah, belum mendapatkan haknya, lanjutnya.
Sementara itu, Plt Ketua Umum BOPI, Haryo Yuniarto memberikan sanggahan. Haryo berjanji akan mengevaluasi jalannya ISL di musim ini. Haryo juga berjanji untuk mendesak PT LI agar segera menyelesaikan kasus tunggakan gaji di klub-klub ISL.
Kami akan mendesak PT LI untuk segera mengatasi kasus tunggakan gaji pemain hingga akhir Maret. Kalau untuk Timnas, saya tidak bisa bertindak lebih jauh, tambahnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
-
Gelar Laga Amal untuk Bencana Sumatra, APPI dan Ileague Kumpulkan Rp265 Juta
Bola Indonesia 20 Desember 2025, 07:49
-
Indonesia Jadi Negara Asia Tenggara Pertama Punya Komentator FC Mobile
Bola Indonesia 18 Desember 2025, 18:09
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






