Arab Saudi Masuk Pot 1, Irak di Pot 2: Ini Kontroversi Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Richard Andreas | 17 Juli 2025 11:35
Bola.net - Drawing ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang digelar hari ini, Kamis 17 Juli 2025, tidak hanya menyisakan ketegangan, tetapi juga memunculkan tanda tanya. AFC sebagai penyelenggara menetapkan Arab Saudi di Pot 1, sementara Irak berada di Pot 2, padahal Irak unggul dalam ranking FIFA.
Keputusan ini menuai sorotan dari sejumlah pengamat yang mempertanyakan dasar penentuan pot. Pasalnya, penempatan pot sangat menentukan kualitas lawan yang akan dihadapi, karena hanya pemuncak grup yang akan lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026.
Pertandingan nanti juga akan digelar secara terpusat di dua negara: Qatar dan Arab Saudi. Hal ini semakin memperbesar kecurigaan publik bahwa ada keistimewaan terselubung bagi tim tuan rumah.
Penentuan Pot Tanpa Acuan Ranking FIFA?
Dalam keterangan resminya, AFC menyebutkan bahwa penentuan pot berdasarkan ranking FIFA bulan Juni, padahal sudah ada ranking FIFA terbaru di bulan Juli sebagai berikut:
- Qatar - 53
- Irak - 58
- Arab Saudi - 59
- Uni Emirat Arab - 65
- Oman - 79
- Indonesia - 118
Seharusnya ranking FIFA itulah yang digunakan sebagai patokan objektif dalam penentuan pot. Artinya, seharusnya Irak yang masuk pot 1 dan Arab Saudi ke pot 2.
Meski selisihnya tipis, dalam turnamen resmi seperti ini, satu tingkat pun bisa berarti perbedaan lawan yang sangat signifikan.
Dengan menempatkan Arab Saudi di Pot 1, AFC justru menurunkan Irak ke level yang lebih rendah, padahal performa Irak selama kualifikasi cukup stabil.
Situasi ini menimbulkan dugaan bahwa status Arab Saudi sebagai tuan rumah menjadi faktor tak tertulis yang mempengaruhi pembagian pot.
Reaksi dan Implikasi Bagi Tim Peserta

Belum ada pernyataan resmi dari Irak terkait keputusan ini. Namun sejumlah media di Timur Tengah mulai mengangkat isu ketimpangan ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap AFC. Beberapa bahkan menyebut bahwa keadilan kompetitif tidak lagi menjadi prinsip utama.
Bagi Indonesia, yang tergabung di Pot 3, kontroversi ini ikut berdampak. Jika Irak dianggap lebih berat ketimbang Arab Saudi, maka hasil drawing bisa menjadi lebih menantang tergantung kombinasi grup yang muncul. Setiap perubahan kecil dalam pembagian pot bisa berarti perbedaan besar dalam peluang lolos.
Sementara itu, AFC tetap melanjutkan proses drawing sesuai jadwal tanpa revisi. Pertandingan ronde 4 sendiri akan digelar pada Oktober 2025 dengan sistem single round-robin. Artinya, setiap tim hanya punya dua laga untuk mengamankan posisi puncak klasemen grup.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- 2 Laga Hidup-Mati Timnas Indonesia di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Timo Scheunemann dan Joko Susilo Masuk Dalam Struktur Kepelatihan Timnas Putri Indonesia
- Jadwal Timnas Indonesia di Round 4 Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
- Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: 6 Tim Berebut 2 Tiket Tersisa
- Format Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41

















