Asisten Pelatih Timnas Indonesia Menilai Thailand Lebih Kuat Ketimbang Malaysia
Ari Prayoga | 10 September 2019 01:23
Bola.net - Joko Susilo membeber analisisnya soal kekuatan Timnas Thailand, yang akan menjadi lawan anak asuhnya pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Asisten Pelatih Timnas Indonesia ini menyebut bahwa Thailand memiliki kelebihan dibanding Timnas Malaysia, yang mengalahkan anak asuhnya pada laga sebelumnya.
"Kualitas Timnas Thailand lebih bagus ketimbang Malaysia," ujar Joko Susilo, pada Bola.net.
"Ini merupakan imbas dari kualitas kompetisi mereka yang juga lebih bagus daripada Malaysia," sambungnya.
Menurut Joko, kekuatan Thailand tak hanya bertumpu pada pemain-pemain yang dimatangkan di kompetisi dalam negeri. Tim tersebut juga diperkuat pemain-pemain yang berlaga di kompetisi luar negeri.
"Ada beberapa pemain mereka yang bermain di Liga Jepang," tutur Joko.
"Namun, ini bukan berarti kami akan menjadi inferior. Ada celah-celah dalam permainan mereka yang bisa kami manfaatkan," sambungnya.
Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Thailand pada laga kedua mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Pertandingan ini bakal dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (10/09) besok.
Sebelumnya, Timnas Indonesia harus menelan kekalahan kala menjamu Timnas Malaysia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Pada laga yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (05/09), skuad besutan Simon McMenemy tersebut kalah dengan skor 2-3.
Kekalahan ini membuat Indonesia sementara berada di dasar klasemen. Tak hanya itu, kekalahan ini memantik kekecewaan di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Pasalnya, Malaysia dikenal sebagai rival Timnas Indonesia. Walhasil, muncul sejumlah hujatan pada Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan.
Bagaimana siasat Skuad Garuda dalam meredam keganasan Thailand? Simak di bawah ini.
Siapkan Beragam Alternatif Penyerangan
Joko menyebut, Timnas Indonesia sudah menyiapkan diri jelang laga penting ini. Salah satunya, menurut eks Pelatih Arema FC tersebut, adalah menyiapkan siasat untuk meredam permainan Thailand.
Tak hanya satu, Joko mengaku, Timnas Indonesia sudah menyiapkan beberapa alternatif strategi yang bakal diterapkan pada laga kontra Thailand. Salah satunya, tutur pemegang lisensi AFC Pro ini, adalah serangan balik.
"Sebagai salah satu taktik, khususnya dalam penyerangan, kami menyiapkan skema serangan balik," kata Joko.
"Namun, ini hanya salah satu strategi. Masih ada beberapa taktik yang dipersiapkan. Kalau hanya mengandalkan counter attack, lawan akan mudah mengantisipasi permainan kami," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
-
Hasil Qarabag vs Eintracht Frankfurt: Drama Injury Time Singkirkan Wakil Jerman
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:21
-
Hasil Galatasaray vs Atletico Madrid: Gol Bunuh Diri Selamatkan Tuan Rumah
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Braga vs Nottm Forest 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Celta Vigo vs LOSC 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs VfB Stuttgart 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










