Australia Merasa Terteror Dengan Lemparan Botol
Editor Bolanet | 5 Juli 2012 22:37
- Laga antara kontra di kualifikasi Piala Asia U-22 tak luput dari insiden lemparan botol air mineral penonton ke tengah lapangan. Pelatih Australia, Paul Okon mengaku timnya sempat ketakutan dengan hal itu.
Lemparan botol khas Indonesia ini berdatangan dari seluruh penjuru stadion ke tengah lapangan pada saat laga tersisa lima menit. Lemparan juga datang dari arah tribun VIP yang melemparkan botol ke bench Socceroos.
Bagi Paul laga tersebut sebenarnya berjalan menarik, ketat dan saling serang. Sangat disayangkan kalau diwarnai hal-hal seperti itu. Pemain kami tak ada yang memprovokasi, tiba-tiba banyak botol mengarah ke bench kami. Terus terang saja kami sempat takut dengan lemparan-lemparan seperti itu, ujarnya.
Meski begitu, Australia tak akan mengambil tindakan dengan melaporkannya ke AFC. Mereka menyerahkan sepenuhnya pada AFC karena staf mereka memang berada di sana.
Mengenai hasil pertandingan, ia mengaku cukup puas dengan kinerja timnya yang mampu beradaptasi cuaca Pekanbaru dengan cepat. Kami senang dengan hasil ini karena kami cukup berat juga menghadapi Indonesia di cuaca seperti ini, terangnya.
Ia menambahkan, Asal Anda tahu, kami baru dua hari tiba dan di Australia saat ini sedang musim dingin, di sini panas. (fjr/end)
Lemparan botol khas Indonesia ini berdatangan dari seluruh penjuru stadion ke tengah lapangan pada saat laga tersisa lima menit. Lemparan juga datang dari arah tribun VIP yang melemparkan botol ke bench Socceroos.
Bagi Paul laga tersebut sebenarnya berjalan menarik, ketat dan saling serang. Sangat disayangkan kalau diwarnai hal-hal seperti itu. Pemain kami tak ada yang memprovokasi, tiba-tiba banyak botol mengarah ke bench kami. Terus terang saja kami sempat takut dengan lemparan-lemparan seperti itu, ujarnya.
Meski begitu, Australia tak akan mengambil tindakan dengan melaporkannya ke AFC. Mereka menyerahkan sepenuhnya pada AFC karena staf mereka memang berada di sana.
Mengenai hasil pertandingan, ia mengaku cukup puas dengan kinerja timnya yang mampu beradaptasi cuaca Pekanbaru dengan cepat. Kami senang dengan hasil ini karena kami cukup berat juga menghadapi Indonesia di cuaca seperti ini, terangnya.
Ia menambahkan, Asal Anda tahu, kami baru dua hari tiba dan di Australia saat ini sedang musim dingin, di sini panas. (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Siapa Lawan Timnas Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 28 Juni 2026, 12:00
-
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, 29 Juni - 4 Juli 2026
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:50
-
Man of the Match Aljazair vs Austria: Riyad Mahrez
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:19
-
Man of the Match Yordania vs Argentina: Giovani Lo Celso
Piala Dunia 28 Juni 2026, 11:09
-
Setelah Elliot Anderson, Manchester City Incar Pemain Chelsea Ini?
Liga Inggris 28 Juni 2026, 10:30
-
Man of the Match Kolombia vs Portugal: Diogo Costa
Piala Dunia 28 Juni 2026, 08:58
-
Man of the Match RD Kongo vs Uzbekistan: Yoane Wissa
Piala Dunia 28 Juni 2026, 08:54
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41














