
Bola.net - Piala Dunia 2026 baru saja memasuki rangkaian pertandingan pertama fase grup, tetapi wakil-wakil Asia sudah memberikan sinyal kuat bahwa mereka datang bukan sekadar untuk meramaikan kompetisi.
Hingga Selasa 16 Juni 2026 enam negara Asia yang telah memainkan laga pembuka sama-sama berhasil menghindari kekalahan. Korea Selatan dan Australia sukses meraih kemenangan, sementara Jepang, Qatar, Arab Saudi, dan Iran memetik hasil imbang.
Dengan format baru yang menghadirkan 48 peserta dan memberi AFC jatah lebih besar di putaran final, performa awal ini menjadi bukti bahwa sepak bola Asia semakin mampu bersaing dengan tim-tim dari Eropa maupun Amerika Selatan.
Ada total 9 negara yang mewakili AFC di turnamen empat tahunan bergengsi kali ini. Di luar dugaan, tim-tim AFC terus menunjukkan tajinya, bahkan saat menghadapi tim-tim yang di atas kertas jauh lebih kuat.
Korea Selatan Awali Turnamen dengan Kemenangan Besar

Korea Selatan menjadi tim Asia pertama yang mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Tim asuhan Hong Myung-bo sukses bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1 di Guadalajara, Meksiko.
Republik Ceko sempat unggul lebih dulu lewat sundulan Ladislav Krejci pada babak kedua. Namun Korea Selatan merespons dengan sangat baik.
Hwang In-beom menjadi motor kebangkitan Taegeuk Warriors setelah mencetak gol penyama kedudukan. Gelandang Feyenoord itu kemudian memberikan assist kepada Oh Hyeon-gyu yang mencetak gol kemenangan pada menit ke-80.
Kemenangan tersebut terasa istimewa karena menjadi kemenangan pertama Korea Selatan pada laga pembuka Piala Dunia sejak edisi 2010. Hasil itu juga memperkuat reputasi mereka sebagai salah satu kekuatan utama Asia dalam dua dekade terakhir.
Jepang Tunjukkan Mental Kuat Saat Hadapi Belanda

Jika ada hasil yang paling menyita perhatian dunia sepak bola sejauh ini, maka itu adalah keberhasilan Jepang menahan Belanda dengan skor 2-2.
Bertanding di Dallas, Jepang dua kali tertinggal namun dua kali pula mampu bangkit. Virgil van Dijk membawa Belanda unggul lebih dahulu sebelum Keito Nakamura menyamakan kedudukan. Belanda kembali memimpin melalui Crysencio Summerville, tetapi Daichi Kamada mencetak gol penyeimbang dramatis pada menit ke-88.
Hasil tersebut semakin impresif mengingat Jepang tampil tanpa gelandang andalan mereka, Wataru Endo, yang masih berkutat dengan cedera. Meski demikian, skuad Hajime Moriyasu tetap tampil disiplin dan menunjukkan karakter kuat menghadapi salah satu tim unggulan Eropa.
Laga itu langsung masuk dalam daftar pertandingan paling menarik pada pekan pertama turnamen. Jepang kembali membuktikan bahwa status mereka sebagai langganan peserta fase gugur dalam beberapa edisi terakhir bukanlah kebetulan.
Qatar Raih Poin Bersejarah Melawan Swiss

Qatar juga pantas mendapat sorotan berkat hasil imbang 1-1 melawan Swiss.
Juara Asia 2019 itu sebenarnya berada di bawah tekanan sepanjang pertandingan. Swiss melepaskan jauh lebih banyak tembakan dan unggul lebih dahulu melalui penalti Breel Embolo pada menit ke-17.
Biar begitu, Qatar tidak menyerah. Saat pertandingan tampak akan berakhir dengan kemenangan Swiss, mereka menyamakan kedudukan pada menit ke-94. Umpan silang Homam Ahmed berujung gol bunuh diri Miro Muheim dan membuat Qatar mengamankan satu poin dramatis.
Hasil tersebut memiliki nilai sejarah tersendiri karena menjadi poin pertama Qatar sepanjang sejarah penampilan mereka di Piala Dunia. Pada edisi 2022 sebagai tuan rumah, mereka gagal meraih satu poin pun dari tiga pertandingan fase grup.
Arab Saudi Kejutkan Uruguay

Terbaru, Selasa pagi WIB, Arab Saudi melanjutkan tren positif Asia dengan menahan Uruguay 1-1 dalam laga Grup H yang berlangsung di Miami.
Tim berjuluk Green Falcons itu bahkan sempat unggul lebih dahulu pada menit ke-41 melalui Abdulelah Al Amri. Bek tengah Al Nassr tersebut memanfaatkan kesalahan kiper veteran Uruguay, Fernando Muslera, untuk membawa Arab Saudi memimpin menjelang turun minum.
Uruguay meningkatkan tekanan pada babak kedua dan akhirnya menyamakan kedudukan melalui Maxi Araujo pada menit ke-80. Gol itu juga lahir setelah kesalahan kiper Arab Saudi, Mohammed Al Owais, yang gagal mengamankan bola dengan sempurna.
Meski gagal mempertahankan keunggulan, hasil imbang melawan salah satu raksasa Amerika Selatan tetap menjadi pencapaian penting bagi Arab Saudi. Tambahan satu poin membuat persaingan Grup H masih sepenuhnya terbuka setelah seluruh tim mengoleksi poin yang sama pada matchday pertama.
Iran Bangkit Dua Kali Saat Hadapi Selandia Baru

Di hari yang sama, Iran juga mengawali perjalanan mereka dengan hasil positif setelah bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru dalam pertandingan Grup G di Los Angeles.
Laga berlangsung terbuka sejak awal. Selandia Baru dua kali unggul melalui Eli Just, yang tampil sebagai bintang tim Oceania tersebut. Namun Iran menunjukkan mental kuat dengan dua kali pula menyamakan skor.
Gol pertama Iran dicetak Ramin Rezaeian pada menit ke-32, sebelum Mohammad Mohebi mencetak gol penyeimbang kedua pada babak kedua. Rezaeian menjadi sosok sentral dalam kebangkitan Team Melli karena terlibat langsung dalam kedua gol yang mereka cetak.
Hasil tersebut membuat Iran tetap berada dalam posisi kompetitif di grup yang juga dihuni Belgia dan Mesir. Dengan performa menyerang yang cukup menjanjikan pada laga pertama, peluang mereka untuk bersaing menuju fase gugur masih terbuka lebar.
Australia Ikut Menambah Catatan Positif AFC

Selain Korea Selatan, Jepang, Qatar, Arab Saudi, dan Iran, Australia juga membuka perjalanan mereka dengan hasil positif.
Socceroos berhasil mengalahkan Turki dengan skor 2-0 dalam laga Grup D. Kemenangan itu membuat Australia menjadi wakil Asia kedua yang meraih tiga poin pada pertandingan pertama turnamen.
Meski secara geografis berada di benua tersendiri, Auastralia telah menjadi anggota AFC sejak 2006 dan konsisten menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Asia dalam dua dekade terakhir.
Sejauh ini, enam wakil AFC yang sudah bertanding belum satu pun merasakan kekalahan. Dua tim meraih kemenangan dan empat lainnya memetik hasil imbang.
Masih ada tiga wakil AFC lagi yang akan bermain, yaitu Irak, Yordania, dan Uzbekistan. Dua nama terakhir adalah debutan.
Jangan Lewatkan!
- Klasemen Grup G Piala Dunia 2026: 4 Tim Sama-Sama Raih Satu Poin, Siapa Memimpin?
- Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
- Kacau! Alasan Tunisia Pecat PelatihSabri Lamouchi karena Keputusan Taktik Aneh
- Hasil Iran vs Selandia Baru: Tim Melli Bangkit Dua Kali untuk Hindari Kekalahan
- Catatan Menarik Belgia vs Mesir: Salah Ukir Rekor Unik di Hari Ulang Tahunnya
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 16 Juni 2026 10:33Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 16 Juni 2026 10:33Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 16 Juni 2026 10:33Man of the Match Iran vs Selandia Baru: Ramin Rezaeian
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 23:21BGN: Insentif SPPG Tak Lagi Merata Rp 6 Juta per Hari
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260168/original/089343000_1781579457-000_B78C67W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260155/original/069961900_1781578945-3ae04965-7c16-44f3-b1de-2a0cafabfd68.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260090/original/064541400_1781555167-timnas-tanjung-verde-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260071/original/054096800_1781543857-000_B77B4UG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260073/original/052814200_1781543994-AP26166603425435.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5080103/original/047492500_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_3.jpg)

