Bagaimana Peluang Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 2021?
Gia Yuda Pradana | 28 Juni 2020 13:33
Bola.net - Bagaimanakah peluang Timnas Indonesia U-19 untuk bersaing di pentas Piala Dunia U-20 2021? Menurut mantan pemain Persib Bandung, Yandi Sofyan, Timnas Indonesia U-19 bisa menjadi kuda hitam.
Itu bukan tanpa sebab. Status sebagai tuan rumah diyakini akan melecut semangat para pemain muda.
Timnas Indonesia U-19 berhak tampil di perhelatan bergengsi sepak bola Piala Dunia U-20 2021. Indonesia mendapat satu slot setelah ditunjuk sebagai tuan rumah oleh FIFA.
Meski diyakini akan menjadi kuda hitam, jebolan SAD Uruguay ini tidak membantah jika Timnas Indonesia U-19 akan melakoni laga sulit dalam setiap pertandingannya. Hal itu disebabkan karena lawan-lawan yang akan dihadapi adalah negara-negara yang memiliki level sepak bola di atas Indonesia.
"Pasti tidak akan mudah karena levelnya bukan Asia atau ASEAN lagi. Pasti akan sulit, tapi bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi tim kuda hitam yang akan membuat kejutan," kata Yandi Sofyan kepada Bola.com, Minggu (28/6/2020).
Pemain yang pernah memperkuat Persib pada 2014 hingga 2016 ini optimistis Indonesia bisa menyulitkan tim-tim besar karena bermain di rumah sendiri. Dukungan suporter Timnas Indonesia yang dipastikan melimpah akan menjadi kekuatan lain dari Garuda Muda.
"Apalagi kita sebagai tuan rumah pasti diuntungkan. Motivasi pemain pasti akan berlipat-lipat. Dukungan suporter yang sudah tidak diragukan lagi akan menambah semangat pemain saat bertanding," ujarnya tentang keyakinan terhadap Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 2021.
Butuh Persiapan Matang

Namun, para pemain Timnas Indonesia U-19 yang terpilih nanti tidak boleh terlena dengan status tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 dan dukungan dari suporter. Pasalnya, dua hal itu akan tidak berguna jika para pemain Garuda Muda tidak mau bekerja keras dalam masa persiapan atau tidak disiplin.
"Pastinya harus memahami apa yang diinstruksikan pelatih. Beda pelatih, beda juga filosofinya. Saya rasa pemain pasti akan mengikuti arahan dan instruksi pelatih. Namun, yang pertama harus disiapkan secara individu yaitu mental. Manfaatkan atau maksimalkan persiapan menghadapi Piala Dunia nanti," ungkap pemain yang pernah membela Timnas U-17, U-19, dan U-23 ini.
Yandi Sofyan berharap pendemi virus corona segera berakhir agar adik-adiknya bisa segera berkumpul dan melakukan persiapan yang lebih matang lagi.
"Mudah-mudahan situasi pandemi ini segera berakhir secepatnya agar timnas kita bisa mempersiapkan segalanya dengan sebaik mungkin. Dengan kondisi seperti ini ya pastinya harus disiplin," tutur Yandi Sofyan.
"Karena disiplin ketika berada di luar agenda tim itu sangat sulit. Tapi, saya percaya staf pelatih juga pasti sudah memberikan pekerjaan rumah untuk para pemain tentang apa yang harus dilakukan," imbuhnya.
Disadur dari: Bola.com/Permana Kusumadijaya/Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 28 Juni 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Witan Sulaeman dalam Angka: Wonderkid Indonesia yang Sudah Debut di Eropa
Iwan Bule Pertanyakan Pengelola Stadion Madya, Susah Dipakai untuk Timnas Indonesia
Iwan Bule Ungkap Alasan Tolak Keinginan Shin Tae-yong Gelar TC di Korea Selatan
Bos PSIS Apresiasi Pertemuan PSSI dengan Shin Tae-yong
Firman Utina Bicara Piala AFF 2010: Tuduhan Suap hingga Gagal Penalti Lawan Malaysia
Resmi, Ini 6 Stadion Piala Dunia U-20 2021 Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Mees Hilgers di Heerenveen: Belum Pernah Dimainkan, Apa Alasan Sang Pelatih?
Tim Nasional 24 Oktober 2026, 18:04
-
Amar Brkic Langsung Bersinar di Borneo FC: Gol Perdana Tercipta di Panggung Asia
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



