Bedah Taktik Patrick Kluivert: Penganut Filosofi Cruyffian, Antitesis dari Shin Tae-yong!
Asad Arifin | 7 Januari 2025 10:57
Bola.net - Patrick Kluivert dilaporkan bakal menjadi pelatih Timnas Indonesia. Pria asal Belanda itu akan menggantikan tugas Shin Tae-yong yang dipecat sejak hari Senin, 6 Januari 2025 lalu.
PSSI belum mengumumkan secara resmi bahwa Kluivert akan jadi pelatih Indonesia. Namun, Ketua PSSI, Erick Thohir, menyebut bahwa pelatih baru akan diumumkan pada 12 Januari 2025 mendatang.
Jurnalis Fabrizio Romano melaporkan bahwa Kluivert telah menyepakati kontrak dengan PSSI. Eks pelatih Curacao menerima kontrak berdurasi dua tahun, dengan opsi perpanjangan selama dua tahun.
Kluivert terakhir kali melatih klub asal Turki, Adana Demirspor, pada Desember 2023 lalu. Lantas, seperti apa gambaran taktik Kluivert sebagai pelatih? Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Filosofi Cruyffian yang Dianut Kluivert

Setelah pensiun sebagai pemain, Kluivert punya banyak karier. Bukan hanya sebagai pelatih, dia pernah jadi Direktur Olahraga di PSG. Bukan hanya itu, Kluivert juga pernah jadi Penasehat Strategis untuk Timnas Curacao.
Jurnalis Shilarze Saha Roy pernah membuat ulasan tentang karier melatih Kluivert di situs resmi FIFA. Roy menyebut Kluivert menganut filosofi melatih yang diterapkan oleh Johan Cruyff. Dia adalah seorang Cruyffian.
"Kluivert selalu percaya pada gaya sepak bola menyerang dan terus menggunakan taktik yang sama dalam perannya sebagai pelatih kepala Curacao," ulas Roy.
Apa yang ditulis Roy terkonfirmasi lewat catatan statistik Kluivert sebagai pelatih. Dari 80 laga yang pernah dimainkan, tim racikan Kluivert mampu bikin 184 gol. Twente U-21 mampu bikin 116 gol dari 46 laga di bawah kendali Kluivert.
Kluivert Antitesis Shin Tae-yong
Saat melatih Curacao, tulis Roy, Kluivert mampu membujuk pemain-pemain berdarah Belanda untuk bergabung. Dia juga mengubah gaya bermain Curacao dari sepak bola reaktif menjadi lebih berorientasi menyerang.
"Curacao meninggalkan 'gaya reaktif' mereka dan mulai membangun serangan dari belakang, memainkan lebih banyak umpan di lapangan dalam upaya untuk mempertahankan penguasaan bola, dan menciptakan gerakan dengan mengandalkan umpan dan kecepatan," tulis Roy.
Merujuk pada gambaran yang dibuat Roy, filosofi Kluivert bisa dibilang sebagai antitesis Shin Tae-yong. Sebab, pelatih asal Korea Selatan itu dikenal dengan gaya pragmatis. Indonesia acap kali bertahan di area sendiri.
Catatan Statistik Melatih Patrick Kluivert

FC Twente U-21 (Agustus 11 - Mei 13)
Main: 46
Menang: 25
Imbang: 8
Kalah: 13
Gol: 116
Kebobolan: 92
Curacao (April 15 - Juni 16)
Main: 8
Menang: 3
Imbang: 2
Kalah: 3
Gol: 17
Kebobolan: 9
Curacao (Mei 21 - Oktober 21)*
Main: 6
Menang: 1
Imbang: 2
Kalah: 3
Gol: 10
Kebobolan: 8
Adana Demirspor (Juli 23 - Desember 23)
Main: 20
Menang: 8
Imbang: 6
Kalah: 6
Gol: 41
Kebobolan: 29
*Carteker
Hasil dan Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026
5 September 2024
- Jepang 7-0 China
- Australia 0-1 Bahrain
- Arab Saudi 1-1 Timnas Indonesia
10 September 2024
- China 1-2 Arab Saudi
- Timnas Indonesia 0-0 Australia
- Bahrain 0-5 Jepang
10 Oktober 2024
- Australia 3-1 China
- Bahrain 2-2 Timnas Indonesia
- Arab Saudi 0-2 Jepang
15 Oktober 2024
- Jepang 1-1 Australia
- China 2-1 Timnas Indonesia
- Arab Saudi 0-0 Bahrain
14 November 2024
- Australia 0-0 Arab Saudi
- Bahrain 0-1 China
15 November 2024
- Timnas Indonesia 0-4 Jepang
19 November 2024
- China 1-3 Jepang
- Timnas Indonesia 2-0 Arab Saudi
- Bahrain 2-2 Australia
20 Maret 2025
- Jepang vs Bahrain
- Australia vs Timnas Indonesia
- Arab Saudi vs China
25 Maret 2025
- Jepang vs Arab Saudi
- China vs Australia
- Timnas Indonesia vs Bahrain
5 Juni 2025
- Australia vs Jepang
- Bahrain vs Arab Saudi
- Timnas Indonesia vs China
10 Juni 2025
- Jepang vs Timnas Indonesia
- Arab Saudi vs Australia
- China vs Bahrain
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peluang Mees Hilgers Tembus Starting XI Heerenveen: Persaingan Sangat Ketat!
Tim Nasional 31 Agustus 2026, 18:12
LATEST UPDATE
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




