Bela Permainan Keras Timnya, Bos Vietnam: Ini Bukan Main Bola Voli!
Editor Bolanet | 29 Desember 2022 20:21
Bola.net - Pelatih Vietnam, Park Hang-seo angkat bicara soal permainan keras timnya saat melawan Malaysia di Piala AFF 2022 pada Selasa (27/12/2022). Park merasa bahwa permainan yang ditampilkan timnya masih normal dalam sepak bola.
Laga Vietnam versus Malaysia memang berjalan cukup keras sepanjang 90 menit. Kerasnya laga tersebut bahkan membuat wasit Ryuji Sato mengeluarkan dua kartu merah bagi masing-masing tim.
Park merasa bahwa benturan tidak akan pernah lepas dalam permainan sepak bola. Park juga menilai bahwa sepak bola punya aturan yang ditegakkan oleh wasit untuk membatasi kerasnya benturan dalam permainan.
“Sepak bola memiliki aturan dan wasit menegakkan aturan di lapangan. Jika tendangan melanggar aturan, pemain diperingatkan atau lebih buruk lagi, dikeluarkan. Sepak bola juga berbeda dengan bola voli, ada benturan-benturan,” ujar Park dikutip dari Newsbezer.
Bela Doan Van Hau

Salah satu momen keras yang menjadi sorotan di laga tersebut adalah saat ada sikutan dari Doan van Hau. Bek sayap Vietnam itu mencoba melindungi bola yang akan direbut penyerang Malaysia dengan sedikit sikutan keras.
Momen tersebut menimbulkan reaksi keras dari para pemain Malaysia yang merasa itu sebagai pelanggaran. Namun wasit Ryuji Sato tidak memberikan pelanggaran yang bisa menjadi penalti terhadap momen tersebut.
“Van Hau hanya berusaha menyelesaikan pekerjaannya, tetapi tidak ingin merugikan rekan-rekannya. Di level profesional, setiap pemain akan merasa seperti melindungi rekan-rekannya,” terang Park.
Dukung terus perjuangan Timnas Indonesia dengan melihat jadwal lengkap Piala AFF 2022 dan memantau hasil, klasemen, dan top skor AFF Cup 2022 hanya di Bola.net.
Kritik van Hau

Insiden sikutan tersebut ternyata berbuntut panjang setelah laga usai. Doan Van Hau dikabarkan mendapat kecaman keras dari komunitas online hingga harus menutup komentar di laman pribadinya.
Park Hang-seo merasa bek sayapnya itu tidak bermain buruk dalam laga melawan Malaysia. Meskipun begitu, Park tetap memberikan peringatan bagi Doan agar lebih menahan diri agar tidak merugikan timnya di laga selanjutnya.
“Saya tahu banyak orang mengkritik Van Hau dan saya mengerti mengapa dia terlalu banyak melakukan benturan dalam beberapa situasi. Namun saat kami bermain di lapangan, kami juga harus memahami bahwa pemain selalu bermain dalam suasana hati yang baik,” terang Park.
Selanjutnya Vietnam akan berhadapan dengan Singapura dalam laga ketiga Grup B. Park Hang-seo juga menerangkan timnya sudah mengevaluasi permainan dan merumuskan strategi melawan Singapura Jumat nanti.
Sumber: Newsbeezer
Penulis: Ahmad Daerobby
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 10 April 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Lionel Messi Sah Jadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia Sepanjang Masa
Piala Dunia 23 Juni 2026, 03:03
-
Tempat Menonton Prancis Vs Irak di Piala Dunia 2026, Selasa 23 Juni 2026
Piala Dunia 23 Juni 2026, 03:00
-
Man of the Match Argentina vs Austria: Lionel Messi
Piala Dunia 23 Juni 2026, 02:26
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Irak 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:30
-
Thomas Partey Bisa Main Melawan Inggris
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:06
-
Tempat Menonton Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026, 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:00
-
AI Tempatkan Norwegia sebagai Kuda Hitam Utama di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:42
-
Piala Dunia 2026: Keluhan Pelatih soal Fotografer Berlanjut
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:35
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Austria 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:30
-
Piala Dunia 2026: Mengapa VAR Terasa Lebih Baik Dibanding Premier League?
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









