Belanda Sempat Kesulitan, Van Gaal Salahkan Lapangan
Editor Bolanet | 8 Juni 2013 00:40
- Louis van Gaal mengakui bahwa anak asuhnya sempat kesulitan dalam laga melawan Timnas Indonesia, Jumat (07/6). Pelatih Timnas Belanda tersebut mengaku bahwa kondisi lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno menyulitkan Robin van Persie dan kawan-kawan.
Kita lihat, di babak pertama kita tidak bermain bagus. Kondisi lapangan berpengaruh pada permainan kami. Penguasaan bola kami juga tidak seperti yang diharapkan. Namun, saya bisa mengerti. Semua ini karena kondisi lapangan yang kurang bagus, ujar Van Gaal, dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Selain faktor lapangan, Van Gaal juga mengakui kokohnya benteng pertahanan Indonesia sebagai faktor yang juga menyulitkan anak asuhnya. Menurutnya, permainan bertahan yang diperagakan Boaz Solossa dan kawan-kawan sulit ditembus para penggawa De Oranje.
Sulit bagi kita menembus pertahanan Indonesia ketika sepuluh, bahkan beberapa kali sebelas, orang pemain berada di daerah pertahanan mereka. Di babak pertama, lini belakang kita juga bermain terlalu ke belakang. Di babak kedua, kita ubah strategi dan memasang pertahanan kita lebih maju, papar pelatih berusia 61 tahun ini.
Di babak pertama kita memiliki paling tidak tiga peluang emas melalui Robin van Persie. Sayang, semua belum berhasil dimanfaatkan. Di babak kedua, kita tampil lebih baik dan menghasilkan banyak peluang, tiga di antaranya bisa berbuah gol dan membuat kita menang, sambungnya.
Dalam pertandingan sebelumnya, Indonesia harus menyerah tiga gol tanpa balas dari De Oranje. Tiga gol anak asuh Louis van Gaal ini dicetak Siem de Jong pada menit 57 dan 67. Arjen Robben memantapkan kemenangan Belanda melalui solo run-nya di menit 90.[initial]
Kita lihat, di babak pertama kita tidak bermain bagus. Kondisi lapangan berpengaruh pada permainan kami. Penguasaan bola kami juga tidak seperti yang diharapkan. Namun, saya bisa mengerti. Semua ini karena kondisi lapangan yang kurang bagus, ujar Van Gaal, dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Selain faktor lapangan, Van Gaal juga mengakui kokohnya benteng pertahanan Indonesia sebagai faktor yang juga menyulitkan anak asuhnya. Menurutnya, permainan bertahan yang diperagakan Boaz Solossa dan kawan-kawan sulit ditembus para penggawa De Oranje.
Sulit bagi kita menembus pertahanan Indonesia ketika sepuluh, bahkan beberapa kali sebelas, orang pemain berada di daerah pertahanan mereka. Di babak pertama, lini belakang kita juga bermain terlalu ke belakang. Di babak kedua, kita ubah strategi dan memasang pertahanan kita lebih maju, papar pelatih berusia 61 tahun ini.
Di babak pertama kita memiliki paling tidak tiga peluang emas melalui Robin van Persie. Sayang, semua belum berhasil dimanfaatkan. Di babak kedua, kita tampil lebih baik dan menghasilkan banyak peluang, tiga di antaranya bisa berbuah gol dan membuat kita menang, sambungnya.
Dalam pertandingan sebelumnya, Indonesia harus menyerah tiga gol tanpa balas dari De Oranje. Tiga gol anak asuh Louis van Gaal ini dicetak Siem de Jong pada menit 57 dan 67. Arjen Robben memantapkan kemenangan Belanda melalui solo run-nya di menit 90.[initial]
(den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
-
After Gym Makin Simpel! Banyak Cowok Beralih ke Produk 2in1 Hair & Body
Lain Lain 6 Juni 2026, 09:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













