Bensin Pemain Indonesia Habis di Kompetisi
Editor Bolanet | 26 November 2014 08:27
- Menurut Alfred Riedl, kompetisi Indonesia Super Lague (ISL) yang terlampau panjang dan melelahkan menjadi alasan utama kegagalan Timnas Indonesia di ajang AFF Cup 2014. Akibatnya, 'bensin' pemain pun sudah terkuras habis di kompetisi.
Saya tidak ingin menyalahkan siapapun. Federasi sudah melakukan tugasnya dengan baik karena memberikan kesempatan kepada kami untuk bermain bersama, tutur Alfred Riedl. Riedl hanya mengeluhkan keutuhan tim.
Tapi kami tidak pernah mendapatkan tim yang utuh karena pemain tidak pernah bersama. Ada pemain Arema dan Persipura yang main di AFC Cup, ada pemain yang bermain di Asian Games, jabar pelatih berusia 65 tahun ini.
Karena jadwal bersama tim sudah terlampau padat, alhasil, para pemain Timnas dalam posisi kecapekan. Hanya tinggal ampas. Ini masalah bagi kami. Ketika kamu mendapatkan pemain beberapa hari sebelum turnamen, kamu tak bisa melakukan perubahan apa-apa, urai Riedl.
Padahal lawan sangat kuat, seperti Vietnam atau Filipina. Jika sudah kecapekan, tak ada taktik yang bisa membantu. Sebab kamu akan selalu tertinggal. ketika mereka tertekan, dan mereka tidak fit, lalu mereka kelelahan, mereka tak bisa berbuat apa-apa. Simple. Itu fakta, jabarnya.
Hal itu tak akan banyak mengubah permainan. Meski saya mengganti lima pemain pun, tak akan ada perubahan, tutup mantan pelatih Laos dan Vietnam ini. [initial]
(faw/mac)
Saya tidak ingin menyalahkan siapapun. Federasi sudah melakukan tugasnya dengan baik karena memberikan kesempatan kepada kami untuk bermain bersama, tutur Alfred Riedl. Riedl hanya mengeluhkan keutuhan tim.
Tapi kami tidak pernah mendapatkan tim yang utuh karena pemain tidak pernah bersama. Ada pemain Arema dan Persipura yang main di AFC Cup, ada pemain yang bermain di Asian Games, jabar pelatih berusia 65 tahun ini.
Karena jadwal bersama tim sudah terlampau padat, alhasil, para pemain Timnas dalam posisi kecapekan. Hanya tinggal ampas. Ini masalah bagi kami. Ketika kamu mendapatkan pemain beberapa hari sebelum turnamen, kamu tak bisa melakukan perubahan apa-apa, urai Riedl.
Padahal lawan sangat kuat, seperti Vietnam atau Filipina. Jika sudah kecapekan, tak ada taktik yang bisa membantu. Sebab kamu akan selalu tertinggal. ketika mereka tertekan, dan mereka tidak fit, lalu mereka kelelahan, mereka tak bisa berbuat apa-apa. Simple. Itu fakta, jabarnya.
Hal itu tak akan banyak mengubah permainan. Meski saya mengganti lima pemain pun, tak akan ada perubahan, tutup mantan pelatih Laos dan Vietnam ini. [initial]
Dukung Timnas di Piala AFF 2014
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
-
Prediksi Athletic Club vs Barcelona 8 Maret 2026
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 21:36
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:00
-
Prediksi Wrexham vs Chelsea 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 20:14














