Berkat Kejelian Ajax, Maarten Paes Terhindar dari Masalah Paspor di Liga Belanda

Ari Prayoga | 1 April 2026 20:38
Berkat Kejelian Ajax, Maarten Paes Terhindar dari Masalah Paspor di Liga Belanda
Kiper Ajax Amsterdam dan juga Timnas Indonesia, Maarten Paes. (c) dok.AFCAjax

Bola.net - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, berhasil terhindar dari persoalan paspor dan administrasi di Eredivisie berkat kecermatan serta langkah cepat yang diambil oleh Ajax Amsterdam.

Paes resmi merapat ke Ajax pada Februari 2026 usai hengkang dari FC Dallas yang berkompetisi di Amerika Serikat. Kiper berusia 26 tahun tersebut telah berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) sejak melakukan pergantian dari paspor Belanda pada April 2024.

Advertisement

Media Belanda, Voetbal International (VI), mengulas tentang isu yang sedang menjadi persoalan di Liga Belanda, dengan menyebutnya sebagai "paspoortgate".

"Pengacara dan ahli hukum dilibatkan untuk menelusuri status para pemain internasional dan mengurus izin kerja. Klub-klub untuk sementara menonaktifkan pemain," tulis VI.

"Kecuali Ajax, yang bertindak benar dengan Maarten Paes. Bahwa Maarten Paes sebagai satu-satunya pemain Eredivisie asal Indonesia juga terdaftar sebagai warga negara Indonesia, pada awalnya bukanlah maksud ketika ia bergabung pada 2 Februari 2026 dari FC Dallas," jelas VI.

1 dari 5 halaman

Debut Maarten Paes Bersama Ajax Sempat Tertunda

Debut Maarten Paes Bersama Ajax Sempat Tertunda

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes resmi bergabung dengan Ajax Amsterdam. (c) Ajax Amsterdam Official

Indonesia dan Belanda tidak mengenal kewarganegaraan ganda, sehingga pemain yang dinaturalisasi untuk menjadi WNI, seharusnya kehilangan paspor Belanda.

Aturan ini juga berlaku di Belanda. Seorang ahli hukum menjelaskan bahwa, "Tidak mungkin memiliki kewarganegaraan Indonesia dan Belanda secara bersamaan. Di Indonesia, paspor ganda tidak diperbolehkan. Di sini, warga Belanda kehilangan kewarganegaraannya begitu mereka secara sukarela dinaturalisasi menjadi warga negara lain."

Masih ingat ketika debut Maarten Paes bersama Ajax tertunda dan baru bisa masuk starting line-up pada pertengahan Februari 2026? Klub ibu kota Belanda itu sedang mengurus administrasi yang berkaitan dengan regulasi.

"Direksi memutuskan, berdasarkan temuan departemen hukum, untuk tidak mengambil risiko kesalahan administratif yang nantinya bisa berbalik merugikan. Para pelatih kecewa. Proses pengajuan izin kerja memakan waktu minimal dua minggu. Kiper kedua yang baru tidak boleh bekerja dan selama itu juga tidak bisa ikut berlatih. Paes bahkan tidak bisa berlatih sendiri di De Toekomst, karena hal itu bisa menimbulkan masalah bagi Ajax sebagai pemberi kerja. Bahkan, pada kenyataannya ia berada di Uni Eropa tanpa izin tinggal," ungkap VI.

"Setelah berdiskusi dengan direksi dan para ahli hukum, Maarten Paes pun kembali ke Amerika Serikat, tempat ia terakhir bekerja. Dari sana ia mengajukan permohonan izin tinggal sementara, visa masuk bagi orang yang ingin tinggal dan bekerja lebih dari 90 hari di Uni Eropa. Setelah stiker tersebut ditempel di paspornya, ia dapat tinggal secara legal di Belanda dan kembali terbang ke Amsterdam."

Ajax disebut proaktif berkoordinasi dengan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) terkait status Paes, bahkan menyebutkan, "Berdasarkan penyelidikan internal kemungkinan sebenarnya tidak memenuhi syarat untuk bermain, dan statusnya perlu diteliti lebih lanjut."

2 dari 5 halaman

Bermula dari Dean James

Bermula dari Dean James

Dean James ketika memperkuat Go Ahead Eagles. (c) Instagram @deanjames

Kasus ini bermula ketika NAC Breda melaporkan Go Ahead Eagles ke KNVB setelah menelan kekalahan telak 0-6 dalam pekan ke-27 Eredivisie 2025/2026 di De Adelaarshorst, Deventer, pada 15 Maret 2026.

NAC Breda mempertanyakan status fullback Go Ahead Eagles yang juga pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, yang menjadi WNI sejak Maret 2025.

Artinya, Dean James seharusnya kehilangan paspor Belanda dan tercatat sebagai pemain non-Uni Eropa (non-EU) dan harus memenuhi aturan seperti izin kerja dan gaji minimal 600 ribu euro atau setara dengan Rp11,7 miliar per tahun.

Situs Capalogy mencantumkan bahwa Dean James digaji 190 ribu euro (Rp3,7 miliar). Sedangkan Footy Stats mencatat bahwa bayaran rata-rata pemain Go Ahead Eagles hanya mencapai 184,667 ribu euro (Rp3,6 miliar) setiap tahun.

3 dari 5 halaman

Mendata 25 Pemain

Mendata 25 Pemain

Aksi Justin Hubner pada sesi latihan Timnas Indonesia (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Kini, isunya makin meluas. Eredivisie dikabarkan meminta seluruh klub untuk mendata pesepakbola yang kemungkinan tidak memenuhi syarat bermain. Kabar terbaru, sekitar 25 pemain putra dan putri telah didata oleh Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND).

"Di balik layar, para direktur klub kini menyuarakan ketidakpahaman setelah diketahui bahwa KNVB sudah diberi tahu Ajax sejak awal Februari 2026 mengenai masalah paspor Indonesia. Mereka berharap KNVB dengan informasi tersebut akan memberi tahu pihak lain," ujar VI.

"Mereka menilai federasi seharusnya lebih sigap dan aktif, mengingat banyaknya pemain internasional naturalisasi dari Indonesia, Suriname, dan Tanjung Verde. Terlebih lagi karena federasi yang sama menyarankan agar pemain tidak diturunkan selama statusnya belum jelas," paparnya.

4 dari 5 halaman

4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tidak Bisa Berlatih dan Bermain

4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tidak Bisa Berlatih dan Bermain

Selebrasi Justin Hubner. (c) dok.fortuna.sittard

Akibat dari kasus ini, beberapa klub memilih untuk menonaktifkan pemainnya. Beberapa bintang Timnas Indonesia seperti Dean James, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, hingga Tim Geypens, tidak dilibatkan dalam latihan dan pertandingan.

Maarten Paes masuk dalam pengecualian. Dia seharusnya sudah bisa kembali membela Ajax setelah jeda internasional bersama Timnas Indonesia. Terdekat, FC Twente sudah menunggu pada Minggu (5/4/2026).

Sumber: Voetbal International

Disadur dari Bola.com (Muhammad Adi Yaksa, Wiwig Prayugi) 1 April 2026

LATEST UPDATE