Drama di La Liga: Hitungan Matematika Pekan Terakhir yang Bikin Pusing Lima Tim

Drama di La Liga: Hitungan Matematika Pekan Terakhir yang Bikin Pusing Lima Tim
Kiper Rayo Vallecano, Augusto Batalla saat tampil di laga semifinal Liga Konferensi Eropa melawan Strasbourg, 8 Mei 2026. (c) AP Photo/Antonin Utz

Bola.net - Skenario pekan terakhir La Liga musim ini dipastikan bakal menyajikan drama yang sangat menegangkan. Lima tim papan bawah masih terjebak dalam ancaman degradasi menuju Segunda Division.

Kondisi tersebut membuat pertandingan pekan terakhir Liga Spanyol menjadi sangat krusial bagi kelangsungan hidup mereka. Tidak hanya di zona bawah, persaingan panas juga terjadi di papan tengah.

Lima tim lainnya tercatat masih memiliki peluang matematis untuk mengamankan tiket kompetisi Eropa. Situasi ini membuat fokus para pencinta sepak bola Spanyol akan terpecah ke banyak stadion.

Nasib setiap klub kini tidak hanya ditentukan oleh performa mereka di atas lapangan. Mereka juga harus bergantung pada hasil akhir yang diraih oleh para rival langsungnya.

Labirin Rumit di Papan Bawah

Labirin Rumit di Papan Bawah

Para pemain Mallorca merayakan gol dalam pertandingan La Liga melawan Real Madrid, Sabtu (4/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Jose Breton

RCD Mallorca yang berada di peringkat ke-19 dengan koleksi 39 poin menghadapi jalan paling terjal. Los Bermellones wajib memetik poin penuh saat menjamu Real Oviedo di Stadion Son Moix.

Kemenangan saja belum cukup karena mereka harus berharap Girona menumbangkan Elche pada laga lain. Selain itu, Mallorca butuh Getafe mengalahkan Osasuna dan Levante menahan imbang Real Betis.

Jika skenario rumit itu terjadi, Mallorca akan selamat lewat keunggulan head-to-head tiga arah. Sementara itu, Osasuna dan Elche akan menemani Real Oviedo turun kasta musim depan.

Di sisi lain, Alessio Lisci selaku juru taktik Osasuna memikul beban yang tidak kalah berat. Timnya yang mengemas 42 poin wajib menghindari kekalahan di markas Getafe demi bertahan.

Hitungan Sederhana Girona dan Skenario Elche

Hitungan Sederhana Girona dan Skenario Elche

Selebrasi pemain Girona, Azzedine Ounahi usai mencetak gol ke gawang Real Madrid, 1 Desember 2025 lalu. (c) AP Photo/Joan Monfort

Girona yang berada di peringkat ke-18 dengan 40 poin memiliki skenario yang jauh lebih simpel. Mereka hanya memiliki satu pilihan tunggal saat menghadapi Elche di Stadion Montilivi.

Pasukan Girona wajib meraih kemenangan penuh jika ingin tetap berkompetisi di La Liga. Kegagalan memetik tiga poin pada laga kandang ini akan langsung melempar mereka ke jurang degradasi.

Sementara itu, Elche yang mengantongi 42 poin hanya perlu menghindari kekalahan dari kejaran Girona. Hasil imbang sudah cukup bagi mereka untuk memperpanjang napas di kompetisi tertinggi.

Jika Elche kalah, mereka hanya bisa selamat lewat skenario pembagian poin empat arah. Hal itu terjadi jika Levante, Osasuna kalah, dan Mallorca sukses memetik kemenangan.

Tiket Eropa dan Peluang Tipis Espanyol

Tiket Eropa dan Peluang Tipis Espanyol

Selebrasi pemain Rayo Vallecano saat melawan semifinal Liga Konferensi Eropa melawan Strasbourg, 8 Mei 2026. (c) AP Photo/Antonin Utz

Peta persaingan memperebutkan peringkat ketujuh untuk tiket UEFA Conference League juga tidak kalah sengit. Getafe, Rayo Vallecano, Valencia, Real Sociedad, hingga Espanyol masih terlibat saling sikut.

Rayo Vallecano yang berada di posisi kedelapan akan lolos jika mampu menumbangkan Alaves. Skenario itu terwujud dengan syarat Getafe gagal memetik kemenangan saat menghadapi perlawanan Osasuna.

Valencia juga mengintip peluang tipis dengan wajib mengalahkan Barcelona pada pertandingan pamungkas mereka. Los Che butuh Getafe menelan kekalahan dan Rayo Vallecano gagal meraih poin penuh.

Espanyol di peringkat ke-11 memiliki kalkulasi paling rumit karena harus menang atas Real Sociedad. Mereka membutuhkan kekalahan Getafe, Rayo, Valencia, serta kemenangan Athletic Bilbao di Bernabeu.