Bersinar Bersama Timnas Indonesia Junior, Para Pemain Ini Hingga Kini Mampu Eksis di BRI Liga 1
Ari Prayoga | 17 Agustus 2022 09:55
Bola.net - Sederet prestasi membanggakan pernah diraih Timnas Indonesia di level junior, salah satunya ketima Timnas U-19 berhasil menjadi juara Piala AFF U-19 2013 silam.
Kala itu, Timnas Indonesia U-19 tampil luar biasa di Sidoarjo dengan gaya bermain Pepepa khas mereka, hingga sukses menjadi juara dengan mengalahkan Vietnam lewat adu penalti.
Lima tahun kemudian, sejarah di Sidoarjo bisa diulang. Kali ini oleh Timnas Indonesia U-16. Skuad asuhan Fakhri Husaini menjadi jawara Asia Tenggara menang atas Thailand, juga lewat adu tendangan penalti.
Hanya Evan Dimas Darmono yang masih bertahan di skuad Timnas Indonesia senior sampai saat ini. Beberapa pemain jebolan Timnas Indonesia U-19 juga masih berkibar di BRI Liga 1 2022/2023 alias liga kasta tertinggi di Indonesia.
Sementara itu dari skuad juara Piala AFF U-16 2018, hanya Ernando Ari yang saat ini bisa menembus skuad Timnas Indonesia senior. Beberapa pemain masih berjuang menembus level profesional.
Muhammad Hargianto

Indra Sjafri sempat memiliki pola cukup tetap di lini tengahnya saat menukangi Timnas Indonesia U-19. Di sana ada tiga gelandang yang hampir selalu dipakai, yakni Evan Dimas, Muhammad Hargianto, dan Zulfiandi.
Hargianto punya peran penting. Ia adalah pemain agresif dengan kemampuan bertahan dan menyerang yang sama baiknya.
Hargianto pernah merasakan bermain di Timnas Indonesia senior dengan catatan delapan assist. Namun, ia belum pernah lagi dipanggil sejak Shin Tae-yong menukangi Garuda.
Awan Setho Raharjo

Awan sebenarnya kiper cadangan di Timnas Indonesia U-19. Saat itu Indra Sjafri lebih sering memasang Ravi Murdianto atau Rully Desrian.
Namun, Awan justru mampu menjadi pemain yang lebih konsisten ketimbang dua kiper itu. Di usia yang masih 25 tahun, Awan menjadi kiper andalan sekaligus kapten Bhayangkara FC.
Di Timnas Indonesia senior, ia sudah punya empat caps. Jika terus tampil konsisten, Shin Tae-yong seharusnya pada akhirnya akan melirik kiper asal Semarang itu.
Hansamu Yama

Hansamu sempat menarik perhatian. Pada Piala AFF 2016, ia menjadi salah satu andalan di lini belakang Timnas Indonesia.
Hansamu pun sempat memegang ban kapten Timnas Indonesia senior era Simon McMenemy. Namun, performanya belakangan menurun.
Eks andalan Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2013 ini kini sedang membangun kembali kariernya bersama Persija Jakarta.
Ilham Udin Armayn

Ilham Udin nyaris selalu menjadi andalan di lini sayap Timnas Indonesia U-19 era Indra Sjafri. Pemain satu ini pun masih berkibar di level tertinggi sampai saat ini.
Namun, caps Ilham Udin di Timnas Indonesia level senior hanya bertahan di angka enam sejauh ini. Shin Tae-yong sama sekali belum meliriknya.
Persaingan di sisi winger memang sangat berat. Indonesia punya banyak stok pemain bagus di posisi tersebut.
Muhammad Fatchu Rochman
Setelah gelaran Piala AFF U-19 2022, banyak jebolan skuad Timnas Indonesia U-19 saat itu yang bergabung dengan Bhayangkara FC.
Banyak pula dari mereka yang menjadi anggota Kepolisian, termasuk Fatchu Rochman. Di klub itu, Fatchu sebenarnya terus mendapatkan kesempatan bermain.
Namun, sampai sekarang ia masih belum bisa menembus skuad Timnas Indonesia senior. Meski demikian, kesempatan itu belum tertutup bagi Fatchu.
I Putu Gede Juni Antara

Putu Gede sama dengan Awan, Hargianto, dan Fatchu Rochman. Ia bergabung dengan Kepolisian setelah menjuarai Piala AFF U-19 2013.
Sejak awal kariernya, Putu Gede pun baru memperkuat satu klub, yakni Bhayangkara FC yang merupakan klub yang berafiliasi dengan Kepolisian.
Pemain kelahiran Gianyar 27 tahun lalu ini pun sempat menembus skuad Timnas Indonesia senior. Ia bahkan sempat mengumpulkan 11 caps.
Paulo Sitanggang
Di awal kemunculannya, alumni Timnas Indonesia U-19 2013 ini mengingatkan publik pada sosok Andrea Pirlo. Permainan Paulo sangat elegan di lini tengah.
Namun, ia kesulitan bersaing untuk menembus skuad Timnas Indonesia senior. Kini, Paulo bermain untuk Persita Tangerang sebagai pemain pinjaman dari Borneo FC.
Di Persita, Paulo Sitanggang cukup menjadi andalan utama. Di BRI Liga 1 musim ini ia selalu dimainkan dari empat laga.
Zulfiandi

Pemain ini punya kemampuan spesial. Ia merupakan gelandang bertahan yang memiliki kemampuan distribusi bola yang baik.
Namun, karier Zulfiandi tak selalu berjalan mulus. Ia sempat diterpa cedera lutut yang sangat menghambat kariernya.
Kini ia kembali menemukan kepercayaan diri di Madura United. Dalam waktu dekat, seharusnya ia bisa menambah caps nya di Timnas Indonesia senior yang baru menyentuh angka 10.
Bagas Kaffa

Sedikit dari alumni juara Timnas Indonesia U-16 2018 yang bisa menembus BRI Liga 1. Apalagi mendapatkan banyak kesempatan bermain.
Bagas Kaffa mendapatkan hal itu di Barito Putera. Bahkan di musim lalu ia masuk ke dalam nominasi pemain muda terbaik.
Namun, Bagas masih harus berjuang keras untuk terus meningkatkan kariernya. Terutama agar ia bisa menembus skuad Timnas Indonesia senior.
Andre Oktaviansyah
Ande pun demikian, pemain berjuluk Kobra ini sudah mendapatkan menit bermain yang cukup banyak di Persikabo 1973 pada BRI Liga 1 2021/2022 yang lalu.
Di musim ini, Andre membuat langkah berani. Ia menerima tantangan untuk pindah ke klub besar, Persebaya Surabaya.
Andre pun harus bekerja lebih keras lagi. Bahkan untuk sekedar bisa menembus skuad Timnas Indonesia U-20 atau U-23.
Disadur dari: Bola.com (Aryo Atmaja) 17 Agustus 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
-
Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:19
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Dewa United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:13
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

