Buntut Keributan di Laga Kontrak Irak, FIFA Beri Hukuman Berat untuk Manajer Timnas Indonesia
Serafin Unus Pasi | 4 Februari 2026 14:11
Bola.net - Badan sepak bola Dunia, FIFA, baru-baru ini menjatuhkan sanksi kepada manajer Timnas Indonesia, Sumardji. Ia mendapatkan hukuman berat buntut keributan yang terjadi di laga Timnas Indonesia vs Irak beberapa bulan yang lalu.
Pada bulan Oktober 2025 kemarin, Timnas Indonesia berhadapan dengan Timnas Irak di pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Di laga itu, Skuad Garuda harus mengakui keunggulan Irak dengan skor tipis 1-0.
Di laga tersebut, sempat terjadi ketegangan antara Sumardji dan wasit Ma Ning yang memimpin jalannya laga. Manajer Timnas Indonesia itu mengkontroversi sang wasit karena ia dinilai membuat sejumlah keputusan yang merugikan Timnas Indonesia di laga tersebut.
Alhasil pada saat itu, sang wasit memberikan kartu merah kepada Sumardji dan dua pemain Timnas Indonesia lainnya, Shayne Pattynama dan Thom Haye. Buntut dari kejadian itu, Sumardji mendapatkan sanksi berat dari FIFA.
Simak detail mengenai sanksi yang didapatkan Sumardji di bawah ini.
Sanksi Berat FIFA
FIFA memutuskan untuk memberikan dua hukuman sekaligus untuk Sumardji buntut ribut-ribut di laga Irak vs Timnas Indonesia itu.
Pertama, sang manajer mendapatkan sanksi skorsing, di mana ia tidak boleh mendampingi Timnas Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, Sumardji dilarang menemani Skuad Garuda untuk total 20 pertandingan.
Selain itu, Sumardji juga dijatuhi sanksi denda uang senilai 15 ribu franc Swiss atau sekitar Rp324 juta rupiah.
PSSI Sempat Banding, Tapi Gagal
Sanksi FIFA untuk Sumardji ini sebenarnya sudah lama diumumkan oleh FIFA. Namun PSSI sempat mencoba melakukan banding.
Usaha banding itu sudah dilakukan sejak akhir tahun 2025 kemarin. Namun sayang banding itu ditolak, dan Sumardji harus menjalani hukuman tersebut dalam waktu dekat ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Ekuador vs Curacao: Eloy Room
Piala Dunia 21 Juni 2026, 09:04
-
Soal Rumor Cristian Romero Merapat ke MU, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 21 Juni 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
-
Mau Bintang Timnas Belanda Ini, MU Harus Setor Segini ke West Ham
Liga Inggris 21 Juni 2026, 15:30
-
Manchester United Cari Striker Baru, Bakal Balikan dengan Sang Mantan?
Liga Inggris 21 Juni 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28






