Buntut Kerusuhan SUGBK, Malaysia Sodorkan Berkas Tebal Penuh Aduan ke FIFA
Yaumil Azis | 13 September 2019 08:38
Bola.net - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) belum bisa melepaskan kisruh yang terjadi di Stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Kamis, (5/9/2019). Baru-baru ini, mereka secara resmi menyerahkan aduan perihal insiden tersebut kepada FIFA.
Pada pertandingan pertama Grup G putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia itu, suporter Malaysia dan bahkan terselip sang Menpora, Syed Saddiq, menerima perlakuan tak menyenangkan dari oknum pendukung tim tuan rumah.
Suporter tim Harimau Malaya mendapatkan lemparan batu, botol, hingga bom asap baik di dalam maupun luar stadion.
FAM tak tinggal diam dengan insiden itu. Induk organisasi sepak bola Malaysia itu menilai PSSI gagal menjamin keselamatan tim, ofisial, hingga rombongan suporter yang melakoni away ke Jakarta, seperti yang sudah jadi perhatian sebelum pertandingan.
FAM sudah melaporkan insiden ini ke AFC pada Jumat (6/9/2019) serta menginformasikan kepada badan konfederasi sepak bola Asia itu jika mereka akan melanjutkan laporan ke FIFA.
Langkah itu dilakukan FAM pada Selasa malam (10/9/2019). Seperti dilansir dari Berita Harian, Sekjen FAM, Stuart Ramalingam, menjelaskan surat aduan FAM ke FIFA itu setebal 18 halaman.
Tak hanya berupa dokumen tertulis, laporan ke FIFA juga disertai bukti-bukti lain.
"FIFA sudah menerima laporan dari pengawas pertandingan dan pejabat keamanan. Laporan atau aduan yang kami buat, untuk melengkapi, yang mungkin belum mereka terima dari pengawas pertandingan," ujar Stuart.
"Kami juga sertakan bukti, antara lain link video dan foto insiden, baik di dalam maupun luar stadion," lanjutnya.
"Bukti itu kami peroleh dari beberapa sumber, termasuk yang beredar di media sosial. Kami percaya FIFA dan AFC akan membuat keputusan terbaik sesuai evaluasi mereka berdasarkan bukti yang tersedia," imbuh Stuart.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Menanti Sanksi
Belum diketahui kapan keputusan FIFA-AFC itu akan turun. Namun, kemungkinan besar Indonesia, dalam hal ini PSSI, akan menerima sanksi denda serta sanksi lain yang belum diketahui bentuknya.
Di sisi lain, FAM juga pernah mengalami nasib serupa, yakni terkena sanksi akibat ulah suporter. Pada September 2015, suporter Timnas Malaysia meluapkan kekecewaan saat laga kualifikasi Piala Dunia 2018 kontra Arab Saudi di Stadion Bukit Jalil.
Dampaknya, FIFA menghukum FAM dengan sanksi denda mencapai 40 ribu francs swiss (Rp566,3 juta) dan menggelar satu pertandingan internasional tanpa penonton.
Sumber: Berita Harian
Dilansir dari: Bola.com/Penulis Aning Jati/Editor Rizki Hidayat
Published: 12 September 2019
Baca Juga:
Pemain Timnas Indonesia Disarankan Ikut Pendidikan Lemhanas
Hadapi Indonesia, Thailand Waspadai Pergerakan Beto Goncalves
Pemain Thailand Soroti Agresivitas Suporter Indonesia
Kapten Timnas Indonesia: Meski Dikritik, Kami Siap Kalahkan Thailand
Indonesia vs Thailand: PSSI Akan Perketat Pengamanan di SUGBK
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST UPDATE
-
Botol Minum Bikin FIFA Bingung
Piala Dunia 7 Juni 2026, 14:33
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













