Cerita Zulfiandi Soal Mantan Pelatihnya di Timnas Indonesia: Ketegasan Indra Sjafri hingga Kangen Lu
Ari Prayoga | 24 September 2020 15:45
Bola.net - Sejak namanya diorbitkan Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-19, Zulfiandi hampir selalu menjadi andalan di lini tengah Skuad Garuda, baik di level U-22 hingga senior.
Gaya bermain sederhana yang menjadi karakter Zulfiandi mampu memikat hati para mantan pelatih Timnas Indonesia, dari Indra Sjafri hingga Luis Milla.
Sosok Indra Safri dan Luis Milla bisa dibilang memberikan pengaruh besar terhadap karier Zulfiandi, terutama ketika membela Timnas Indonesia. Indra Sjafri merupakan sosok pelatih yang menemukannya di level junior, dan Luis Milla melihat potensi pemain asal Aceh itu hingga mengasahnya menjadi gelandang bertahan yang lebih baik.
Bicara soal sosok Indra Sjafri, pelatih yang membawanya merasakan gelar juara untuk pertama kalinya di level internasional bersama Timnas Indonesia U-19, Zulfiandi mengingat masa mudanya itu bersama sang pelatih yang dianggapnya punya ketegasan yang luar biasa.
"Dari awal saya mengenalnya, Coach Indra itu tegas. Dia memang layak untuk memegang pemain muda. Ketika ditangani Coach Indra, saya mengakui ada rasa takut. Jadi memang kalau pemain muda itu harus ditangani oleh seorang pelatih yang tegas dan bikin pemain takut, karena dengan begitu para pemain akan lebih serius. Kalau pelatih suka bercanda, nanti para pemain malah bercanda terus," ujar Zulfiandi dalam channel youtube Ichsan Maulana.
Namun, Zulfiandi mengakui Indra Sjafri adalah sosok yang sangat perhatian kepada para pemainnya, terutama ketika berada di luar lapangan. Ketegasan ketika melatih dan dalam pertandingan seakan berbeda jauh dengan ketiga berada di luar lapangan.
"Saat itu kalau salah passing dia bisa marah-marah. Kita tidak boleh membuat kesalahan kecil. Kalau ada pemain yang larinya pelan-pelan bisa dibilang kayak bebek. Namun, dia juga sangat dekat dengan para pemain di luar lapangan. Dia sering bertanya langsung kepada para pemain soal kondisi dan perasaan saat itu," kisah pemain yang kini berstatus sebagai gelandang Madura United itu.
"Saya juga pernah dimarahi. Tapi, kalau sudah mengerti apa yang ia mau dan mengerti bagaimana karakternya, pasti sebagai pemain kita bisa memahaminya dan tinggal memperbaikinya saja," lanjut Zulfiandi.
Kangen Luis Milla
Selain Indra Sjafri, pelatih yang cukup dikenang oleh Zulfiandi adalah Luis Milla. Pelatih asal Spanyol itu menangani Zulfiandi ketika mempersiapkan Timnas Indonesia U-23 untuk Asian Games 2018. Ketika bicara soal Luis Milla, Zulfiandi mengaku sosok pelatih yang satu ini membuatnya rindu.
"Saya sangat kangen. Bukan karena saya sempat dipuji olehnya, tapi karena saya pernah dilatih dia dan merasa belum pernah dilatih oleh seorang pelatih yang begitu detail. Luis Milla selalu detail memberikan arahan ketika kami harus bertahan atau bergerak di lapangan," ujar Zulfiandi.
"Ia pantas dirindukan. Dengan prestasi yang dia bawa ke sini, itu lebih dari cukup. Ketika tampil di Asian Games 2018, lawan kami bukan hanya negara ASEAN, tapi Asia seperti Uzbekistan, Palestina, dan tim-tim yang sebelumnya sudah bisa diprediksi bisa mengalahkan kami. Namun, ketika dia melatih kami, benar-benar rasanya kami bisa mengimbangi permainan lawan-lawan kami," kisah pemain yang kini sudah berusia 25 tahun itu.
Begitu rindunya terhadap Luis Milla, Zulfiandi mengaku berharap bisa mendapatkan kesempatan dilatih lagi oleh pelatih asal Spanyol itu suatu saat nanti, entah jika Luis Milla kembali ke Timnas Indonesia atau melatih sebuah klub di Indonesia.
"Saya berharap bisa dilatihnya lagi. Harapannya selama saya masih berkarier di tim nasional atau mungkin kalau dia bergabung dengan klub di sini. Saya masih ingin dilatih olehnya, karena banyak ilmu yang bisa didapatkan darinya," ujar Zulfiandi.
Disadur dari: Bola.com (Benediktus Gerendo Pradigdo)
Dipublikasi: 24 September 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 31 Agustus 2026, 09:24
-
Timnas Indonesia Lawan Malaysia 28 September di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 28 Agustus 2026, 07:12
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


