Danurwindo Puji Radja Nainggolan Yang Tampil Maksimal
Editor Bolanet | 19 Juni 2013 21:15
- Publik sepak bola Indonesia patut rasanya mengacungkan jempol pada pemain Liga Italia asal klub Cagliari, Radja Nainggolan.
Meski kondisinya tidak fit, Radja tetap tampil penuh bersama timnya Jakarta All Stars menghadapi tim nasional Indonesia U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (19/6) petang.
Akibatnya, Radja yang merasa kelelahan, mengalami tegang pada otot kaki tidak lama usai pertandingan berakhir. Tak ayal, dirinya harus mengerang kesakitan ketika memberikan keterangan pada pekerja media. Untungnya, kejadian tersebut tidak berlangsung lama. Sebab, mendapatkan penanganan langsung dari fisioterapis Timnas, Mathias Ibo.
Radja memang mengalami kelelahan saat pertandingan. Namun, dia tidak ingin diganti karena keinginannya memberikan penampilan terbaik bagi penggemar sepak bola di Tanah Air, terang pelatih Jakarta All Star, Danurwindo.
Radja juga sempat berbicara kepada saya jika masih jet lag. Kemudian, dia sudah lama tidak melakukan pertandingan lantaran kompetisi di Serie-A (Liga Italia) sedang libur, sambungnya.
Ketika memberikan sambutan, Radja Nainggolan membenarkan jika tidak ingin diganti pada pertandingan tersebut akibat ingin menikmati pertandingan. Uniknya, Radja Nainggolan menjadi bintang pertandingan lantaran mampu mencetak gol tunggal pada menit ke-45 melalui tendangan spektakuler dari luar kotak penalti. Laju bola yang sangat deras, tidak mampu diselamatkan penjaga gawang Adixie Lenzivio.
Sebagai bentuk penghargaan kepada Radja, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo memberikan jersey bernama punggung Roy Suryo dan bernomor 7.
Saya sangat menikmati pertandingan sekalipun kondisi saya hanya 50 persen. Ini pertama kali saya hadir di Indonesia, pungkasnya. (esa/dzi)
Meski kondisinya tidak fit, Radja tetap tampil penuh bersama timnya Jakarta All Stars menghadapi tim nasional Indonesia U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Rabu (19/6) petang.
Akibatnya, Radja yang merasa kelelahan, mengalami tegang pada otot kaki tidak lama usai pertandingan berakhir. Tak ayal, dirinya harus mengerang kesakitan ketika memberikan keterangan pada pekerja media. Untungnya, kejadian tersebut tidak berlangsung lama. Sebab, mendapatkan penanganan langsung dari fisioterapis Timnas, Mathias Ibo.
Radja memang mengalami kelelahan saat pertandingan. Namun, dia tidak ingin diganti karena keinginannya memberikan penampilan terbaik bagi penggemar sepak bola di Tanah Air, terang pelatih Jakarta All Star, Danurwindo.
Radja juga sempat berbicara kepada saya jika masih jet lag. Kemudian, dia sudah lama tidak melakukan pertandingan lantaran kompetisi di Serie-A (Liga Italia) sedang libur, sambungnya.
Ketika memberikan sambutan, Radja Nainggolan membenarkan jika tidak ingin diganti pada pertandingan tersebut akibat ingin menikmati pertandingan. Uniknya, Radja Nainggolan menjadi bintang pertandingan lantaran mampu mencetak gol tunggal pada menit ke-45 melalui tendangan spektakuler dari luar kotak penalti. Laju bola yang sangat deras, tidak mampu diselamatkan penjaga gawang Adixie Lenzivio.
Sebagai bentuk penghargaan kepada Radja, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo memberikan jersey bernama punggung Roy Suryo dan bernomor 7.
Saya sangat menikmati pertandingan sekalipun kondisi saya hanya 50 persen. Ini pertama kali saya hadir di Indonesia, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















