Daya Juang Timnas Senior Dapat Pujian
Editor Bolanet | 11 September 2012 19:32
- Timnas Indonesia senior memang belum berhasil meraih kemenangan dari Timnas Korea Utara, dalam laga uji coba bertajuk SCTV Cup di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (10/9).
Tim besutan Nil Maizar tersebut, kemasukan dua gol tanpa balas. Masing-masing gol dicetak Park Song Chol pada menit ke-65 dan Jong Il Gwan menit ke-75.
Meski begitu, Manajer Timnas Habil Marati justru mengaku puas. Dirinya mengungkapkan, tidak habis-habisnya melontarkan pujian atas penampilan para pemain yang tengah dipersiapkan dalam ajang Piala AFF 2012 tersebut.
Dalam pandangannya, Irfan Bachdim dan kawan-kawan mampu bermain sederhana dan mengalirkan bola dengan efektif. Sehingga, benar-benar merepotkan tim besutan Yun Jong Su.
Selain itu, mereka juga tampil penuh rasa percaya diri, tidak takut membuat kesalahan dan tanpa beban. Timnas senior juga mampu menguasai permainan di lapangan, untuk prosentasenya sebesar fifty-fifty, ujarnya.
Habil menilai, meski terlihat letih mengatasi perlawanan Collima -julukan Korea Utara, para pemain tidak ingin menyerah begitu saja. Sehingga, selalu berusaha untuk mendapatkan bola.
Jujur saja, selama ini saya belum pernah melihat permainan Timnas yang begitu luar biasa. Saya pun dibuat merinding dengan daya juang mereka, imbuhnya.
Karena itu, Habil pun membanding-bandingkan ketika Timnas senior beruji coba lawan CF, di SUGBK, Jakarta, Sabtu (4/8).
Tampil mengandalkan para pemain Indonesia Super League (ISL) seperti Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, dan Firman Utina, Timnas senior kemasukan 5 gol tanpa berhasil membalas. Kala itu, gol yang terjadi dibuat Pablo Piatti di menit ke-5, Francisco Alcacer menit ke-13 dan 55, Ricardo Costas menit ke-25, dan Pablo Hernandes menit ke-51.
Sungguh luar biasa kita kalah dari Korea Utara dengan skor 2-0. Bayangkan, kalau tampil mengandalkan para pemain yang memilki egoisme tinggi, kita bisa kebobolan 10-0, ketusnya.
Karena itu, kita tidak butuh pemain yang mengaku-aku punya nama besar dan memiliki ego tinggi. Sebab, yang dibutuhkan hanyalah pemain yang mengerti aturan, bahwa Tmnas yang sah adalah bentukan PSSI dan bukan KPSI, tuntasnya. (esa/dzi)
Tim besutan Nil Maizar tersebut, kemasukan dua gol tanpa balas. Masing-masing gol dicetak Park Song Chol pada menit ke-65 dan Jong Il Gwan menit ke-75.
Meski begitu, Manajer Timnas Habil Marati justru mengaku puas. Dirinya mengungkapkan, tidak habis-habisnya melontarkan pujian atas penampilan para pemain yang tengah dipersiapkan dalam ajang Piala AFF 2012 tersebut.
Dalam pandangannya, Irfan Bachdim dan kawan-kawan mampu bermain sederhana dan mengalirkan bola dengan efektif. Sehingga, benar-benar merepotkan tim besutan Yun Jong Su.
Selain itu, mereka juga tampil penuh rasa percaya diri, tidak takut membuat kesalahan dan tanpa beban. Timnas senior juga mampu menguasai permainan di lapangan, untuk prosentasenya sebesar fifty-fifty, ujarnya.
Habil menilai, meski terlihat letih mengatasi perlawanan Collima -julukan Korea Utara, para pemain tidak ingin menyerah begitu saja. Sehingga, selalu berusaha untuk mendapatkan bola.
Jujur saja, selama ini saya belum pernah melihat permainan Timnas yang begitu luar biasa. Saya pun dibuat merinding dengan daya juang mereka, imbuhnya.
Karena itu, Habil pun membanding-bandingkan ketika Timnas senior beruji coba lawan CF, di SUGBK, Jakarta, Sabtu (4/8).
Tampil mengandalkan para pemain Indonesia Super League (ISL) seperti Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, dan Firman Utina, Timnas senior kemasukan 5 gol tanpa berhasil membalas. Kala itu, gol yang terjadi dibuat Pablo Piatti di menit ke-5, Francisco Alcacer menit ke-13 dan 55, Ricardo Costas menit ke-25, dan Pablo Hernandes menit ke-51.
Sungguh luar biasa kita kalah dari Korea Utara dengan skor 2-0. Bayangkan, kalau tampil mengandalkan para pemain yang memilki egoisme tinggi, kita bisa kebobolan 10-0, ketusnya.
Karena itu, kita tidak butuh pemain yang mengaku-aku punya nama besar dan memiliki ego tinggi. Sebab, yang dibutuhkan hanyalah pemain yang mengerti aturan, bahwa Tmnas yang sah adalah bentukan PSSI dan bukan KPSI, tuntasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jay Idzes Cedera Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Bagaimana Kondisinya?
Tim Nasional 15 September 2026, 18:32
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Fulham vs Man Utd di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 21:15
-
Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid di La Liga, 20 September 2026
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:05
-
Tampil Impresif di Awal Musim, Xavi Espart Dapat Kontrak Baru dari Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:00
-
Hansi Flick Sebut Raphinha Kapten Terbaik Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 19:09
-
Link Streaming Man City vs Sunderland di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:45
-
Link Streaming Bournemouth vs Liverpool di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persijap vs Persib, 20 September 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:59
-
Hasil BRI Super League: Dua Kartu Merah Warnai Laga, Borneo FC Tekuk Bali United 1-0
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:31
-
Hasil BRI Super League: Dewa United Tekuk PSS Sleman dan Naik ke Puncak Klasemen
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:28
-
Karate Tambah Satu Medali Perunggu bagi Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 16:43
-
Sumaya Sumbang Perak untuk Indonesia dari Teqball Putri di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 16:34
-
Mourinho dan Simeone Kembali Bertemu di Derby Madrid Setelah 12 Tahun
Liga Spanyol 20 September 2026, 15:52
-
Ini Alasan Declan Rice Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Kalah dari Brighton
Liga Inggris 20 September 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 September 2026, 14:50
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





