Deretan Keputusan Kontroversial Wasit Ahmed Al-Kaf yang Rugikan Timnas Indonesia Saat Menghadapi Bahrain
Serafin Unus Pasi | 11 Oktober 2024 02:42
Bola.net - Nama Ahmed Al-Kaf mendadak ramai dibicarakan di jagad media sosial. Wasit asal Oman itu mendapatkan banyak cacian terutama dari warganet Indonesia.
Timnas Indonesia baru saja bertandang ke markas Bahrain National Stadium. Mereka berhadapan dengan Timnas Bahrain di pertandingan ketiga grup C Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Al Kaf ditunjuk sebagai pengadil di pertandingan ini. Wasit asal Oman itu dipercaya memimpin pertandingan yang menegangkan tersebut.
Di laga ini, Timnas Indonesia sebenarnya nyaris menang dengan skor 2-1. Namun sayang Bahrain mampu menyamakan kedudukan beberapa detik jelang berakhirnya laga.
Namun di pertandingan ini, Al Kaf dinilai membuat sejumlah keputusan yang merugikan Timnas Indonesia. Apa saja itu?
Berikut adalah daftar keputusan kontroversial Ahmed Al Kaf di laga Bahrain vs Indonesia.
Gampang Beri Pelanggaran Bagi Indonesia
Keputusan kontroversial pertama Al Kaf di laga ini karena ia dengan mudah memberikan pelanggaran kepada Timnas Indonesia.
Sepanjang laga tersebut, Indonesia tercatat membuat 27 pelanggaran kepada pemain Bahrain. Namun Al Kaf banyak memberikan pelanggaran yang terlalu ringan bagi Indonesia.
Pasalnya banyak kontak fisik yang dilakukan pemain Timnas Indonesia kepada pemain Bahrain itu tergolong minim, namun sang wasit dengan mudah meniup peluit untuk memberikan tendangan bebas kepada Bahrain.
Minim Beri Pelanggaran Bagi Bahrain
Ketika Indonesia kerap diberikan pelanggaran, Al Kaf tidak melakukan hal yang sama kepada Bahrain.
Padahal di laga ini, Bahrain juga bermain tidak kalah keras ke Indonesia. Beberapa tekel dan kontak fisik dilakukan kepada pemain Indonesia, namun Bahrain hanya mendapatkan 10 pelanggaran di laga ini.
Yang paling mengejutkan adalah bagaimana Al Kaf tidak menghentikan laga saat Marselino Ferdinan terjatuh dan tidak memberikan pelanggaran kala Rafael Struick dilanggar dua kali oleh pemain Bahrain.
Tambahan Waktu 6 Menit, tapi Molor hingga 10 Menit
Salah satu keputusan paling kontroversial dari wasit Al Kaf di laga ini adalah memberi tambahan waktu yang terlalu lama tanpa alasan yang jelas pada babak kedua.
Saat pertandingan memasuki menit ke-90, tambahan waktu pertandingan ini ditetapkan selama enam menit. Namun pada prakteknya, tambahan waktu di atas lapangan berlangsung hingga 10 menit.
Keputusan ini cenderung aneh, karena selama masa injury time tidak ada kejadian yang berpotensi memanjangkan masa injury time.
Akibat keputusan ini, Timnas Indonesia dirugikan karena Bahrain mampu menyamakan kedudukan di menit 90+9, di mana seharusnya laga sudah berakhir sebelum itu.
Langsung Hentikan Laga
Keputusan kontroversial terakhir sang wasit adalah ia langsung menghentikan laga seusai kick off gol kedua Bahrain.
Usai Bahrain mencetak gol, pertandingan sempat tertunda beberapa menit. Pasalnya VAR masih memeriksa gol kedua Mohamed Marhoon itu karena terindikasi offside.
Namun sang wasit bukannya memberikan waktu tambahan untuk mengkompensasi pemeriksaan VAR itu, namun alih-alih ia langsung menghentikan laga usai kick off.
Bakal Protes
PSSI melalui salah satu EXCO mereka, Arya Sinulingga menegaskan bahwa PSSI tidak terima dengan kepemimpinan Al-Kaf tersebut.
Ia memastikan PSSI akan mengajukan protes kepada AFC untuk menindaklanjuti kepemimpinan sang wasit.
"Ya, kami kirim surat protes. Kami sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit. Seperti menambah waktu sampai Bahrain menciptakan gol," ujar anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga kepada wartawan.
Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

