Di Malaysia, Timnas Terancam Tanpa Matias Ibo
Editor Bolanet | 7 November 2012 01:58
- Tim Nasional terancam tidak didampingi fisioterapinya, Matias Ibo, ketika tampil di ajang Piala AFF 2012. Itu menyusul peringatan yang dikeluarkan Ibo kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia () sekaligus manajemen Timnas jika tidak memenuhi hak-haknya.
Fisioterapis jebolan Universitas Thim Van Der Laan, Utrecht, Belanda, jurusan Sport Physiotherapists itu mengaku gajinya sudah lima bulan tidak dibayarkan, Selain itu, peralatan medis yang ditalanginya sebesar sekitar Rp 30 juta belum mendapatkan penggantian.
Dari tagihan yang saya minta untuk dilunasi, baru dibayarkan 50 persennya. Itu pun setelah saya melakukan aksi mogok. Karena itu, saya berharap PSSI juga memikirkan nasib saya, ujar pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 6 Desember 1978 tersebut.
Dikatakannya lagi, PSSI dan manajemen Timnas harus segera melunasinya sebelum bertolak ke Malaysia. Sebagai catatan, ajang Piala AFF digelar pada 24 Nopember-22 Desember 2012. Indonesia berada di grup B bersama tuan rumah Malaysia, Singapura dan Laos. Sementara itu, grup A diisi tuan rumah Thailand, Vietnam, Filipina dan Myanmar. Pertandingan Vietnam lawan Myanmar, akan menjadi pembuka grup A pada 24 Nopember 2012 di Thailand, sedangkan pertandingan Indonesia lawan Laos tersaji di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, sebagai awal laga grup B pada 25 Nopember 2012.
Saya memang mencintai Timnas, namun kalau ditelantarkan untuk apa saya bertahan. Hidup ini tentu harus realistis, lanjutnya.
Tidak hanya itu saja, bahkan Ibo bercerita terkait kesejahteraan yang tidak merata. Misal, dilanjutkannya, ketika para pemain mendapatkan fasilitas seperti BlackBerry dari manager Habil Marati.
Saya dan beberapa pengurus lainnya tidak mendapatkan hal serupa. Hal seperti itu tidak bisa dianggap sepele sebab bisa mengganggu keutuhan skuad. Sikap pilih kasih harus dihilangkan. Semua yang ada di dalam tim memiliki peran penting, pungkasnya. (esa/gia)
Fisioterapis jebolan Universitas Thim Van Der Laan, Utrecht, Belanda, jurusan Sport Physiotherapists itu mengaku gajinya sudah lima bulan tidak dibayarkan, Selain itu, peralatan medis yang ditalanginya sebesar sekitar Rp 30 juta belum mendapatkan penggantian.
Dari tagihan yang saya minta untuk dilunasi, baru dibayarkan 50 persennya. Itu pun setelah saya melakukan aksi mogok. Karena itu, saya berharap PSSI juga memikirkan nasib saya, ujar pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 6 Desember 1978 tersebut.
Dikatakannya lagi, PSSI dan manajemen Timnas harus segera melunasinya sebelum bertolak ke Malaysia. Sebagai catatan, ajang Piala AFF digelar pada 24 Nopember-22 Desember 2012. Indonesia berada di grup B bersama tuan rumah Malaysia, Singapura dan Laos. Sementara itu, grup A diisi tuan rumah Thailand, Vietnam, Filipina dan Myanmar. Pertandingan Vietnam lawan Myanmar, akan menjadi pembuka grup A pada 24 Nopember 2012 di Thailand, sedangkan pertandingan Indonesia lawan Laos tersaji di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, sebagai awal laga grup B pada 25 Nopember 2012.
Saya memang mencintai Timnas, namun kalau ditelantarkan untuk apa saya bertahan. Hidup ini tentu harus realistis, lanjutnya.
Tidak hanya itu saja, bahkan Ibo bercerita terkait kesejahteraan yang tidak merata. Misal, dilanjutkannya, ketika para pemain mendapatkan fasilitas seperti BlackBerry dari manager Habil Marati.
Saya dan beberapa pengurus lainnya tidak mendapatkan hal serupa. Hal seperti itu tidak bisa dianggap sepele sebab bisa mengganggu keutuhan skuad. Sikap pilih kasih harus dihilangkan. Semua yang ada di dalam tim memiliki peran penting, pungkasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Kylian Mbappe: Emangnya Cuma Kalian yang Bisa Main Kotor, Paraguay!
Piala Dunia 5 Juli 2026, 07:45
-
Lionel Messi dan Bayang-bayang Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:26
-
Man of the Match Paraguay vs Prancis: Orlando Gill
Piala Dunia 5 Juli 2026, 06:11
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












