Dilarang Main Medsos! Kebijakan Ketat Kurniawan demi Fokus Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026
Asad Arifin | 16 April 2026 06:31
Bola.net - Timnas Indonesia U-17 tengah berjuang di ajang Piala AFF U-17 2026 dengan performa yang menjanjikan. Pada laga pembuka, Garuda Muda tampil dominan dengan kemenangan 4-0 atas Timor Leste.
Hasil tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi laga berikutnya. Indonesia dijadwalkan bertemu Malaysia pada matchday kedua di Stadion Gelora Joko Samudro, Kamis (16/4) malam WIB.
Di tengah persiapan tersebut, pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menerapkan kebijakan khusus bagi para pemain. Aturan ini bertujuan menjaga fokus tim selama turnamen berlangsung.
Langkah tersebut tidak lepas dari usia pemain yang masih sangat muda. Mereka dinilai rentan terhadap distraksi, terutama dari luar lapangan.
Karena itu, Kurniawan mengambil keputusan tegas dengan membatasi penggunaan ponsel dan melarang akses media sosial. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas mental tim.
Larangan Media Sosial Selama Turnamen

Kurniawan secara tegas melarang pemainnya mengakses media sosial selama turnamen berlangsung. Ia menilai hal tersebut bisa mengganggu konsentrasi pemain.
Komentar negatif maupun tekanan dari publik berpotensi memengaruhi mental pemain muda. Karena itu, akses terhadap media sosial ditutup sepenuhnya.
"Memang ada. Dalam aturan selama pemusatan latihan (TC), kami membatasi penggunaan telepon hanya 2-3 jam per hari," buka Kurniawan.
"Khusus di kejuaraan seperti AFF maupun AFC, pemain dilarang membuka media sosial apa pun. Ini bagian dari pengorbanan mereka," imbuh Kurniawan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap pemain. Fokus utama mereka adalah pertandingan, bukan distraksi eksternal.
Antisipasi Gangguan Mental Pemain Muda

Kurniawan menyadari bahwa faktor mental menjadi aspek krusial dalam perkembangan pemain muda. Karena itu, ia tidak ingin mengambil risiko.
Meski percaya dengan kekuatan mental anak asuhnya, ia tetap merasa perlu melakukan langkah pencegahan. Hal ini dilakukan demi menjaga stabilitas performa.
"Kami tidak bisa sepenuhnya mengontrol mentalitas atau pikiran pemain, jadi kami antisipasi dengan membatasi hal tersebut agar mereka tetap fokus," katanya.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa aspek psikologis mendapat perhatian serius dalam tim. Tidak hanya soal teknik dan taktik, tetapi juga kesiapan mental.
Lingkungan yang kondusif menjadi kunci agar pemain bisa berkembang secara optimal. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan kondisi tersebut.
Aturan Berlaku untuk Seluruh Tim

Menariknya, kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi pemain. Seluruh elemen tim, termasuk staf ofisial, juga harus mematuhinya.
Kurniawan ingin memastikan bahwa semua pihak berada dalam satu frekuensi yang sama. Fokus penuh pada turnamen menjadi prioritas utama.
"Aturan ini tidak hanya berlaku untuk pemain, tetapi juga seluruh staf ofisial. Jadi semua yang ada di tim benar-benar fokus untuk kejuaraan," tutup Kurniawan.
Pendekatan kolektif ini memperkuat solidaritas dalam tim. Semua individu memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga fokus.
Baca Ini Juga
Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto Berpotensi Lakukan Rotasi Pemain
Kurniawan Puji 2 Pilar Timnas Indonesia U-17, Peres Tjoe dan Chico Yarangga: Bukti Talenta Papua tak Pernah Habis
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia di Piala AFF U-17 2026 Hari Ini, Kamis 16 April 2026: Tayang di Mana?
Bongkar Strategi Malaysia! Kurniawan Curiga Harimau Malaya Parkir Bus dengan 5 Bek, Timnas Indonesia U-17 Siapkan Senjata Mematikan
Garuda Waspada! Kurniawan Bongkar Kekuatan Tersembunyi Malaysia U-17 Jelang Duel Panas Lawan Timnas Indonesia U-17
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Urung Datangkan Enzo Fernandez, Haruskah Jose Mourinho Kecewa?
Liga Spanyol 3 September 2026, 13:45
-
5 Pemain Persija Cedera Jelang Pekan ke-1 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 21:16
-
Alex Martins Belum Pasti Bela Persebaya di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 20:24
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
-
Hasil BRI Super League: 4-0, Sepak Sudut Arema FC Sukses Hancurkan Isenmulang!
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:29
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persija Jakarta 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:13
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persita 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 17:07
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


