Dipecat PSSI dan BTN, Ini Kata Indra Sjafri
Editor Bolanet | 3 November 2014 15:27
- Indra Sjafri menyatakan menerima keputusan pemberhentian dirinya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-19 yang dikeluarkan oleh PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN).
Kalau dinilai gagal dan kemudian saya dipecat, tidak masalah. Tentunya, saya tetap mengucapkan terimakasih. Baik kepada PSSI, BTN, pemain, ofisial dan para pendukung. Sebab selama ini, selama dua tahun, saya mendapatkan banyak pengalaman berharga. Saya doakan para pemain terus maju dan berkembang, kata Indra Sjafri.
Banyak pekerjaan di luar PSSI. Baik itu di SSB dengan tetap mencari pemain-pemain muda atau apapun. Intinya, saya tidak mempermasalahkan pemecatan ini. Ke depannya, banyak yang bisa kita kerjakan, lanjutnya.
Sebelumnya, Indra Sjafri harus menanggalkan posisinya sebagai pelatih kepala Timnas U-19. Indra dinilai sudah gagal memenuhi target mencapai babak semifinal di Piala Asia U-19 2014. Garuda Jaya menorehkan hasil buruk dengan menempati posisi juru kunci Grup B tanpa raihan poin.
Hasil tersebut otomatis membuat Indonesia tersingkir lebih awal dan tidak mencapai target meraih satu tiket ke Piala Dunia U-20 2015 di Selandia Baru. [initial]
(esa/pra)
Kalau dinilai gagal dan kemudian saya dipecat, tidak masalah. Tentunya, saya tetap mengucapkan terimakasih. Baik kepada PSSI, BTN, pemain, ofisial dan para pendukung. Sebab selama ini, selama dua tahun, saya mendapatkan banyak pengalaman berharga. Saya doakan para pemain terus maju dan berkembang, kata Indra Sjafri.
Banyak pekerjaan di luar PSSI. Baik itu di SSB dengan tetap mencari pemain-pemain muda atau apapun. Intinya, saya tidak mempermasalahkan pemecatan ini. Ke depannya, banyak yang bisa kita kerjakan, lanjutnya.
Sebelumnya, Indra Sjafri harus menanggalkan posisinya sebagai pelatih kepala Timnas U-19. Indra dinilai sudah gagal memenuhi target mencapai babak semifinal di Piala Asia U-19 2014. Garuda Jaya menorehkan hasil buruk dengan menempati posisi juru kunci Grup B tanpa raihan poin.
Hasil tersebut otomatis membuat Indonesia tersingkir lebih awal dan tidak mencapai target meraih satu tiket ke Piala Dunia U-20 2015 di Selandia Baru. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Yordania vs Aljazair 23 Juni 2026
Piala Dunia 23 Juni 2026, 06:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Senegal, 23 Juni 2026
Piala Dunia 23 Juni 2026, 04:30
-
Lionel Messi yang Menyatukan Magis dan Sejarah
Piala Dunia 23 Juni 2026, 03:46
-
Lionel Messi Sah Jadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia Sepanjang Masa
Piala Dunia 23 Juni 2026, 03:03
-
Tempat Menonton Prancis Vs Irak di Piala Dunia 2026, Selasa 23 Juni 2026
Piala Dunia 23 Juni 2026, 03:00
-
Man of the Match Argentina vs Austria: Lionel Messi
Piala Dunia 23 Juni 2026, 02:26
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Irak 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:30
-
Thomas Partey Bisa Main Melawan Inggris
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













