Ditentang, La Nyalla Tetap Ngotot Bentuk Timnas
Editor Bolanet | 10 Agustus 2012 10:55
- Upaya La Nyalla Mahmud Mattalitti membentuk Timnas Indonesia terus mendapat tentangan. Namun, Ketua PSSI versi KLB Ancol itu tetap kokoh pada pendiriannya.
Kamis kemarin (09/8) Menpora Andi Mallarangeng sudah menyatakan Timnas harus tetap satu. Meski Indonesia tengah dilanda dualisme liga dan kepemimpinan organisasi.
Demikian juga dengan juru bicara PSSI, Eddie Elison, sangat menyayangkan sikap PSSI KLB Ancol yang tidak pada jalurnya. Menurutnya, upaya itu hanyalah sia-sia karena tidak mungkin Indonesia mengirim dua wakilnya di Piala AFF 2012 November nanti.
Dikonfirmasi mengenai tentangan rencananya itu La Nyalla hanya menjawab singkat dengan peribahasa. Sekali layar terkembang surut kita berpantang, tegasnya semalam.
Rencananya, Timnas bentukan La Nyalla nantinya akan ditukangi oleh mantan pelatih Timnas di Piala AFF sebelumnya, Alfred Riedl. Mengenai komposisi pemain, pejabat teras KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Jawa Timur ini enggan menjelaskan.
Malahan, ia menyindir kekalahan Timnas 0-10 di Pra Piala Dunia lalu dan kekalahan Timnas U-22 dari Jepang lalu. Yang pasti kualitasnya lebih dari Timnasnya Djohar (Arifin). Kalau Timnas mereka yang turun, ya salam 10-0 atau salam 5-1, tutupnya.
Kamis kemarin (09/8) Menpora Andi Mallarangeng sudah menyatakan Timnas harus tetap satu. Meski Indonesia tengah dilanda dualisme liga dan kepemimpinan organisasi.
Demikian juga dengan juru bicara PSSI, Eddie Elison, sangat menyayangkan sikap PSSI KLB Ancol yang tidak pada jalurnya. Menurutnya, upaya itu hanyalah sia-sia karena tidak mungkin Indonesia mengirim dua wakilnya di Piala AFF 2012 November nanti.
Dikonfirmasi mengenai tentangan rencananya itu La Nyalla hanya menjawab singkat dengan peribahasa. Sekali layar terkembang surut kita berpantang, tegasnya semalam.
Rencananya, Timnas bentukan La Nyalla nantinya akan ditukangi oleh mantan pelatih Timnas di Piala AFF sebelumnya, Alfred Riedl. Mengenai komposisi pemain, pejabat teras KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Jawa Timur ini enggan menjelaskan.
Malahan, ia menyindir kekalahan Timnas 0-10 di Pra Piala Dunia lalu dan kekalahan Timnas U-22 dari Jepang lalu. Yang pasti kualitasnya lebih dari Timnasnya Djohar (Arifin). Kalau Timnas mereka yang turun, ya salam 10-0 atau salam 5-1, tutupnya.
(fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:37
-
Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:22
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












