Djohar: Timnas Tetap Membutuhkan Blanco
Editor Bolanet | 19 April 2013 18:03
- Ketua Badan Tim Nasional (BTN) La Nyalla Mahmud Mattalitti, kini mempercayakan Jacksen F Tiago, sebagai pelatih tim nasional Indonesia. Hal tersebut, diumumkan La Nyalla secara resmi usai BTN menggelar rapat perdana di kantor Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Senayan, Jakarta, Kamis (18/4).
Meski begitu, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, mengaku tidak keberatan dengan putusan tersebut. Dirinya justru berpesan, supaya Jacksen dapat menjalankan tugasnya dengan amanah. Sedangkan sesuai arahan La Nyalla, Blanco diminta untuk membesut Timnas U-19 bersama Indra Syafri.
BTN hanya tidak mengetahui program kerja Blanco, sehingga mengambil kebijakan dengan menunjuk Jacksen untuk menangani Timnas senior. Kalau Blanco sudah memaparkan program-program kerjanya, maka bisa saja kembali menangani Timnas Senior, ujar Djohar.
Dilanjutkannya, PSSI memiliki segudang cita-cita untuk Timnas di bawah komando Blanco. Sehingga, tetap menjalin hubungan baik dengan pelatih asal Argentina tersebut.
Lebih jauh dikatakan Djohar, PSSI bertekad menaikkan peringkat Indonesia di ranking FIFA. Sehingga, Blanco diharapkan dapat menjalankan sasaran jangka pendek, menengah dan panjang untuk Timnas.
Jangka pendeknya yakni di babak penyisihan Piala Asia 2015 dan SEA Games 2013. Sasaran jangka menengah adalah Piala AFF 2014 dan jangka panjangnya yakni Piala Dunia 2018 serta Piala Asia 2019, tuturnya.
Kita benar-benar membutuhkan pelatih berkualitas seperti Blanco. Satu kali dalam sebulan, Timnas wajib menggelar laga uji coba, imbuhnya. (esa/dzi)
Meski begitu, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, mengaku tidak keberatan dengan putusan tersebut. Dirinya justru berpesan, supaya Jacksen dapat menjalankan tugasnya dengan amanah. Sedangkan sesuai arahan La Nyalla, Blanco diminta untuk membesut Timnas U-19 bersama Indra Syafri.
BTN hanya tidak mengetahui program kerja Blanco, sehingga mengambil kebijakan dengan menunjuk Jacksen untuk menangani Timnas senior. Kalau Blanco sudah memaparkan program-program kerjanya, maka bisa saja kembali menangani Timnas Senior, ujar Djohar.
Dilanjutkannya, PSSI memiliki segudang cita-cita untuk Timnas di bawah komando Blanco. Sehingga, tetap menjalin hubungan baik dengan pelatih asal Argentina tersebut.
Lebih jauh dikatakan Djohar, PSSI bertekad menaikkan peringkat Indonesia di ranking FIFA. Sehingga, Blanco diharapkan dapat menjalankan sasaran jangka pendek, menengah dan panjang untuk Timnas.
Jangka pendeknya yakni di babak penyisihan Piala Asia 2015 dan SEA Games 2013. Sasaran jangka menengah adalah Piala AFF 2014 dan jangka panjangnya yakni Piala Dunia 2018 serta Piala Asia 2019, tuturnya.
Kita benar-benar membutuhkan pelatih berkualitas seperti Blanco. Satu kali dalam sebulan, Timnas wajib menggelar laga uji coba, imbuhnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar 7 Pemain Timnas Indonesia yang Berlaga di Eredivisie 2026/2027
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 17:58
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










