Drama Naturalisasi Malaysia Terkuak: AFC Sebut Vietnam sebagai Pengaju Protes, Bukan Indonesia
Asad Arifin | 12 Februari 2026 17:49
Bola.net - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akhirnya mengungkap asal muasal polemik tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. AFC memastikan bahwa Vietnam adalah pihak yang mengajukan protes terkait keabsahan dokumen para pemain tersebut.
Vietnam mempertanyakan status administrasi Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. FIFA kemudian melakukan investigasi dan menemukan dokumen kakek-nenek para pemain itu tidak memiliki keterkaitan dengan Malaysia.
Situasi ini mencuat di tengah persaingan panas Grup F Putaran Kualifikasi Akhir Piala Asia 2027. Malaysia, yang dilatih Peter Cklamovski, memimpin klasemen dengan 15 poin, unggul tiga angka atas Vietnam di posisi kedua.
Ketegangan meningkat ketika laporan mengenai dugaan ketidakabsahan tujuh pemain tersebut mencuat ke publik. AFC pun memberikan penjelasan resmi terkait awal mula penyelidikan yang dilakukan FIFA.
Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, menyatakan bahwa pihaknya pertama kali memperoleh informasi langsung dari FIFA, mengingat ajang tersebut berada di bawah yurisdiksi AFC.
“Kami diberi tahu oleh FIFA karena ini adalah kompetisi AFC, yaitu Kualifikasi Piala Asia 2027. Kami mendapat informasi bahwa FIFA sedang meneliti ketujuh pemain tersebut setelah pertandingan antara Malaysia melawan Vietnam,” ujarnya via Makan Bola.
Vietnam Ajukan Protes Resmi ke AFC

Ia menegaskan bahwa proses investigasi bermula dari adanya protes resmi yang diajukan Vietnam kepada otoritas sepak bola internasional.
“Karena ada protes dari Vietnam. Itu pertama kalinya kami menerima kabar langsung dari FIFA. Setelah itu, kami menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan FIFA. Biasanya proses tersebut melibatkan federasi nasional dan FIFA,” jelasnya.
Setelah proses berjalan, AFC menerima pemberitahuan terkait sanksi awal yang dijatuhkan kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Ketujuh pemain tersebut dinilai tidak memenuhi syarat administrasi sebagaimana ketentuan yang berlaku.
Pernyataan AFC sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai identitas pihak yang melayangkan protes. Sebelumnya, pemilik Johor Darul Ta'zim, Tunku Ismail bin Sultan Ibrahim, sempat melontarkan sindiran yang mengarah pada Ketua PSSI, Erick Thohir.
Tunku Ismail menyinggung sosok yang disebut berada di New York sebagai dalang laporan tersebut. Pada saat bersamaan, Erick Thohir diketahui tengah berada di New York untuk bertemu Presiden FIFA, Gianni Infantino.
Malaysia Tunggu Keputusan Akhir dari CAS
Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa FAM tidak tinggal diam. Federasi tersebut telah mengajukan banding ke Mahkamah Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS).
Dalam pernyataan resminya, FAM menyebut CAS mengabulkan permohonan Penangguhan Pelaksanaan (Stay of Execution) atas sanksi FIFA. Artinya, hukuman larangan 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola terhadap tujuh pemain itu untuk sementara ditangguhkan.
Dengan keputusan tersebut, ketujuh pemain diperkenankan kembali menjalani aktivitas sepak bola hingga putusan final atas banding diumumkan pada 26 Februari 2026. Kasus ini pun memasuki babak penentuan yang akan berdampak langsung pada peta persaingan Kualifikasi Piala Asia 2027.
Disadur dari: Bola.com/Wiwig Prayugi
Baca Ini Juga:
- Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series Maret 2026
- FIFA Series 2026: PSSI Pastikan Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts and Nevis, Lalu Kemungkinan Hadapi Bulgaria
- Kata Pelatih Asal Malaysia Soal Berkumpulnya Pemain Diaspora Timnas Indonesia di BRI Super League: Zona Nyaman
- PSSI Tegaskan Tidak Bakal Naturalisasi Pemain di Awal Era John Herdman Melatih Timnas Indonesia, Terlalu Dekat dengan FIFA Series
- PSSI Beberkan Persiapan Timnas Indonesia Gelar FIFA Series 2026: John Herdman Masih Pantau Pemain Sana-Sini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series Maret 2026
Tim Nasional 12 Februari 2026, 16:50
-
Hasil Drawing Piala Asia U-17 2026: Timnas Indonesia U-17 Tergabung di Grup Neraka
Tim Nasional 12 Februari 2026, 15:11
-
Hasil Timnas Indonesia U-17 vs China U-17: Garuda Asia Tumbang Dramatis 2-3
Tim Nasional 11 Februari 2026, 20:53
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Brentford vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 12 Februari 2026, 20:56
-
Media Thailand Laporkan Adanya Gesekan Antara Suporter Ratchaburi FC Dengan Persib Bandung
Asia 12 Februari 2026, 20:54
-
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Barcelona, Adu Taktik Simeone vs Flick
Liga Spanyol 12 Februari 2026, 20:36
-
Kalahkan Medan Falcons, Jakarta Electric PLN Selangkah Lagi ke Final Four Proliga 2026
Voli 12 Februari 2026, 20:02
-
Live Streaming Brentford vs Arsenal - Link Nonton Premier League/Liga Inggris di Vidio
Liga Inggris 12 Februari 2026, 20:00
-
Ratchaburi vs Persib Bandung: Bojan Hodak Ungkap Penyebab Kekalahan Telak Maung Bandung
Asia 12 Februari 2026, 18:57
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persijap 13 Februari 2026
Bola Indonesia 12 Februari 2026, 18:53
-
Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Terancam Absen di Asian Games 2026, Ini Respons PSSI
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:37
-
3 Asisten Pelatih Lokal yang Dampingi John Herdman di Timnas Indonesia
Tim Nasional 12 Februari 2026, 18:03
-
Resmi! Thomas Tuchel Perpanjang Kontrak di Timnas Inggris hingga 2028
Piala Dunia 12 Februari 2026, 17:33
-
Pelita Jaya Tambah Amunisi Baru Jelang IBL 2026: Bank Jakarta Resmi jadi Sponsor
Olahraga Lain-Lain 12 Februari 2026, 17:19
LATEST EDITORIAL
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00
-
7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sandro Tonali Jadi Berikutnya?
Editorial 10 Februari 2026, 20:34





