Dulu Kurnia Sandy dan Kurniawan DY Gagal Debut, Mungkinkah Jay Idzes Jadi Pemain Indonesia Pertama Tampil di Serie A?
Editor Bolanet | 13 Agustus 2024 16:11Bola.net - Bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, memiliki peluang besar untuk mencetak sejarah dalam persepakbolaan Indonesia. Pemain berusia 24 tahun ini berpotensi menjadi pemain Indonesia pertama yang merasakan atmosfer Serie A Italia.
Venezia FC, klub tempat Jay Idzes bermain, akan memulai perjalanan mereka di Serie A musim 2024/2025 dengan tandang ke markas Lazio pada Senin, 19 Agustus mendatang.
Jika Jay Idzes dimainkan dalam pertandingan di Stadion Olimpico tersebut, ia akan mengukir namanya dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Dalam beberapa laga uji coba pramusim, termasuk laga Coppa Italia melawan Brescia akhir pekan lalu, Jay Idzes menjadi pilihan utama pelatih Eusebio Di Francesco.
Selain menjadi pilihan utama di jantung pertahanan Venezia, Jay juga bermain penuh dalam laga tersebut dan mencetak satu-satunya gol bagi Venezia, meski akhirnya kalah 3-1 dari Brescia.
Peluang Besar Lewati Kurniawan DY dan Kurnia Sandy

Ketika membahas pemain Indonesia yang pernah memiliki peluang tampil di Italia, publik mungkin akan ingat nama Kurniawan Dwi Yulianto dan Kurnia Sandy.
Kurniawan Dwi Yulianto mendapatkan kesempatan melalui program Primavera pada musim 1994, di mana PSSI bekerja sama dengan Sampdoria Primavera. Ia sempat digadang-gadang akan melakoni debut di Liga Italia setelah masuk dalam skuad senior Sampdoria saat tur pramusim ke Asia.
Namun, Kurniawan akhirnya gagal masuk skuad utama Sampdoria untuk Serie A, yang saat itu diisi pemain-pemain seperti Roberto Mancini, Sinisa Mihajlovic, dan Ruud Gullit.
Kurnia Sandy juga Gagal Debut

Satu legenda sepak bola Indonesia lainnya yang juga pernah memiliki kesempatan debut di Liga Italia adalah kiper Kurnia Sandy.
Sama seperti Kurniawan DY, Kurnia Sandy juga masuk dalam program Primavera PSSI. Saat itu, Sandy berstatus sebagai kiper ketiga Sampdoria. Pada satu masa, dua kiper utama Sampdoria, Fabrizio Ferron dan Matteo Sereni, harus absen karena berbagai alasan.
Pada musim 1996/1997, Kurnia Sandy sempat memiliki harapan untuk debut di Serie A. Bahkan pelatih Sampdoria saat itu, Sven-Goran Eriksson, sempat memberi tahu bahwa Kurnia Sandy akan bermain melawan AS Roma pada 16 Februari 1996.
Namun, impian Kurnia Sandy untuk menjalani debut di Serie A bersama Sampdoria kandas karena surat administrasinya belum dilengkapi oleh PSSI.
Catatan dari Pelatih Venezia

Kesempatan untuk menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di Serie A kini ada pada Jay Idzes.
Namun, ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan Jay Idzes menjelang laga pertama Venezia di Serie A 2024/2025. Catatan ini disampaikan pelatih Eusebio Di Francesco setelah laga melawan Brescia.
"Pertandingan (melawan Brescia) ini harus menjadi pelajaran bagi kami, khususnya untuk perkembangan tim. Hasil babak pertama tidak mencerminkan apa yang kami ciptakan dan peluang yang kami miliki untuk mencetak gol," ujarnya di situs resmi klub.
"Di babak kedua, gol lawan menghentikan kami, dan itu terjadi karena kesalahan pertahanan kami; itu akan menjadi pelajaran bagi kami. Tentu saja ada beberapa hal positif dari sudut pandang manuver, tetapi ada juga hal-hal yang perlu diperbaiki dari segi pertahanan," lanjutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


