Empat Wajah Baru Rasa Lama di Barisan Belakang Timnas Indonesia
Gia Yuda Pradana | 23 Maret 2019 17:42
Bola.net - - Timnas Indonesia berangkat ke Yangon untuk menjalani laga persahabatan internasional kontra Myanmar pada Senin (25/3/2019). Pelatih Simon McMenemy membawa 22 pemain.
Dari semuanya, pelatih kelahiran Skotlandia tersebut membawa enam pemain untuk mengisi barisan belakang.
Nama-nama beken yang pernah membela Timnas Indonesia beberapa tahun lalu pun kembali mendapatkan kesempatan untuk berseragam Tim Garuda. Sejumlah pemain senior tersebut sejak awal dibawa oleh Simon sebagai pengimbang pemain muda yang juga memang disukainya.
Pengalaman dan jam terbang para pemain senior tentu menjadi faktor penting untuk mengangkat mentalitas tim yang juga diisi oleh para pemain muda yang juga memiliki semangat dan motivasi tinggi untuk berseragam Timnas Indonesia.
Dari enam pemain bertahan yang dibawa, empat di antaranya kembali hadir di Timnas Indonesia setelah beberapa tahun terakhir absen membela Tim Garuda.
Scroll terus ke bawah.
Yanto Basna
Yanto Basna merupakan pemain muda yang melesat masuk ke dalam skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016. Pemain asal Papua itu bermain baik bersama Mitra Kukar dan mendapatkan kesempatan untuk masuk dalam skuat Garuda asuhan Alfred Riedl untuk dibawa ke Piala AFF 2016.
Yanto Basna, yang saat itu baru berusia 21 tahun, merupakan pemain muda yang cukup cemerlang yang dimiliki Indonesia.
Namun, setelah era Riedl, Yanto Basna tak masuk dalam skema yang diinginkan oleh Luis Milla ketika membangun Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2017 dan Timnas Indonesia U-23 untuk Asian Games 2018.
Pemain kelahiran Sorong itu pun tidak masuk dalam skema Timnas Indonesia asuhan Bima Sakti di Piala AFF 2018, di mana saat itu Yanto Basna berkarier di Thailand bersama Khonkaen FC.
Kiprah bagusnya membawa timnya ke papan atas Thai League 2 ternyata cukup mendapat perhatian dari Simon McMenemy.
Akhirnya Yanto Basna pun kembali mendapatkan kesempatan dari Simon McMenemy untuk berseragam Timnas Indonesia.
Manahati Lestusen
Tak berbeda dengan Yanto Basna, Manahati Lestusen merupakan pemain yang terakhir kali membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2016.
Namun, berbeda dengan Yanto Basna yang saat itu baru pertama mendapatkan panggilan memperkuat Timnas Indonesia senior, Manahati adalah pemain yang sudah berpengalaman membela Timnas Indonesia senior sejak 2014.
Manahati Lestusen termasuk pemain yang memiliki kemampuan mengisi beberapa posisi berbeda di dalam tim. Ketika memperkuat Tim Garuda di Piala AFF 2016, Manahati mendapatkan kepercayaan dari Riedl untuk mengisi tiga posisi berbeda, yaitu gelandang bertahan, bek tengah, hingga bek kanan.
Kehadiran pemain dengan kemampuan multi-posisi seperti Manahati membuat Simon McMenemy tidak memiliki kekhawatiran ketika harus kehilangan pemain utama di posisi tertentu di area pertahanan.
Pemain jebolan program SAD Uruguay itu merupakan sosok yang tepat untuk menjadi subtitusi di posisi mana pun ketika pemain andalan Tim Garuda tak bisa tampil karena alasan apa pun.
Ruben Sanadi
Berbeda dengan dua pemain sebelumnya, Ruben Sanadi merupakan pemain yang sudah cukup lama tidak membela Timnas Indonesia. Pertama kali membela Tim Garuda pada 2013, Ruben Sanadi tercatat tampil dalam tujuh pertandingan bersama di level internasional dan tidak pernah lagi bergabung bersama Timnas Indonesia sejak 2014.
Mendapatkan debutnya ketika Timnas Indonesia menggelar laga uji coba dengan Belanda di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Juni 2013, Ruben Sanadi sempat tiga kali memperkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2015 yang digelar pada Oktober dan November 2013. Setelah itu, Ruben Sanadi juga tampil dalam tiga laga persahabatan Timnas Indonesia pada 2014, menghadapi Pakistan, Nepal, dan Qatar.
Kini setelah 4,5 tahun lebih absen membela Timnas Indonesia, Ruben Sanadi pun kembali mendapatkan kesempatan untuk mengenakan jersey dengan lambang Garuda di dadanya. Permainan lugas yang kerap diperlihatkan Ruben di pertandingan liga cukup menarik perhatian Simon McMenemy untuk menjaga lini pertahanan tim asuhannya.
Yustinus Pae
Seperti halnya Ruben Sanadi, Yustinus Pae yang berasal dari Papua ini pertama kali mendapatkan panggilan memperkuat Timnas Indonesia pada 2013, yaitu ketika Tim Garuda menghadapi Belanda dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Setelah itu, dari penelusuran Bola.com, ada catatan yang menyebut Yustinus Pae sempat mendapatkan kesempatan bermain selama 45 menit dalam laga kualifikasi Piala Asia 2015 ketika Timnas Indonesia menghadapi China pada Oktober 2013. Namun, setelah itu, pemain yang setia bersama Persipura Jayapura itu belum mendapatkan lagi panggilan memperkuat Timnas Indonesia.
Yustinus Pae menganggap kesempatan yang diberikan Simon McMenemy kepada dirinya pada 2019 ini merupakan kesempatan kedua yang tidak boleh disia-siakannya.
Lebih dari lima tahun tidak membela Tim Garuda di kancah internasional, Yustinus Pae berharap bisa memberikan pembuktian dirinya sebagai satu dari sekian banyak pemain terbaik yang dimiliki Indonesia yang layak untuk membantu Tim Garuda berprestasi.
Laga persahabatan kontra Myanmar menjadi laga internasional pertama Tim Garuda pada 2019. Seperti yang sudah terjadi sebelumnya, laga pertama seorang pelatih Timnas Indonesia akan menjadi tolok ukur ke depannya.
Apalagi konsentrasi tim ini adalah untuk memperbaiki peringkat Indonesia di ranking FIFA dan sebagai persiapan untuk kualifikasi Piala Dunia dan Asia.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 31 Agustus 2026, 09:24
-
Timnas Indonesia Lawan Malaysia 28 September di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 28 Agustus 2026, 07:12
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



