Era Baru Timnas Indonesia: Daftar Bintang Senior yang Kemungkinan Tersisih Menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030
Richard Andreas | 14 Oktober 2025 12:26
Bola.net - Timnas Indonesia harus merelakan impiannya untuk tampil di putaran final Piala Dunia 2026. Kekalahan yang diderita dari Arab Saudi dan Irak pada ronde keempat Kualifikasi zona Asia memastikan langkah Jay Idzes dan rekan-rekan terhenti.
Skuad Merah-Putih kini wajib move on dan mengalihkan fokus untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah. Kualifikasi Piala Dunia edisi berikutnya, yaitu 2030, menjadi target yang bisa diupayakan lagi dengan segala potensi yang dimiliki.
Saat ini, skuad Timnas Indonesia diisi oleh apa yang disebut sebagai generasi emas. Pemain seperti Maarten Paes, Jay Idzes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Rizky Ridho, Dean James, Yakob Sayuri, Ole Romeny, Miliano Jonathans, hingga Mauro Zijlstra dinilai masih memiliki karier panjang.
Kegagalan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 bukanlah akhir segalanya, sebab pesta akbar sepak bola dunia berikutnya akan bergulir empat tahun lagi. Tiket untuk tampil di Piala Dunia 2030 masih sangat mungkin diraih kembali.
Para pemain muda ini masih relatif muda dan bisa terus diandalkan Timnas Indonesia di masa depan. Pertanyaannya, siapa saja dari skuad saat ini yang kemungkinan besar tidak akan masuk lagi untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia empat tahun mendatang?
Jordi Amat

Bek kawakan Jordi Amat menjadi nama pertama yang kemungkinan besar sudah mengakhiri eranya di Timnas Indonesia. Hal ini berkaitan dengan rencana menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Saat ini Amat berumur 33 tahun, yang berarti ia akan berusia 38 tahun pada tahun 2030. Meski penampilannya sedang bagus bersama klubnya Persija, nyatanya Amat lebih sering menjadi pemain serep di Timnas Indonesia.
Duet bek sentral inti selalu diisi oleh Jay Idzes dan Kevin Diks, ditambah lagi dengan keberadaan bek-bek muda seperti Rizky Ridho dan Justin Hubner. Kondisi ini semakin menyulitkan Jordi Amat untuk bersaing merebut posisi di tim utama.
Joey Pelupessy

Gelandang bertenaga kuda, Joey Pelupessy, juga terancam tidak masuk lagi ke dalam skuad Timnas Indonesia untuk ajang Kualifikasi Piala Dunia berikutnya. Meskipun perannya cukup sentral dalam mengalirkan bola di lini tengah.
Usia Pelupessy saat ini sudah memasuki 32 tahun. Artinya, empat tahun lagi, pemain SK Lommel tersebut akan menginjak usia 36 tahun. Meskipun secara fisik Pelupessy cukup mumpuni dan berpotensi dipertahankan, faktor usia jelas menjadi pertimbangan.
Thom Haye

Berikutnya adalah Thom Haye, yang peran dan tugasnya di lapangan cukup membawa pengaruh positif selama ronde ketiga dan keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, faktor usia akan menentukan apakah ia masih layak menjadi langganan di skuad Garuda empat tahun ke depan.
Gelandang Persib Bandung ini sekarang berusia 30 tahun, dan akan berumur 34 tahun di tahun 2030. Walaupun memiliki visi bermain dan passing yang akurat, kelemahan Thom Haye ada pada duel perebutan bola dengan lawan.
Ia juga cenderung mengalami cedera dan dianggap kurang memiliki daya tahan tinggi untuk bermain penuh 90 menit, yang mengurangi tingkat kebugarannya.
Sandy Walsh

Sama seperti Thom Haye, Sandy Walsh juga saat ini berusia 30 tahun. Artinya, pemain Buriram tersebut akan menginjak usia 34 tahun saat Piala Dunia 2030 bergulir.
Berposisi asli sebagai pemain sayap kanan, ia kesulitan bersaing menembus skuad utama Timnas Indonesia. Kevin Diks atau Yakob Sayuri lebih sering menjadi pilihan pertama di posisi tersebut.
Faktor lain yang membuat peluang Sandy Walsh kecil menjadi andalan di Kualifikasi Piala Dunia selanjutnya adalah tingkat kebugarannya. Ia rentan terhadap cedera, yang kerap membuatnya absen dalam beberapa pertandingan penting bersama Timnas Indonesia.
Marc Klok

Selanjutnya ada Marc Klok, gelandang naturalisasi yang sempat dipercaya Patrick Kluivert bahkan menjadi starter saat Indonesia menghadapi Arab Saudi di pertandingan pertama ronde keempat Kualifikasi. Namun, Klok dihujani kritikan pedas atas penampilannya.
Sosoknya semakin menjadi perbincangan para penggemar Timnas Indonesia, terutama karena blundernya yang berujung gol balasan Arab Saudi yang dicetak Saleh Abu Al-Shamat. Banyak pihak menuding Klok sudah tidak layak lagi bermain untuk Timnas Indonesia. Ditambah lagi, umurnya akan mencapai 36 tahun di tahun 2030.
Stefano Lilipaly

Nama terakhir dalam daftar ini adalah pemain paling senior di skuad Timnas Indonesia hingga ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, yaitu Stefano Lilipaly. Pemain yang berusia 35 tahun ini kemungkinan besar akan sulit bersaing dengan para pemain yang jauh lebih muda.
Kiprahnya bersama Timnas Indonesia mengalami pasang surut. Sebelum dipercaya Patrick Kluivert untuk kembali menjelang akhir putaran ketiga Kualifikasi, ia sudah absen selama dua tahun bersama skuad Garuda.
Lilipaly juga kerap diganggu cedera, seperti saat tampil bersama klubnya Borneo FC. Walaupun insting permainannya masih baik, ia wajib menjaga tingkat kebugaran yang prima untuk menghadapi persaingan di Timnas Indonesia mendatang.
Disadur dari: Bola.com (Vincentius Atmaja/Hendry Wibowo), 14 Oktober 2025
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Waketum PSSI Tanggapi Patrick Kluivert Dkk Balik ke Belanda Bukan Kembali ke Indonesia Usai Gagal ke Piala Dunia 2026: Tanya Dia
- Waketum PSSI Tunggu Laporan Manajer Timnas Indonesia soal Kabar Patrick Kluivert Tak Temui Suporter Usai Gagal ke Piala Dunia 2026
- Reaksi Waketum PSSI Usai Netizen Desak Patrick Kluivert Out dari Timnas Indonesia
- Marselino Ferdinand Akhirnya Diperkenalkan Sebagai Pemain AS Trencin Usai Pulih Dari Cedera
- Waketum PSSI: Rapat Exco Bahas Timnas Indonesia dan Nasib Patrick Kluivert Menunggu Erick Thohir
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Inggris ke Indonesia: Habis Peter Withe, Terbitlah John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:31
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
-
BRI Super League: Brasil Dominasi Daftar Pencetak Gol Putaran Pertama
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 21:22
-
Nonton Live Streaming Chelsea vs Arsenal di Vidio - Semifinal Carabao Cup 2025/2026
Liga Inggris 14 Januari 2026, 21:01
-
Timnas Indonesia, John Herdman, Harapan Fans, dan Luka yang Tersisa
Tim Nasional 14 Januari 2026, 21:00
-
Media Vietnam Mengulas Babak Baru Timnas Indonesia Bersama John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 20:52
-
Live Streaming Chelsea vs Arsenal - Link Nonton Carabao Cup/EFL Cup di Vidio
Liga Inggris 14 Januari 2026, 20:00
-
Catat! Jadwal Drawing Piala AFF 2026 dan Ketahui Siapa Lawan Timnas Indonesia
Tim Nasional 14 Januari 2026, 19:52
-
Live Streaming Inter vs Lecce - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 14 Januari 2026, 19:45
-
Cara Nonton First Fight Volume 2 Eksklusif Melalui Pay Per View di Vidio
Olahraga Lain-Lain 14 Januari 2026, 18:01
-
Saksikan Pay Per View First Fight Volume 2 di Vidio, 25 Januari 2026
Olahraga Lain-Lain 14 Januari 2026, 17:55
-
Dari Inggris ke Indonesia: Habis Peter Withe, Terbitlah John Herdman
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:31
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17




