Erick Thohir: Kalau Indonesia Berpuas Diri, Siap-siap Tersusul Lagi oleh Vietnam!
Editor Bolanet | 28 Juni 2025 17:45Bola.net - Peta persaingan sepak bola di kawasan Asia Tenggara berpotensi mengalami perubahan besar dalam waktu dekat. Rival utama Timnas Indonesia, Vietnam, baru saja mengumumkan sebuah kebijakan revolusioner yang akan mengubah total lanskap kekuatan mereka.
Langkah strategis Vietnam ini sontak mendapatkan sorotan tajam dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Ia menyebut terobosan yang dilakukan oleh The Golden Star Warriors sebagai sesuatu yang luar biasa dan wajib diwaspadai oleh Indonesia.
Erick Thohir tidak hanya menyoroti kemudahan yang akan diberikan Vietnam kepada para pemain diasporanya di seluruh dunia. Lebih dari itu, ia juga memberikan peringatan keras agar seluruh ekosistem sepak bola Indonesia tidak lengah dan cepat berpuas diri dengan pencapaian saat ini.
Dalam pernyataannya, pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut menjelaskan secara detail kebijakan baru Vietnam, latar belakang historisnya, serta langkah-langkah yang harus diambil PSSI agar Timnas Indonesia tidak kembali tertinggal dalam persaingan.
Terobosan Luar Biasa Vietnam
Erick Thohir secara khusus menyoroti kebijakan baru pemerintah Vietnam yang akan merevisi Undang-Undang Kewarganegaraan mereka. Menurutnya, aturan ini akan membuka keran seluas-luasnya bagi para pemain keturunan Vietnam yang tersebar di berbagai penjuru dunia.
Dengan disetujuinya aturan ini oleh Majelis Nasional Vietnam, para pemain diaspora akan bisa membela The Golden Star Warriors tanpa terhalang birokrasi yang rumit. Kebijakan yang mencakup aturan dwi kewarganegaraan ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli mendatang.
"Beberapa hari ini Vietnam melakukan terobosan luar biasa," ujar Erick Thohir membuka penjelasannya.
"Diumumkan kemarin mengenai bagaimana Vietnam akan menarik diaspora di seluruh dunia dengan segala kemudahannya dan sudah diumumkan mulai 1 Juli," sambungnya.
Vietnam Memanggil Diaspora
Lebih lanjut, Erick Thohir menilai langkah yang diambil Vietnam ini sangat rasional dan juga strategis. Ia menyoroti fakta bahwa ada begitu banyak potensi pemain keturunan Vietnam yang berada di luar negeri, terutama di negara-negara seperti Amerika Serikat dan Australia.
Menurutnya, banyak dari diaspora tersebut merupakan keturunan dari warga yang terpaksa mengungsi akibat Perang Vietnam di masa lalu. Kini, pemerintah Vietnam berusaha keras untuk menarik mereka kembali pulang demi membangun kekuatan baru di kancah sepak bola nasional.
"Kita lihat penduduk Vietnam banyak sekali yang berada di Amerika, Australia, dan mancanegara," jelas Erick Thohir.
"Mereka mengungsi karena ada perang Vietnam saat itu, sekarang diaspora akan ditarik untuk membangun sepak bola mereka," lanjutnya.
Peringatan Keras Agar Tak Berpuas Diri
Melihat pergerakan masif dan revolusioner dari Vietnam, Erick Thohir tanpa ragu memberikan peringatan keras kepada seluruh insan sepak bola Indonesia. Ia menekankan bahwa saat ini bukanlah waktunya untuk bersantai, apalagi cepat berpuas diri.
Ia menegaskan bahwa PSSI akan terus melanjutkan program pembinaan pemain muda secara serius dan berkelanjutan. Namun, hal itu tidak akan cukup tanpa adanya dukungan penuh dari pemerintah agar Indonesia tidak kembali tertinggal dari para pesaingnya.
"Kalau kita PSSI dan bangsa kita berpuas diri, pemerintah berpuas diri, saya rasa kita akan tersusul lagi di sepak bola putra dan di putri masih kalah," tegasnya.
"Kita harus melakukan keseriusan untuk program jangka pendek dan panjang," pungkas Erick Thohir.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Mengapa Selebrasi Lepas Baju Dihukum Kartu Kuning? Ini Sejarah dan Alasannya
Liga Champions 4 November 2026, 19:27
-
Matheus Cunha Terancam Dapat Sanksi Tambahan Usai MU Kalahkan Roma
Liga Champions 4 November 2026, 19:23
-
Prediksi Sunderland vs Dinamo Zagreb 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:20
-
Prediksi Sparta Praha vs Bournemouth 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 19:00
-
Tertinggal Dua Gol, Ini Pesan Michael Carrick saat Jeda yang Bangkitkan MU
Liga Champions 4 November 2026, 18:43
-
Prediksi Crystal Palace vs Hoffenheim 6 November 2026
Liga Champions 4 November 2026, 18:40
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







