Evaluasi Dua Laga Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Awal Menjanjikan di Bawah John Herdman
Ari Prayoga | 31 Maret 2026 19:24
Bola.net - Timnas Indonesia akhirnya merampungkan dua laga awalnya bersama pelatih anyar, John Herdman, dalam gelaran FIFA Series 2026. Dari rangkaian pertandingan tersebut, terdapat sejumlah hal positif maupun kekurangan yang menjadi bahan evaluasi bagi skuad Garuda.
Dalam dua pertandingan FIFA Series 2026 itu, Timnas Indonesia sukses mengalahkan St Kitts dan Nevis dengan skor 4-0, sebelum kemudian harus mengakui keunggulan Bulgaria usai kalah tipis 0-1. Penampilan skuad Garuda dinilai menunjukkan beberapa perubahan signifikan di bawah komando pelatih asal Inggris tersebut.
Sebab, ada beberapa perkembangan positif yang telah membuat banyak pihak terkesima. John Herdman dinilai mampu memberikan sentuhan baru di Timnas Indonesia dan memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh.
Namun, ada pula beberapa pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan oleh pelatih asal Inggris itu setelah melewati dua pertandingan pertamanya sebagai skuad Garuda di FIFA Series ini. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.
Munculnya Andalan Baru

Di bawah kepemimpinan John Herdman, Timnas Indonesia kini memiliki beberapa pemain baru yang bisa diandalkan. Pada era pelatih sebelumnya, para pemain ini masih kesulitan menembus skuad Garuda.
Beberapa pemain yang dimaksud yakni Beckham Putra hingga Dony Tri Pamungkas. Beckham, misalnya, berhasil mendapatkan performa terbaiknya saat mencetak dua gol menghadapi St Kitts dan Nevis.
Sementara itu, Dony Tri Pamungkas juga mampu muncul sebagai kejutan di laga yang sama. Secara umum, dua pemain ini memang mendapatkan apresiasi tersendiri dari John Herdman. Ada pula Elkan Baggott yang bisa comeback dan langsung nyetel di era Herdman.
Bisa Tampil Dominan

Bisa dibilang, John Herdman berhasil memberikan kesan yang positif kepada publik pada pertandingan pertamanya bersama Timnas Indonesia. Sebab, anak asuhnya mampu bermain baik pada dua laga ini.
Skuad Garuda selalu bisa mendominasi penguasaan bola saat menghadapi St Kitts dan Nevis maupun Bulgaria. Bahkan, Timnas Indonesia kerap kali bisa mengurung pertahanan lawan, meski lebih banyak menciptakan peluang lewat skema transisi.
Pergerakan para pemain Timnas Indonesia juga sangat cair dan fleksibel, sesuai dengan taktik sang pelatih. Kolektivitas juga menjadi aspek yang dipuji oleh Herdman dari anak asuhnya sesuai menghadapi Bulgaria.
Masih Sulit Tembus Lawan

Pekerjaan rumah yang paling utama dari Timnas Indonesia tampaknya memang masih belum berubah sejak era pelatih sebelumnya.
Skuad Garuda sering kali menghadapi tantangan untuk membongkar pertahanan lawan yang cenderung defensif.
Timnas Indonesia masih kesulitan membongkar pertahanan Bulgaria yang menerapkan middle-block di tengah. Para pemain lawan juga tampil disiplin, sehingga skuad Garuda kesulitan menembus struktur ini.
Masalah yang sama juga sempat dialami ketika Timnas Indonesia berjumpa Lebanon pada September 2025 lalu. Di era Patrick Kluivert itu, skuad Garuda bisa bermain dominan, tetapi kesulitan untuk mencetak gol.
Disadur dari Bola.com (Radifa Arsa, Benediktus Gerendo Pradigdo) 31 Maret 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Riyatno Abiyoso yang Makin Bersinar di PSIM
Bola Indonesia 31 Maret 2026, 20:54
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Riyatno Abiyoso yang Makin Bersinar di PSIM
Bola Indonesia 31 Maret 2026, 20:54
-
Newcastle Buka Peluang Jual Sandro Tonali, Manchester United Siap Menerkam
Liga Inggris 31 Maret 2026, 19:51
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56














