Freddy Muli Usulkan Rotasi Pelatih Timnas Indonesia: Kluivert Dicopot, Tahamata Dipertahankan
Aga Deta | 13 Oktober 2025 22:40
Bola.net - Publik menuntut mundurnya Patrick Kluivert setelah gagal membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026. Freddy Muli menilai keputusan itu wajar mengingat performa tim di putaran keempat kualifikasi jauh dari harapan.
Timnas Indonesia kalah tipis dari Arab Saudi 2-3 dan menelan kekalahan dari Irak 0-1. Kekalahan ini menutup peluang Garuda terbang ke AS, Kanada, dan Meksiko tahun depan.
Desakan mundur terhadap Kluivert muncul karena ia dianggap gagal melanjutkan warisan Shin Tae-yong. Dalam lima bulan, mantan striker Belanda itu belum menunjukkan hasil yang memuaskan.
Publik pun menuntut PSSI memulangkan Kluivert dan stafnya ke Belanda. Meski kontraknya berlaku hingga tahun depan, kepercayaan terhadap mereka sudah menipis.
Freddy Muli menekankan pentingnya mendengar suara rakyat sepak bola Indonesia. Mantan stoper Timnas Indonesia itu menilai PSSI harus bertindak objektif dan mempertimbangkan kinerja pelatih secara jujur.
"PSSI harus melihat fakta dan mendengar suara publik. Saya kira tuntutan Patrick Kluivert mundur sangat tepat dan bukan mengada-ada. Publik lebih obyektif melihat fakta kualitas Patrick Kluivert dan stafnya," kata Freddy Muli.
Rotasi Pelatih dan Kerja Sama dengan KNVB
Freddy Muli menilai PSSI harus meninjau kerja sama dengan KNVB jika ingin pembinaan berjalan efektif. Ia menekankan peluang banyak pelatih Belanda yang lebih kompeten dibanding Kluivert.
“Jika PSSI berani memecat Shin Tae-yong yang baru memperpanjang kontrak, kenapa PSSI takut menghentikan kerjasama dengan Patrick Kluivert. Di Belanda banyak pelatih lebih hebat dari Patrick Kluivert. Saya kira PSSI tak sulit mencari pengganti Patrick Kluivert. Asal PSSI jangan salah pilih lagi,” kata Freddy.
Namun, Muli menekankan pentingnya mempertahankan Simon Tahamata dan Alexander Zwiers. Mereka dianggap punya pengalaman dan pengetahuan untuk menata kembali sepak bola Indonesia.
“Kita sangat butuh Simon Tahamata dan Alexander Zwiers sebagai otak kemajuan sepak bola Indonesia. Simon Tahamata punya pengalaman luas dan jeli melihat potensi pemain muda. Dia juga rajin keliling Indonesia mencari bakat,” tambahnya.
Peran Alexander Zwiers
Alexander Zwiers sebelumnya sukses membangun sepak bola Yordania hingga debut di Piala Dunia 2026. Freddy Muli menilai metode dan pengalaman Zwiers sangat berguna bagi program pengembangan di Indonesia.
“Kiat sukses Alexander Zwiers bersama Yordania bisa diteruskan di Indonesia. Dia juga sangat akomodatif dan intens menjalin komunikasi dengan pelatih-pelatih lokal. Tapi PSSI dan publik harus sabar melihat hasil kerja mereka,” jelasnya.
Disadur dari: Bola.com (Gatot Sumitro, Wiwig Prayugi) 13 Oktober 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Mantap! Indosiar, SCTV dan Vidio Siarkan FIFA Series 2026 Indonesia, Catat Tanggalnya!
Tim Nasional 26 Februari 2026, 09:19
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
LATEST UPDATE
-
Otomotif 1 Maret 2026, 16:08

-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 1 Maret 2026, 16:04
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Thailand di Buriram
Otomotif 1 Maret 2026, 16:02
-
Skuad Manchester United Dukung Michael Carrick Jadi Manajer Permanen
Liga Inggris 1 Maret 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21







