Gabung Timnas, Okto Siap Terima Konsekuensi Dari Persiram
Editor Bolanet | 12 Mei 2012 17:30
- Oktovianus Maniani mengaku siap menerima konsekuensi dari Raja Ampat setelah dirinya memperkuat Timnas Indonesia saat melakukan pertandingan ujicoba melawan Persiba di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat.
Pemain berusia 22 tahun ini merupakan pemain kedua dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang bergabung dengan Timnas Garuda yang dipersiapkan untuk turnamen Al-Nakbah di Palestina, 13-23 Mei ini. Sebelumnya pemain Persipura, Titus Bonai yang telah bergabung.
Semuanya memang ada konsekuensinya. Jika klub akan menempuh upaya hukum kami juga siap, ungkap Okto.
Menurut dia, hadirnya dirinya di pemusatan latihan di Yogyakarta ini adalah semata-mata demi membela Tanah Air. Okto mengaku dirinya datang bukan atas nama ISL ataupun Indonesia Premier League (IPL).
Ditanya apa tidak khawatir dengan ancaman Persiram yang akan memutuskan kontrak jika tetap memperkuat Timnas, mantan pemain Persitara itu mengaku tidak mempermasalahkan.
Untuk masalah kontrak itu urusan manajer, kata mantan pemain Sriwijaya FC itu.
Langkah Okto untuk masuk Timnas saat ini cukup berliku dibandingkan sebelumnya. Alasannya, bukan karena kemampuannya yang menurun tetapi karena ada larangan dari klub di mana bapak dua itu bernaung.
Kondisi ini juga berlaku pada pemain ISL lainnya. Klub-klub mereka semuanya melarang untuk bergabung dengan Tim Nasional yang saat ini ditangani oleh Nil Maizar dan asisten pelatih Fabio Oliviera.
Masuknya Oktovianus Maniani dan Titus Bonai membuat kekuatan timnas berubah. Betapa tidak, selama ini timnas hanya diperkuat pemain IPL yang jam terbang pertandingan internasional belum banyak. Namun ada beberapa pemain yang cukup dikenal di antaranya Irfan Bachdim dan Markus Horison. (ant/end)
Pemain berusia 22 tahun ini merupakan pemain kedua dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang bergabung dengan Timnas Garuda yang dipersiapkan untuk turnamen Al-Nakbah di Palestina, 13-23 Mei ini. Sebelumnya pemain Persipura, Titus Bonai yang telah bergabung.
Semuanya memang ada konsekuensinya. Jika klub akan menempuh upaya hukum kami juga siap, ungkap Okto.
Menurut dia, hadirnya dirinya di pemusatan latihan di Yogyakarta ini adalah semata-mata demi membela Tanah Air. Okto mengaku dirinya datang bukan atas nama ISL ataupun Indonesia Premier League (IPL).
Ditanya apa tidak khawatir dengan ancaman Persiram yang akan memutuskan kontrak jika tetap memperkuat Timnas, mantan pemain Persitara itu mengaku tidak mempermasalahkan.
Untuk masalah kontrak itu urusan manajer, kata mantan pemain Sriwijaya FC itu.
Langkah Okto untuk masuk Timnas saat ini cukup berliku dibandingkan sebelumnya. Alasannya, bukan karena kemampuannya yang menurun tetapi karena ada larangan dari klub di mana bapak dua itu bernaung.
Kondisi ini juga berlaku pada pemain ISL lainnya. Klub-klub mereka semuanya melarang untuk bergabung dengan Tim Nasional yang saat ini ditangani oleh Nil Maizar dan asisten pelatih Fabio Oliviera.
Masuknya Oktovianus Maniani dan Titus Bonai membuat kekuatan timnas berubah. Betapa tidak, selama ini timnas hanya diperkuat pemain IPL yang jam terbang pertandingan internasional belum banyak. Namun ada beberapa pemain yang cukup dikenal di antaranya Irfan Bachdim dan Markus Horison. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















