Gagal Perkuat Timnas U-14, M Raihan Pantang Menyerah
Editor Bolanet | 8 Juli 2013 00:22
- Ajang kualifikasi Piala AFC U-14 di Myanmar Mei lalu belum bisa dijajal Muhammad Raihan. Dalam daftar yang dirilis Badan Tim Nasional (BTN), tidak ada nama pemain kelahiran 11 Januari 2000 tersebut.
Meski demikian, kesedihan mendalam tidak terpancar dari Raihan ketika menceritakan pengalamannya. Dikatakan pelajar SMP Al-Azhar Syifa Budi Cibubur tersebut, dia tetap menggantungkan cita-cita seraya berlatih keras agar tetap memiliki kesempatan untuk bisa membela Tim Nasional.
Pokoknya, saya pantang menyerah demi meningkatkan pengalaman. Sebab, saya ingin menjadi pesepakbola profesional dan mampu memperkuat Timnas dari tingkat usia muda hingga senior, ujar pemain yang tampil dalam Mediterania International Cup (MIC) di Costabrava, Spanyol (26-31 Maret) bersama Imran Soccer Academy (ISA) itu.
Kini, saya hanya perlu berlatih lebih keras dan tidak cepat putus asa. Selain itu, menjalankan pola hidup disiplin yang dipesankan para pelatih, sambungnya
Semangat juang yang tinggi untuk mewujudkan impian terus ditunjukkan oleh pemain yang menempati posisi gelandang bertahan tersebut. Misalnya saja, dengan mengikuti seleksi Pertamina Soccer Star (PSSI), di Malang, Jawa Timur, Sabtu (22/6).
Sadar kesempatannya masih terbuka lebar di masa depan, Raihan yang kini berlatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) Cikeas Junior terus bersabar. Pengalamannya semasa menimba ilmu di ISA dan Cikeas Junior betul-betul dimanfaatkan guna menjadi bintang sepak bola di masa mendatang.
Sementara itu, BTN banyak menuai cibiran lantaran dianggap tidak serius dalam mengirimkan Timnas U-14. Misalnya saja, lambannya pergerakan sehingga harus meminta dispensasi entry by name ke AFC.
Padahal, Timnas U-14 sudah dipersiapkan secara matang oleh Paulo Camargo dan Nimrot Manalu. Belakangan, BTN justru mengganti secara mendadak posisi Camargo dengan mantan pelatih klub PSPS Pekanbaru, Mundari Karya. (esa/gia)
Meski demikian, kesedihan mendalam tidak terpancar dari Raihan ketika menceritakan pengalamannya. Dikatakan pelajar SMP Al-Azhar Syifa Budi Cibubur tersebut, dia tetap menggantungkan cita-cita seraya berlatih keras agar tetap memiliki kesempatan untuk bisa membela Tim Nasional.
Pokoknya, saya pantang menyerah demi meningkatkan pengalaman. Sebab, saya ingin menjadi pesepakbola profesional dan mampu memperkuat Timnas dari tingkat usia muda hingga senior, ujar pemain yang tampil dalam Mediterania International Cup (MIC) di Costabrava, Spanyol (26-31 Maret) bersama Imran Soccer Academy (ISA) itu.
Kini, saya hanya perlu berlatih lebih keras dan tidak cepat putus asa. Selain itu, menjalankan pola hidup disiplin yang dipesankan para pelatih, sambungnya
Semangat juang yang tinggi untuk mewujudkan impian terus ditunjukkan oleh pemain yang menempati posisi gelandang bertahan tersebut. Misalnya saja, dengan mengikuti seleksi Pertamina Soccer Star (PSSI), di Malang, Jawa Timur, Sabtu (22/6).
Sadar kesempatannya masih terbuka lebar di masa depan, Raihan yang kini berlatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) Cikeas Junior terus bersabar. Pengalamannya semasa menimba ilmu di ISA dan Cikeas Junior betul-betul dimanfaatkan guna menjadi bintang sepak bola di masa mendatang.
Sementara itu, BTN banyak menuai cibiran lantaran dianggap tidak serius dalam mengirimkan Timnas U-14. Misalnya saja, lambannya pergerakan sehingga harus meminta dispensasi entry by name ke AFC.
Padahal, Timnas U-14 sudah dipersiapkan secara matang oleh Paulo Camargo dan Nimrot Manalu. Belakangan, BTN justru mengganti secara mendadak posisi Camargo dengan mantan pelatih klub PSPS Pekanbaru, Mundari Karya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Mees Hilgers di Heerenveen: Belum Pernah Dimainkan, Apa Alasan Sang Pelatih?
Tim Nasional 24 Oktober 2026, 18:04
-
Amar Brkic Langsung Bersinar di Borneo FC: Gol Perdana Tercipta di Panggung Asia
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 21:46
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
Tim Nasional 22 Oktober 2026, 22:21
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





