Garuda Muda Gunakan Tiki-Taka di Kualifikasi Piala Asia U-22
Editor Bolanet | 1 Juli 2012 11:30
- Gaya khas klub raksasa La Liga , Tiki-Taka mengilhami gaya permainan Timnas U-22 di ajang kualifikasi Piala Asia nanti.
Gaya permainan yang mengandalkan strategi menyerang lewat umpan bola pendek dari kaki ke kaki dengan cepat di lapangan tengah tersebut memang identik dengan gaya permainan Barca dan kini juga diterapkan oleh Timnas di ajang Euro 2012.
Pelatih Aji Santoso yang mencoba menerapkan Tiki-Taka kepada tim Garuda Muda menuai keberhasilan, tim PON Riau berhasil dihajar dengan skor 4-0.
Pada pertandingan ini bola-bola pendek mulai terlihat dan mudah-mudahan saat melawan Australia itu juga terlihat, ujar Aji.
Strategi Tiki-Taka Timnas U-22 terlihat berjalan cukup mulus pada pertandingan tersebut, Garuda Muda berhasil mendominasi lapangan tengah lewat umpan-umpan pendek dengan penguasaan bola dari pemain tengah, yang dikombinasikan dengan serangan lewat sayap.
Saya tekankan kepada anak-anak, siapa pun lawan atau musuhmu, ringan atau berat, mainlah dengan cara kita, tegasnya.
Meski begitu, pelatih asal Malang ini mengatakan masih perlu ada pembenahan dalam organisasi di lini pertahanan. (ant/end)
Gaya permainan yang mengandalkan strategi menyerang lewat umpan bola pendek dari kaki ke kaki dengan cepat di lapangan tengah tersebut memang identik dengan gaya permainan Barca dan kini juga diterapkan oleh Timnas di ajang Euro 2012.
Pelatih Aji Santoso yang mencoba menerapkan Tiki-Taka kepada tim Garuda Muda menuai keberhasilan, tim PON Riau berhasil dihajar dengan skor 4-0.
Pada pertandingan ini bola-bola pendek mulai terlihat dan mudah-mudahan saat melawan Australia itu juga terlihat, ujar Aji.
Strategi Tiki-Taka Timnas U-22 terlihat berjalan cukup mulus pada pertandingan tersebut, Garuda Muda berhasil mendominasi lapangan tengah lewat umpan-umpan pendek dengan penguasaan bola dari pemain tengah, yang dikombinasikan dengan serangan lewat sayap.
Saya tekankan kepada anak-anak, siapa pun lawan atau musuhmu, ringan atau berat, mainlah dengan cara kita, tegasnya.
Meski begitu, pelatih asal Malang ini mengatakan masih perlu ada pembenahan dalam organisasi di lini pertahanan. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








