Gelar Java Cup 2012, LPIS Dinilai Abaikan Kesejahteraan Pemain
Editor Bolanet | 27 Juni 2012 19:50
- Meski belum digelar, pelaksanaan turnamen Java Cup 2012 yang bakal digelar pada akhir Juli nanti mengundang kritik dari berbagai pihak.
Kritikan tersebut ditujukan kepada PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) yang menjadi promotor turnamen tersebut. Menurut beberapa pihak, turnamen tersebut tak seharusnya digelar mengingat banyak klub di kompetisi Indonesia sedang mengalami krisis finansial.
Terkait hal tersebut, CEO PT LPIS selaku konsorsium yang bertanggung jawab terhadap urusan finansial klub-klub IPL menyatakan bahwa permasalahan gaji pemain tidak berhubungan dengan pelaksanaan Java Cup 2012. Turnamen tersebut terselenggara karena investor dan LPIS hanya sebagai fasilitator.
Turnamen ini (Java Cup 2012) adalah murni urusan investor, PT LPIS hanya memfasilitasi saja, ujar Widja di sela-sela press conference Java Cup 2012.
Terbelitnya beberapa klub dengan persoalan keuangan memang menyebabkan banyak klub yang menunggak gaji para pemainnya. Bahkan para pemain juga sampai melakukan mogok bermain karena beberapa bulan gaji mereka tak terpenuhi.
Mengenai gaji pemain kita akan tetap support, dan menyerahkannya ke pengelola klub. Ini fase transisi yang membuat klub tidak bisa menggunakan dana pemerintah. Tapi kami dari liga akan terus mengawal hingga mereka menjadi klub profesional, lanjutnya.
Dalam turnamen Java Cup 2012 tersebut, Indonesia akan bermain dalam turnamen dengan sistem gugur. Selain Indonesia, turnamen ini juga diikuti oleh , dan . (kmp/dzi)
Kritikan tersebut ditujukan kepada PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) yang menjadi promotor turnamen tersebut. Menurut beberapa pihak, turnamen tersebut tak seharusnya digelar mengingat banyak klub di kompetisi Indonesia sedang mengalami krisis finansial.
Terkait hal tersebut, CEO PT LPIS selaku konsorsium yang bertanggung jawab terhadap urusan finansial klub-klub IPL menyatakan bahwa permasalahan gaji pemain tidak berhubungan dengan pelaksanaan Java Cup 2012. Turnamen tersebut terselenggara karena investor dan LPIS hanya sebagai fasilitator.
Turnamen ini (Java Cup 2012) adalah murni urusan investor, PT LPIS hanya memfasilitasi saja, ujar Widja di sela-sela press conference Java Cup 2012.
Terbelitnya beberapa klub dengan persoalan keuangan memang menyebabkan banyak klub yang menunggak gaji para pemainnya. Bahkan para pemain juga sampai melakukan mogok bermain karena beberapa bulan gaji mereka tak terpenuhi.
Mengenai gaji pemain kita akan tetap support, dan menyerahkannya ke pengelola klub. Ini fase transisi yang membuat klub tidak bisa menggunakan dana pemerintah. Tapi kami dari liga akan terus mengawal hingga mereka menjadi klub profesional, lanjutnya.
Dalam turnamen Java Cup 2012 tersebut, Indonesia akan bermain dalam turnamen dengan sistem gugur. Selain Indonesia, turnamen ini juga diikuti oleh , dan . (kmp/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City Kehilangan Kendali, Arsenal Kini di Atas Angin
Liga Inggris 5 Mei 2026, 08:29
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















