Harbiansyah Berencana Gugat Ketua BTN
Editor Bolanet | 28 Maret 2013 18:37
- Wakil Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Harbiansyah Hanafiah mengaku mulai gerah dengan asumsi yang berkembang terkait pernyataan Ketua BTN Isran Noor atas tuduhan penyelewengan dana Timnas senilai Rp 2 Miliar.
Karena itu, Harbiansyah segera melakukan upaya hukum untuk menggugat Isran Noor atas pencemaran nama baik. Dengan membawa persoalan ke jalur hukum, Harbiansyah berharap supaya semuanya menjadi jelas dan gamblang di mata masyarakat Indonesia.
Saya sudah berusaha sabar karena pertimbangan Isran Noor yang masih sahabat cukup lama. Tapi faktanya, malah seperti ini. Karena itu, mau tidak mau saya akan melakukan upaya hukum atas pencemaran nama baik, tutur Harbiansyah dihubungi dari Samarinda.
Menurut Harbiansyah, dirinya sudah berusaha sabar dan tidak ingin berpolemik panjang dengan Isran Noor. Namun, komunikasi yang coba dia bangun kembali ternyata tidak digubris Isran yang menjabat sebagai Bupati Kutai Timur tersebut.
Saya sudah coba telepon ataupun SMS kepada Pak Isran, seperti janji saya untuk mengembalikan duit pinjamannya yang katanya Rp 2 miliar itu hari Selasa (26/3). Tapi tidak ada respon. Justru yang beredar kabar jika saya ingkar janji, tutur Harbiansyah.
Harbiansyah menyakinkan, bahwa dana yang diakuinya sebagai pinjaman dari Isran Noor untuk keperluan Timnas sebagai persiapan menghadapi Arab Saudi, nilainya bukan Rp2 miliar seperti yang diberitakan, namun hanya 200ribu Dolar Singapura atau senilai Rp 1,5 miliar.
Sebagai tokoh sepak bola Kaltim dan juga nasional. Harbiansyah merasa didzolimi dengan tuduhan telah menyelewengkan dana Timnas. Padahal, secara logika dana tersebut bukan diberikan cuma-cuma oleh Isran Noor, namun hanya sebatas pinjaman ketika Isran membeberkan kepada publik memang belum ada laporan pertanggung jawaban pengelolaan dana timnas.
Kalau sudah dilakukan audit, ataupun dicross check di lapangan mungkin masih masuk akal, ini LPJ-nya saja masih disusun, sudah disebut ada penyelewengan, dan logikanya dana itu kan hanya sebagai pinjaman, bukan sumbangan, tegas Harbiansyah. (esa/dzi)
Karena itu, Harbiansyah segera melakukan upaya hukum untuk menggugat Isran Noor atas pencemaran nama baik. Dengan membawa persoalan ke jalur hukum, Harbiansyah berharap supaya semuanya menjadi jelas dan gamblang di mata masyarakat Indonesia.
Saya sudah berusaha sabar karena pertimbangan Isran Noor yang masih sahabat cukup lama. Tapi faktanya, malah seperti ini. Karena itu, mau tidak mau saya akan melakukan upaya hukum atas pencemaran nama baik, tutur Harbiansyah dihubungi dari Samarinda.
Menurut Harbiansyah, dirinya sudah berusaha sabar dan tidak ingin berpolemik panjang dengan Isran Noor. Namun, komunikasi yang coba dia bangun kembali ternyata tidak digubris Isran yang menjabat sebagai Bupati Kutai Timur tersebut.
Saya sudah coba telepon ataupun SMS kepada Pak Isran, seperti janji saya untuk mengembalikan duit pinjamannya yang katanya Rp 2 miliar itu hari Selasa (26/3). Tapi tidak ada respon. Justru yang beredar kabar jika saya ingkar janji, tutur Harbiansyah.
Harbiansyah menyakinkan, bahwa dana yang diakuinya sebagai pinjaman dari Isran Noor untuk keperluan Timnas sebagai persiapan menghadapi Arab Saudi, nilainya bukan Rp2 miliar seperti yang diberitakan, namun hanya 200ribu Dolar Singapura atau senilai Rp 1,5 miliar.
Sebagai tokoh sepak bola Kaltim dan juga nasional. Harbiansyah merasa didzolimi dengan tuduhan telah menyelewengkan dana Timnas. Padahal, secara logika dana tersebut bukan diberikan cuma-cuma oleh Isran Noor, namun hanya sebatas pinjaman ketika Isran membeberkan kepada publik memang belum ada laporan pertanggung jawaban pengelolaan dana timnas.
Kalau sudah dilakukan audit, ataupun dicross check di lapangan mungkin masih masuk akal, ini LPJ-nya saja masih disusun, sudah disebut ada penyelewengan, dan logikanya dana itu kan hanya sebagai pinjaman, bukan sumbangan, tegas Harbiansyah. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Statistik Calvin Verdonk saat Debut Liga Champions Lawan Arsenal: Catat 3 Tekel!
Liga Champions 14 Oktober 2026, 15:06
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:19
-
Meski Bikin Blunder Lawan Tottenham, Mike Penders Bakal Starter Lawan Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:15
-
Legenda Chelsea Heran MU Masih Pertahankan Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:07
-
Liverpool vs Chelsea, Andoni Iraola Pastikan akan Rotasi Skuad The Reds
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:58
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





