Head to Head Indonesia vs Australia: Masih Inferior di Hadapan Socceroos
Richard Andreas | 27 Januari 2024 12:00
Bola.net - Indonesia bakal melanjutkan perjalanan mereka di Piala Asia 2023, akhir pekan ini. Skuad Garuda, julukan Timnas Indonesia, akan menghadapi Australia pada babak 16 besar. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Jassim bin Hamad, Al-Rayyan, Minggu (28/01).
Bagi kedua tim, ini bukan pertama kalinya mereka bersua. Sebelumnya, Indonesia paling tidak sudah 16 kali bertemu dengan Socceroos, julukan Timnas Australia.
Pertemuan pertama Skuad Garuda dan Socceroos terjadi pada 1960 silam. Pada laga kualifikasi Olimpiade tersebut, Indonesia menang dengan skor 2-0.
Namun, catatan apik ini tak berlanjut pada persuaan-persuaan selanjutnya. Secara keseluruhan, catatan Indonesia masih inferior kala berhadapan dengan Australia. Selain dua kemenangan tersebut, dari 16 pertemuan, mereka menelan sebelas kekalahan. Sisanya, kedua tim bermain imbang dalam tiga pertandingan.
Dalam 16 persuaan antara Indonesia dan Australia, ada sejumlah fakta menarik. Apa saja fakta-fakta menarik di pertemuan antara Indonesia dan Australia? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Sempat Dua Kali Menang
Memiliki catatan inferior kiwari, Indonesia ternyata juga sempat meraih kemenangan kala menghadapi Australia. Tak hanya sekali, Skuad Garuda sempat dua kali mempecundangi Socceroos.
Kemenangan pertama Indonesia dari Australia terjadi pada persuaan pertama mereka. Pada Kualifikasi Olimpiade ini, menurut laman Transfermarkt, Indonesia menang dua gol tanpa balas.
Setelah sempat paceklik kemenangan selama 21 tahun, Indonesia akhirnya kembali meraih kemenangan dari Australia. Pada laga Kualifikasi Piala Dunia, yang dihelat 30 Agustus 1981, Indonesia mengalahkan Australia dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan Skuad Garuda ini dicetak Herry Riswanto.
Pernah Dibobol Setengah Lusin Gol

Sepanjang 16 persuaan dengan Australia sejauh ini, gawang Indonesia sudah bobol 32 kali. Sementara, Indonesia hanya mampu mencetak enam gol ke gawang Australia.
Kebobolan terbanyak Indonesia terjadi pada laga Kualifikasi Piala Dunia Grup B 1973. Pada laga yang dihelat di Sydney Showgroud, 24 Maret 1973, gawang Indonesia kebobolan setengah lusin gol tanpa balas.
Jimmy Mackay dan Attila Abonyi masing-masing mencetak dua gol ke gawang Indonesia. Sementara, dua gol lain Socceroos ke gawang Skuad Garuda dicetak Ray Richards dan Ray Baartz.
Membaik dalam Tiga Laga Terakhir
Namun, pada tiga perjumpaan terakhir, permainan Indonesia sedikit membaik. Mereka tak lagi menjadi sansak bagi Australia.
Pada tiga laga terakhir kontra Australia, Indonesia memang tak pernah meraih kemenangan. Namun, paling tidak, mereka sudah mampu sekali menahan imbang Socceroos.
Sukses Indonesia menahan imbang Australia ini terjadi dalam laga Kualifikasi Piala Asia Grup B. Dalam laga yang dihelat 28 Januari 2009 tersebut, Skuad Garuda berhasil menahan imbang Australia tanpa gol.
Berikut starting XI Indonesia kala menahan imbang Australia pada laga terakhir: Markus Haris, Charis Yulianto, Isnan Ali, Ricardo Salampessy, Maman Abdurrahman, Ponaryo Astaman, Budi Sudarsono, Firman Utina, Hariono, Boaz Solossa, Talaohu Abdul Musafri.
(Dendy Gandakusumah/Bola.net)
Jadwal pertandingan
16 besar Piala Asia 2023
Pertandingan: Australia vs Timnas Indonesia
Stadion: Jassim Bin Hamad
Hari: Minggu, 28 Januari 2024
Kick-off: 18.30 WIB
Siaran langsung: RCTI
Live streaming: Visionplus (berlangganan)
Link streaming: https://www.visionplus.id/
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






