Hendra Adi Bayauw: Masuk Timnas Indonesia Adalah Momen Terbaik, Soalnya Susah!
Gia Yuda Pradana | 12 Januari 2022 14:52
Bola.net - Menurut Hendra Adi Bayauw, masuk Timnas Indonesia adalah momen terbaik dalam kariernya sejauh ini. Alasannya sederhana: karena susah!
Penyerang Persikabo 1973 itu terhitung memiliki karier yang singkat bersama Timnas Indonesia. Meski mencicipi jersey tersebut sejak memperkuat Timnas Indonesia U-16 pada 2008, Hendra hanya sesaat bersama Timnas Indonesia senior.
Total, jika menghitung sejak Timnas Indonesia U-16 hingga U-23 dan senior, Hendra Adi Bayauw hanya mendapatkan waktu selama tujuh tahun berseragam Tim Garuda. Namun, hal tersebut tetap menjadi momen terbaik dalam hidupnya sebagai seorang pesepak bola.
"Masuk Timnas ya," ujar Hendra Adi Bayauw ketika ditanya mengenai momen terbaik dalam kariernya di channel Youtube Tiento Indonesia.
Alasannya

"Soalnya susah, tidak segampang itu orang bisa masuk timnas," lanjut pemain yang terakhir kali memperkuat Timnas Indonesia pada 2005 itu.
Hendra Adi Bayauw pun masih ingat pengalamannya memperkuat Timnas Indonesia di Piala Internasional Palestina pada 2012. Saat itu usianya baru 19 tahun dan berhasil mencetak sebuah gol dalam turnamen tersebut.
"Paling diingat itu ketika tampil di Palestina. Saya sempat mencetak gol di sana hasil kerja sama tim," kenang Hendra Adi Bayauw mengenai kiprahnya bersama Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia ke Piala Dunia?

Meski tak lagi memperkuat Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, mantan pemain Semen Padang itu berharap suatu saat nanti Tim Garuda bisa melangkah ke Piala Dunia.
Meski mengakui bahwa itu adalah mimpi yang sangat sulit dicapai, Hendra juga tidak berhenti berdoa agar suatu saat nanti Tim Garuda bisa berkancah di level dunia.
"Doa saja untuk timnas. Bukan saya tidak pede, tapi memang kualitasnya saat ini masih berbeda. Saat ini disiplinnya masih kurang. Saya pun begitu," ujarnya sembari tertawa.
Berusaha dan Berdoa

Hendra Adi Bayauw pun berharap pemain-pemain muda yang menjadi generasi penerus sepak bola di Indonesia akan terus berusaha untuk mengejar mimpinya dalam berkarier, termasuk memperkuat Timnas Indonesia.
Satu hal yang menjadi pesannya, bahwa setiap keinginan untuk bisa berkarier di sepak bola itu harus diiringi oleh usaha yang keras dan doa yang tidak ada putusnya.
"Jangan pernah menyerah dan terus berdoa serta berusaha. Kalau tanpa usaha dan doa, semuanya tidak akan mungkin terwujud," imbuhnya.
Sumber: Tiento Indonesia
Disadur dari: Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 12 Januari 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Elkan Baggott Terkendala Bahasa di Timnas Indonesia, tapi Untung Ada Ryuji Utomo
- Makan Konate Ingin Membela Timnas Indonesia, Tapi Sudah Dipanggil Timnas Mali
- Kata Elkan Baggott tentang Shin Tae-yong: Pelatih yang Sangat Bagus dan Detail
- Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala Asia Wanita 2022
- Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF U-23 2022
- Jelang Piala AFF U-23, Yuk Nostalgia Saat Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-22 2019
- 23 Terpilih Bela Timnas Indonesia Putri di Piala Asia Wanita 2022, yang Dicoret Bertahan, Kok Bisa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41

















