Indonesia Lawan Arab, Ujian Transformasi Pelatih
Editor Bolanet | 20 Maret 2013 01:40
Di bagian awal, posisi pelatih kepala dipercayakan kepada . Tidak lama mengecap jabatannya, pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut, harus rela digantikan Luis Manuel Blanco. Kini, belum sempat menunjukkan kemampuannya, Blanco pun sudah dipecat.
Tidak butuh waktu lama, sebab Wakil Ketua Badan Tim Nasional Indonesia (BTN) Harbiansyah Hanafiah ternyata sudah menyiapkan pengganti pelatih asal Argentina tersebut. Maka, muncul duet pelatih asal klub Indonesia Super League (ISL), Rahmad Darmawan (Arema) dan Jacksen Ferreira Tiago (Persipura Jayapura).
Saya tidak memecat Luis Manuel Blanco, tapi dia yang menolak posisi sebagai Direktur Teknik. Sebab, Timnas sudah tidak kondusif pasca pengumuman pencoretan 14 pemain, ujar Harbiansyah.
Akibat tindakannya tersebut, para pemain menolak menjalani latihan. Agar tidak terjadi kekosongan, maka saya sodorkan Rahmad Darmawan dan Jacksen sebagai pelatih. Silahkan saja kalau saya mau terus disalahkan. Pilih mana, Timnas punya pelatih atau tidak? terang Komisaris PT Liga Indonesia (PT LI) tersebut.
Kondisi bongkar pasang pelatih, sejatinya tidak hanya dihadapi Timnas Indonesia. Hal yang sama, terjadi pada Arab Saudi, notabene lawan yang harus dihadapi dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3).
Akibat kalah dari irak di kualifikasi grup Piala Teluk, Arab Saudi langsung memecat Frank Rijkaard sebagai pelatih. Rijkard dinilai gagal mengamankan posisi klub berjuluk Al-Sogour di pentas Piala Teluk. Kontan, peran Rijkaard digantikan Juan Manuel Lopez.
Kondisi tersebut, dinilai banyak pihak sebagai sesuatu yang biasa-biasa saja. Pasalnya, Federasi Sepak Bola Arab Saudi dikenal sebagai satu-satunya negara di dunia yang sangat gemar memecat pelatih.
Bukti sahihnya, pada tahun 2011, Federasi Sepak Bola Arab Saudi telah berganti pelatih sebanyak empat kali. Dan di awal tahun 2013, mereka sudah memiliki tiga pelatih, dari Frank Rijkard, Sergio Piernas dan kini Juan Ramon Lopez.
Perpindahan tangan kepelatihan dari Frank Rijkard ke Juan Ramon Lopez, menyisakan cerita yang menarik. Misalnya, Frank Rijkard adalah mantan pelatih Barcelona yang sukses meraih gelar Liga Champion Eropa tahun 2005/2006 dengan mengalahkan Arsenal 2-1. Bersama , Frank Rijkard juga sukses meraih gelar La Liga dan Super Copa Spanyol.
Setelah sukses dengan Barcelona, tahun 2011 Frank Rijkard menerima tawaran Federasi Sepak Bola Arab Saudi untuk mengisi posisi pelatih Timnas. Pada tahun 2011, Timnas Indonesia beruntung karena pernah bertanding melawan Arab Saudi ketika masih diarsiteki Frank Rijkard di stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia. Pertandingan tersebut, berakhir dengan skor 0-0.
Jika Frank Rijkard adalah mantan pelatih Barcelona, maka Juan Ramon Lopez adalah mantan pelatih Real Madrid. Ironisnya, halaman biografi Frank Rijkard dipenuhi dengan prestasi-prestasi yang membanggakan, namun biografi Juan Ramon Lopez kurang mentereng.
Penyebabnya, semua tim yang ditangani Juan Ramon Lopez belum pernah ada yang menjadi juara. Karena itu, Timnas diperkirakan mudah dalam upayanya mengamankan poin penuh.
Tak ayal, banyak pihak mengapungkan rasa optimisme jika Indonesia mampu mengamankan poin absolut di SUGBK. Sekalipun, ditangani duet pelatih Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago. (esa/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bastoni ke Barcelona? Tunggu Lampu Hijau Hansi Flick
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:47
-
Fadly Alberto Minta Maaf: Perbuatan Bodoh Saya Menendang Rakha Nurkholis
Tim Nasional 21 April 2026, 17:20
-
Lamine Yamal Bicara Inspirasi dan Lionel Messi
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:17
-
Barcelona Mundur dari Perburuan Yan Diomande Akibat Harga 100 Juta Euro
Liga Spanyol 21 April 2026, 16:00
-
Barcelona Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Alessandro Bastoni
Liga Spanyol 21 April 2026, 15:54
LATEST UPDATE
-
Nasib Arne Slot di Liverpool Ditentukan Liga Champions, Ini Syaratnya
Liga Inggris 22 April 2026, 03:03
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59


