'Indonesia Main Buruk Bukan Karena Salah Taktik'
Editor Bolanet | 28 November 2012 12:20
- Keputusan Pelatih Timnas Indonesia Nil Maizar menggunakan formasi 4-4-2 di laga perdana versus Laos, beberapa hari lalu, dinilai bukan sebagai penyebab kegagalan Timnas Indonesia meraih kemenangan. Hal ini diungkapkan mantan pelatih Persema Malang, Timo Scheunemann.
Bagi Timo, formasi 4-4-2 yang diterapkan Nil itu bisa berjalan jauh lebih baik. Sayang, dua pemain yang berada di posisi kunci formasi tersebut, dan Tonnie Cusell tidak dalam performa terbaik mereka.
Jika Taufiq lebih bugar dan Cusell bermain sedikit lebih baik lagi, formasi ini akan berjalan jauh lebih baik. Jadi, masalah utamanya bukan di formasi tapi di performa pemain, ujar pemegang Lisensi A Kepelatihan dari UEFA ini, pada , Rabu (28/11).
Lebih lanjut, Timo menyebut bahwa melihat materi yang ada di Timnas Indonesia saat ini, dirinya lebih memilih untuk menerapkan formasi 4-2-3-1, ketimbang 4-4-2. Namun, dia menegaskan bahwa pemilihan formasi dan racikan komposisi ini merupakan wewenang mutlak seorang pelatih.
Sebelumnya, banyak yang menyebut bahwa kesalahan Nil yang meracik formasi menyebabkan Timnas Indonesia kedodoran di lapangan tengah dan membuat mereka gagal menguasai lapangan tengah. Alhasil, dalam laga melawan Laos, yang di atas kertas masih berada di bawah Indonesia, Irfan Bachdim dkk. hanya bisa bermain imbang dengan skor 2-2. (den/row)
Bagi Timo, formasi 4-4-2 yang diterapkan Nil itu bisa berjalan jauh lebih baik. Sayang, dua pemain yang berada di posisi kunci formasi tersebut, dan Tonnie Cusell tidak dalam performa terbaik mereka.
Jika Taufiq lebih bugar dan Cusell bermain sedikit lebih baik lagi, formasi ini akan berjalan jauh lebih baik. Jadi, masalah utamanya bukan di formasi tapi di performa pemain, ujar pemegang Lisensi A Kepelatihan dari UEFA ini, pada , Rabu (28/11).
Lebih lanjut, Timo menyebut bahwa melihat materi yang ada di Timnas Indonesia saat ini, dirinya lebih memilih untuk menerapkan formasi 4-2-3-1, ketimbang 4-4-2. Namun, dia menegaskan bahwa pemilihan formasi dan racikan komposisi ini merupakan wewenang mutlak seorang pelatih.
Sebelumnya, banyak yang menyebut bahwa kesalahan Nil yang meracik formasi menyebabkan Timnas Indonesia kedodoran di lapangan tengah dan membuat mereka gagal menguasai lapangan tengah. Alhasil, dalam laga melawan Laos, yang di atas kertas masih berada di bawah Indonesia, Irfan Bachdim dkk. hanya bisa bermain imbang dengan skor 2-2. (den/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST UPDATE
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













